Gelar Nobar Final Piala Dunia Pemkab Jepara Dan Kendal Sukses Geliatkan Ekonomi Lokal

JEPARA – Antusiasme warga menyaksikan nonton bareng final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di sekitar Alun-Alun I Jepara, Minggu (19/7/2026), mampu mendongkrak penjualan pelaku UMKM.
Pedagang kopi kaki lima, yang akrab disapa Mbak Pirang mengaku, omzetnya naik sekitar 50 persen dibanding hari biasa. Kenaikan itu terjadi sejak lokasi nonton bareng mulai dipadati pengunjung. Dia berjualan setiap hari di lokasi tersebut, mulai pukul 20.00 WIB hingga 03.00 WIB. Menurut dia, ramainya pengunjung saat nonton bareng memberi tambahan penjualan, dibanding hari-hari biasa.
“Lebih ramai dibandingkan hari biasa. Pendapatan juga lebih dari biasanya. Peningkatannya hampir 50 persen,” tuturnya.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar mengatakan, nonton bareng digelar sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM di sekitar lokasi.
“Selain menjadi ajang kebersamaan masyarakat, kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat bagi pelaku UMKM. Dengan semakin banyak pengunjung yang datang, kami berharap transaksi di stan-stan UMKM ikut meningkat. Dengan begitu, roda perekonomian lokal ikut bergerak,” ujarnya di sela-sela menyaksikan pertandingan.
Nonton bareng final Piala Dunia 2026, juga digelar di Alun-aun Kaliwungu, Senin (20/7/2026) dini hari.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, selain sebagai ajang hiburan dan sarana mempererat kebersamaan masyarakat, momen nobar diharapkan menjadi stimulan positif bagi perekonomian lokal.
Menurutnya, partisipasi aktif para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara, diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Pada kesempatan itu, dia mengimbau, agar warga memiliki kesadaran kolektif dalam mengelola sampah masing-masing usai nobar, sebagai bentuk dukungan nyata bagi para petugas kebersihan, demi mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan indah.
“Para penonton harus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan selama berlangsungnya acara,” imbaunya.
Penulis: AP, Diskominfo Jepara/ Heri, Diskominfo Kendal
Editor: Di, Diskomdigi Jateng






JEPARA – Antusiasme warga menyaksikan nonton bareng final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina di sekitar Alun-Alun I Jepara, Minggu (19/7/2026), mampu mendongkrak penjualan pelaku UMKM.
Pedagang kopi kaki lima, yang akrab disapa Mbak Pirang mengaku, omzetnya naik sekitar 50 persen dibanding hari biasa. Kenaikan itu terjadi sejak lokasi nonton bareng mulai dipadati pengunjung. Dia berjualan setiap hari di lokasi tersebut, mulai pukul 20.00 WIB hingga 03.00 WIB. Menurut dia, ramainya pengunjung saat nonton bareng memberi tambahan penjualan, dibanding hari-hari biasa.
“Lebih ramai dibandingkan hari biasa. Pendapatan juga lebih dari biasanya. Peningkatannya hampir 50 persen,” tuturnya.
Wakil Bupati Jepara, Muhammad Ibnu Hajar mengatakan, nonton bareng digelar sebagai ruang kebersamaan bagi masyarakat. Kegiatan ini juga diharapkan menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM di sekitar lokasi.
“Selain menjadi ajang kebersamaan masyarakat, kami ingin kegiatan ini memberikan manfaat bagi pelaku UMKM. Dengan semakin banyak pengunjung yang datang, kami berharap transaksi di stan-stan UMKM ikut meningkat. Dengan begitu, roda perekonomian lokal ikut bergerak,” ujarnya di sela-sela menyaksikan pertandingan.
Nonton bareng final Piala Dunia 2026, juga digelar di Alun-aun Kaliwungu, Senin (20/7/2026) dini hari.
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari menyampaikan, selain sebagai ajang hiburan dan sarana mempererat kebersamaan masyarakat, momen nobar diharapkan menjadi stimulan positif bagi perekonomian lokal.
Menurutnya, partisipasi aktif para pelaku UMKM di sekitar lokasi acara, diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat.
Pada kesempatan itu, dia mengimbau, agar warga memiliki kesadaran kolektif dalam mengelola sampah masing-masing usai nobar, sebagai bentuk dukungan nyata bagi para petugas kebersihan, demi mewujudkan lingkungan yang bersih, tertata, dan indah.
“Para penonton harus menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan lingkungan selama berlangsungnya acara,” imbaunya.
Penulis: AP, Diskominfo Jepara/ Heri, Diskominfo Kendal
Editor: Di, Diskomdigi Jateng






