Category: Semarang
-

Pemkot Semarang Cetak Rekor MURI: 1.200 Pekerja Terima Layanan Kesehatan Terintegrasi dalam 5 Hari!
Pemkot Semarang meraih Rekor MURI atas pemeriksaan kesehatan terintegrasi via platform Satu Sehat bagi pekerja terbanyak. 53 perusahaan dijangkau dalam lima hari, bukti komitmen Pemkot Semarang dalam layanan kesehatan preventif. Program ini hasil kolaborasi RSUP Dr. Kariadi, Dinkes, dan Disnaker, bertujuan meningkatkan kesehatan serta perlindungan pekerja di Kota Semarang.
-

Negara Terancam Rugi Rp583 Miliar? DJP Ungkap Dugaan Pelanggaran Pajak Tiga Perusahaan Baja Tangerang
DJP membongkar dugaan tindak pidana perpajakan tiga perusahaan industri baja, PT PSI, PT PSM, dan PT VPM. Modus meliputi penyembunyian omzet dan manipulasi dokumen PPN periode 2016-2019. Potensi kerugian negara akibat pelanggaran pajak ini mencapai Rp583,36 miliar. DJP tegaskan penegakan hukum perpajakan profesional.
-

Imlek Semawis 2026: Semarang Kembali Unjuk Harmoni Budaya dan Toleransi Sejati
Pasar Imlek Semawis 2026 Semarang dimulai 7 Februari dengan Tradisi Ketuk Pintu di Klenteng Tay Kak Sie. Acara utama 13–15 Februari di Pecinan Semarang bertema “Kuda Datang, Sukses Menjelang” Shio Kuda Api. Wali Kota Semarang menegaskan kegiatan ini merefleksikan toleransi dan keberagaman budaya, serta menggerakkan ekonomi masyarakat melalui atraksi.
-

Reformasi Integritas Pasar Modal Kian Mendesak: OJK, BEI, KSEI Ambil Langkah Tegas Pasca Masukan MSCI
OJK, BEI, dan KSEI mengakselerasi reformasi struktural pasar modal Indonesia. Ini memperkuat integritas, transparansi, dan daya saing pasar, menindaklanjuti masukan MSCI. Delapan Rencana Aksi disiapkan, termasuk pembahasan Demutualisasi Bursa Efek untuk tata kelola dan daya saing global.
-

Sorotan Nasional! Pemkot Semarang Genjot Pengakuan Dugderan sebagai Warisan Budaya
Pemerintah Kota Semarang membuka Festival Pasar Rakyat Dugderan 2026 di Alun-alun Masjid Agung Semarang (Kauman), 7-16 Februari. Festival budaya tahunan ini bertema “Bersama dalam Budaya, Toleransi dalam Tradisi,” menampilkan kesenian lokal, mainan tradisional, dan melibatkan UMKM. Pemkot Semarang berupaya menjadikan Dugderan warisan budaya Indonesia.




