Category: Hiburan & Budaya
-

Air Mata Di Ujung Sajadah 2 dan Jejak Produser Pulang ke Kampung Halaman.
“Air Mata Di Ujung Sajadah 2” syuting di Solo, Jawa Tengah. Produser film, Ronny Irawan, menjadikan momen ini pulang kampung. Kota Solo dipilih untuk mempromosikan wisata lokal. Film ini mengeksplorasi budaya, kesenian, dan situs bersejarah Solo. Dinas Pariwisata Surakarta akan mengembangkan paket wisata berdasarkan lokasi syuting. Tayang 23 Oktober 2025.
-

Dari Gunungkidul, DW Studio: Kisah UMKM Binaan PLN yang Taklukkan Pasar Dunia
DW Studio, UMKM fashion asal Gunungkidul binaan PLN, berhasil tampil di Jogja Fashion Week 2025. Perusahaan Didik Warsito ini memadukan kearifan lokal dengan gaya modern, bersaing dengan desainer nasional. Program Rumah BUMN PLN memberdayakan UMKM seperti DW Studio, meningkatkan kapasitas bisnis, dan membuka akses pasar yang lebih luas.
-

Gebrakan Tabola Bale di YouTube Music Academy 2025: Raih Penghargaan Prestisius!
Kolaborasi Silet Open Up, Jacson Zeran, Juan Reza, dan Diva Aurel dengan lagu “Tabola Bale” meraih penghargaan “Most Subscriber Gained Artist” di YouTube Music Academy 2025. Lagu viral ini memadukan ritme modern dan sentuhan tradisi Minang otentik. “Tabola Bale” populer di berbagai platform media sosial Indonesia.
-

Ranjana Rembang: Menguak Daya Hidup Budaya Lokal di Momen Hari Museum.
Pameran Ranjana Rembang digelar Museum RA Kartini Rembang selama tiga hari, 10-12 Oktober 2025. Kegiatan ini merupakan peringatan Hari Museum di Rembang. Berlokasi di kompleks museum Kota Rembang, pameran bertujuan menghidupkan semangat budaya, edukasi, dan pelestarian warisan. Berbagai acara edukatif dan interaktif juga disajikan.
-

Sanggar Greget Jateng: Mengukir Jejak Seni Indonesia di Panggung Jepang
Sanggar Greget Semarang, kelompok seni asal Jawa Tengah, tampil di World Expo 2025 Osaka, Jepang, pada 7-8 Oktober. Mereka membawa misi diplomasi kebudayaan, didukung penuh Pemprov Jateng. Sanggar Greget menyajikan empat repertoar tari tradisional, memperkenalkan budaya Indonesia di kancah global.
-

Phylosopicture: Sorotan Utama di Lawang Sewu Short Film Festival
Komunitas film Phylosopicture UIN Walisongo memeriahkan Lawang Sewu Short Film Festival (LSSFF) di Semarang. Festival ini memutar dua film pendek, “Salim & His Noodle Family” dan “Bersepeda ke Bulan”. Sineas serta penggiat film berdiskusi dalam acara tersebut, mendukung perkembangan industri film lokal Jawa Tengah.
-

Festival Film Pekalongan: Garda Terdepan Gempur Rokok Ilegal
Pemerintah Kota Tegal bersama Bea Cukai Tegal menggelar Gempur Rokok Ilegal Festival Film (GRIFF) di Taman Budaya Kota Tegal. GRIFF adalah lomba film pendek tingkat SMA dan umum se-Eks Karesidenan Pekalongan. Acara ini bertujuan memerangi rokok ilegal, mengedukasi masyarakat, serta menekan kerugian negara dan risiko kesehatan.
-

DPR Serukan Gerakan Intensif: Selamatkan Warisan Seni Tradisional Bersama Generasi Muda
Anggota DPR Samuel Wattimena tekankan pentingnya kenalkan kesenian tradisional, termasuk wayang orang, kepada generasi muda. Acara “Wayang Orang on The Street” di Kota Lama Semarang sukses menarik perhatian. Samuel mengapresiasi dan mendorong kegiatan ini rutin karena berdampak positif bagi UMKM, serta melestarikan budaya bangsa.
-

Semarang Kini Bidik Status Kota Film: Festival Film Pendek, Kunci Transformasi Budaya Sinema
Legislator Samuel Wattimena mendukung Festival Film Pendek Lawang Sewu 2025 di Semarang. Acara ini menjadi titik awal menuju Kota Semarang sebagai produsen film nasional. Ketua Komite festival itu menilai film pendek efektif menyosialisasikan budaya dan masalah kehidupan. Peserta diharapkan memunculkan kekuatan budaya daerah masing-masing di Jawa Tengah.
