Category: Jawa Tengah
-

Jejak Pengrajin Jawa Tengah di Inacraft 2026: Dari Keramik Artistik hingga Bed Cover Batik
Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center menjadi panggung strategis bagi UMKM dan produk kerajinan unggulan Jawa Tengah. Paviliun Jawa Tengah menampilkan beragam karya kriya, termasuk batik, fesyen, keramik, dan kaligrafi kayu. Sebanyak 69 UMKM dari 14 kabupaten/kota berpartisipasi memamerkan produk unik.
-

BPS Soroti Penurunan Kemiskinan Jateng ke 9,39 Persen: Sebuah Terobosan?
BPS mencatat penduduk miskin Jawa Tengah turun menjadi 3,34 juta orang (9,39%) pada September 2025. Angka ini turun 0,09% poin dibanding Maret 2025. Penurunan kemiskinan dipengaruhi pertumbuhan ekonomi 5,37% dan Tingkat Pengangguran Terbuka yang menurun menjadi 4,66%. Indeks kedalaman kemiskinan juga tercatat menurun.
-

Ahmad Luthfi Kawal Investasi Brunei: Menguak Isi Pertemuan Penting dengan Pangeran Abdul Qawi
Pangeran Muda Abdul Qawi dari Brunei Darussalam mengunjungi Jawa Tengah pada 4 Februari 2026. Kunjungan ini menindaklanjuti rencana investasi di sektor energi terbarukan, pengelolaan sampah, dan pertanian. Penandatanganan Letter of Intent (LOI) untuk energi terbarukan dilakukan. Gubernur Jawa Tengah menyambut potensi kerja sama strategis ini.
-

Gubernur Jateng Tindak Lanjut Aspirasi Kades: Ini Isi Kebijakan yang Ditunggu
Paguyuban Kepala Desa “Satria Praja” Kabupaten Banyumas beraudiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Mereka menyampaikan aspirasi terkait pemerataan Bantuan Keuangan desa, kendala Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), dan relokasi Puskesmas Cilongok II. Gubernur Luthfi menanggapi aspirasi tersebut dan menginstruksikan dinas terkait untuk menindaklanjuti.
-

Jateng Bidik 2027: Ekonomi Halal Jadi Motor Utama Gaet Wisatawan Timur Tengah, Ini Potensi Terbesarnya
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menetapkan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi halal sebagai prioritas pembangunan 2027. Langkah ini bertujuan menarik wisatawan mancanegara, khususnya dari Timur Tengah, melalui destinasi ramah muslim. Wakil Gubernur Taj Yasin menegaskan pentingnya kebersihan lingkungan serta keberlanjutan ekosistem untuk mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif di Jawa Tengah.
-

Pekalongan Bertindak: Inilah Prioritas Perbaikan Infrastruktur Jalan Rusak Parah yang Mendesak
DPUPR Kota Pekalongan memulai perbaikan jalan rusak demi kenyamanan dan keselamatan pengguna. Sekitar 80% ruas jalan kota mengalami kerusakan bervariasi, dipengaruhi cuaca ekstrem dan usia. Jalan Gatot Subroto serta M. Chaeron diprioritaskan. Anggaran pemeliharaan berkurang 90%, sehingga perbaikan dilakukan bertahap.
-

Musim Haji 2026: Pekalongan Siap Kirim Ratusan Calon Jemaah ke Tanah Suci
Tahun 2026, 347 calon jemaah haji Kota Pekalongan siap berangkat ke Tanah Suci. Jumlah ini termasuk petugas, hasil akhir pelunasan dan optimalisasi kuota. Jemaah telah mengikuti bimbingan manasik haji serta pemeriksaan kesehatan sesuai ketentuan. Bimbingan manasik tingkat kota dijadwalkan 9 Februari 2026. Persiapan ibadah haji terus dimatangkan.
-

Pekalongan Hadapi Rob & Banjir: Kantong Pasir Jadi Garis Pertahanan Vital
Kota Pekalongan memasang tanggul darurat sandbag di titik rawan Sungai Bremi dan Meduri untuk penanganan banjir serta rob. DPUPR Kota Pekalongan juga mengoptimalkan 14 stasiun pompa air 24 jam. Upaya ini bertujuan mengendalikan luapan air dan mempercepat surutnya genangan di permukiman warga terdampak.
-

Purbalingga Gebrak 2026: Desa Cantik, Visi Pembangunan Berbasis Data yang Wajib Diketahui
Purbalingga canangkan tiga Desa Cantik 2026 di Kecamatan Kalimanah: Bebakan, Kalimanah Wetan, dan Kalikabong. BPS Purbalingga memperkuat program Desa Cinta Statistik ini. Tujuannya meningkatkan kualitas data desa agar pembangunan lebih tepat sasaran dan berdampak bagi masyarakat. Aparatur desa didampingi untuk literasi statistik, mendukung Satu Data Indonesia.
-

Nawal Yasin: Inacraft 2026 Jadi Panggung Produk Unggulan Jateng, Sorot Kekuatan Kreativitas Pengrajin Perempuan
Dekranasda Jawa Tengah berpartisipasi di Inacraft 2026 (4-8 Februari) di JICC, Jakarta. Menampilkan kriya, wastra, dan batik unggulan dari 69 UMKM. Fokus pada 90% pengrajin perempuan, pameran ini mempromosikan produk daerah ke pasar nasional dan internasional.