Category: Teknologi
-

WhatsApp Berbayar: Fitur Pin 20 Chat Hadir, Ubah Cara Kelola Obrolan Penting?
WhatsApp akan meningkatkan fitur penyematan obrolan hingga 20 chat melalui paket premium berbayar. Sebelumnya hanya 3, kemampuan ini ditemukan WABetaInfo pada WhatsApp beta Android 2.26.9.9. Fitur penyematan baru ini akan diluncurkan bertahap, menargetkan pemilik usaha, sementara pengguna gratis tetap dapat memakai fitur “Daftar”.
-

Terobosan Medis Inggris: Kelahiran Bayi Pertama dari Rahim Donor Jenazah
Hugo, bayi pertama di Inggris, lahir dari rahim hasil transplantasi pendonor meninggal. Kelahiran ini menjadi harapan baru bagi wanita dengan Sindrom MRKH yang tidak memiliki rahim. Prosedur medis ini melibatkan operasi transplantasi rahim dan IVF, menandai kemajuan penting dalam kedokteran reproduksi. Rahim akan diangkat setelah kehamilan.
-

Inggris Cetak Sejarah: Bayi Pertama Lahir dari Rahim Donor Jenazah
Dunia kedokteran reproduksi mencatat pencapaian penting. Bayi Hugo lahir di Inggris dari rahim transplantasi pendonor meninggal, menjadi kasus pertama. Ibunya, Grace Bell, penderita Sindrom MRKH, kini memiliki anak. Ini membuka harapan baru bagi wanita tanpa rahim untuk bisa hamil.
-

Gejolak Iran
Eskalasi perang Israel-Iran memicu kekhawatiran global dan pembahasan akhir zaman di jagat maya Indonesia. Nama ‘Imam Mahdi’ trending di X, diikuti lonjakan pencarian Google Trends. Ini terkait 70.000 tentara Israel dan serangan Isfahan, dikaitkan nubuat hadits. Belum ada bukti nyata, kiamat tetap rahasia Tuhan.
-

Lari Aman & Nyaman: JETE Opentune Rilis Headset Open
PT JETE Indonesia memperkenalkan JETE Opentune, perangkat audio open-ear inovatif. Dirancang ultralight 24 gram dengan fleksibilitas 360 derajat, Opentune menawarkan kenyamanan maksimal bagi pegiat olahraga. Sertifikasi IPX5 dan Bluetooth V5.2 menjamin keamanan, menjaga kesadaran lingkungan, serta daya tahan baterai 10 jam. Cocok untuk pelari dan pesepeda.
-

4 Miliar Robot: Menguak Ancaman Nyata Pekerjaan Manusia di Masa Depan
Pakar inovasi memperingatkan, robot berbasis kecerdasan buatan (AI) diprediksi melampaui pekerja manusia dalam beberapa dekade mendatang. Perusahaan mengadopsi AI demi efisiensi biaya operasional dan profitabilitas tinggi. Riset menunjukkan jumlah robot AI bisa mencapai lebih dari 4 miliar unit pada 2050, mengubah pasar tenaga kerja global.



