Rayakan Hari Anak Pelajar Smpn 7 Pekalongan Bermain Jengklek Suit

KOTA PEKALONGAN – Sorak-sorai terdengar dari halaman SMP Negeri 7 Kota Pekalongan saat ratusan siswa memainkan jenglek suit, estafet kelereng, dan permainan memasukkan pensil ke dalam botol.
Koordinator Kesiswaan SMP Negeri 7 Kota Pekalongan, Paramitaning Gupitasari, mengatakan, kegiatan itu menjadi bagian dari perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Kamis (23/7/2026). Tujuannya menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, aktif, dan menyenangkan dengan sejenak meninggalkan gawai dan kembali menikmati permainan tradisional bersama teman-teman.
Setiap peserta mengikuti satu jenis permainan agar seluruh siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan merasakan suasana kebersamaan.
Menurut Mita, peringatan Hari Anak Nasional melalui permainan tradisional telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya dan diharapkan menjadi agenda rutin sekolah.
“Kami ingin permainan tradisional tetap dikenal anak-anak karena tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengajarkan kerja sama, sportivitas, dan kebersamaan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program Pagi Ceria berupa senam bersama, kemudian dilanjutkan berbagai permainan tradisional secara berkelompok, seperti jenglek suit, estafet membawa kelereng, memasukkan pensil ke dalam botol, dan estafet air melingkar.
Kepala SMP Negeri 7 Kota Pekalongan, Andari, mengatakan, permainan tradisional dipilih sebagai sarana mengajak anak-anak memperbanyak interaksi langsung dengan teman sebaya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.
“Seluruh permainan dirancang untuk melatih kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan kekompakan antarsiswa dalam suasana yang menyenangkan,” ujar Andari.
Menurutnya, selain melestarikan permainan tradisional, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa ruang bermain bersama tetap penting dalam mendukung tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.

Penulis: Dian, Tim Liputan Kominfo Kota Pekalongan
Editor: Tn, Dinas Komdigi Jateng
KOTA PEKALONGAN – Sorak-sorai terdengar dari halaman SMP Negeri 7 Kota Pekalongan saat ratusan siswa memainkan jenglek suit, estafet kelereng, dan permainan memasukkan pensil ke dalam botol.
Koordinator Kesiswaan SMP Negeri 7 Kota Pekalongan, Paramitaning Gupitasari, mengatakan, kegiatan itu menjadi bagian dari perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2026, Kamis (23/7/2026). Tujuannya menciptakan lingkungan belajar yang lebih sehat, aktif, dan menyenangkan dengan sejenak meninggalkan gawai dan kembali menikmati permainan tradisional bersama teman-teman.
Setiap peserta mengikuti satu jenis permainan agar seluruh siswa memperoleh kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dan merasakan suasana kebersamaan.
Menurut Mita, peringatan Hari Anak Nasional melalui permainan tradisional telah memasuki tahun kedua pelaksanaannya dan diharapkan menjadi agenda rutin sekolah.
“Kami ingin permainan tradisional tetap dikenal anak-anak karena tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mengajarkan kerja sama, sportivitas, dan kebersamaan,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan program Pagi Ceria berupa senam bersama, kemudian dilanjutkan berbagai permainan tradisional secara berkelompok, seperti jenglek suit, estafet membawa kelereng, memasukkan pensil ke dalam botol, dan estafet air melingkar.
Kepala SMP Negeri 7 Kota Pekalongan, Andari, mengatakan, permainan tradisional dipilih sebagai sarana mengajak anak-anak memperbanyak interaksi langsung dengan teman sebaya sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap penggunaan gawai.
“Seluruh permainan dirancang untuk melatih kerja sama, tanggung jawab, disiplin, dan kekompakan antarsiswa dalam suasana yang menyenangkan,” ujar Andari.
Menurutnya, selain melestarikan permainan tradisional, kegiatan tersebut juga menjadi pengingat bahwa ruang bermain bersama tetap penting dalam mendukung tumbuh kembang anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.
Penulis: Dian, Tim Liputan Kominfo Kota Pekalongan
Editor: Tn, Dinas Komdigi Jateng


