Mindblown: a blog about philosophy.
-

Samuel Wattimena Tegaskan: Tradisi Merti Desa, Cerminan Jati Diri yang Wajib Dilestarikan
Anggota Komisi VII DPR Samuel Wattimena meminta warga Desa Karangjati, Kabupaten Semarang, menjaga tradisi merti desa. Ia mengapresiasi kebersamaan masyarakat dalam kirab budaya. Wattimena menekankan pentingnya melestarikan tradisi merti desa agar tidak hilang. Konsistensi menjaga nuansa budaya Jawa dan narasi yang menyertainya juga krusial bagi kelestarian tradisi ini.
-

Simfoni Aksara Lintas Benua: Kaligrafi China-Arab di Pameran Tiongkok
Pameran Kaligrafi dan Lukisan Tiongkok-Indonesia di Banyumas menyajikan perpaduan unik kaligrafi China serta Arab. Acara di Pusat Bahasa Mandarin Putera Harapan Purwokerto ini menampilkan 215 karya seniman Indonesia dan Tiongkok. Pameran tersebut menunjukkan integrasi seni goresan kuas shufa China dengan pola kaligrafi Arab, memperingati 75 tahun hubungan diplomatik kedua negara.
-

Sinden Celine Evangelista: Ujian Berat di Balik Panggung Gemerlap
Celine Evangelista akui sulit menjadi sinden profesional. Ia berlatih berbulan-bulan untuk film horor terbarunya, “Danyang Wingit Jumat Kliwon”. Film ini bertujuan mengangkat budaya wayang kulit agar kembali diminati anak muda, menampilkan seni tradisional dalam versi modern. Tayang perdana 20 November. Celine berperan sebagai sinden dalam kisah ambisi dalang.
-

Pesan Moral Kresna Duta: Sumanto Ajak Kita Gali Relevansi Wayang Kulit Hari Ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto mengajak masyarakat memahami pesan moral lakon Wayang Kulit Kresna Duta di Kabupaten Karanganyar. Kisah ini menyoroti pentingnya diplomasi dalam penyelesaian konflik. Sumanto rutin menggelar pentas wayang kulit untuk melestarikan tradisi dan memberikan ruang bagi dalang di Karanganyar tampil.
-

Ketua DPRD Jateng Ukir Sejarah: 23 Dalang Pentaskan Wayang Kulit Maraton 30 Jam
Ketua DPRD Jateng, Sumanto, menggelar pentas wayang kulit 30 jam nonstop di Karanganyar. Acara ini menampilkan 23 dalang secara bergantian dengan lakon Bharatayuda Jayabinangun, memperingati Hari Wayang Nasional 7 November. Kegiatan ini bertujuan melestarikan budaya Jawa serta mengedukasi masyarakat tentang nilai luhur wayang, berlangsung 7-9 November.
-

Bapaknya Wayang Karanganyar: Ketua DPRD Jateng Sumanto Resmi Raih Gelar Unik Ini
Ketua DPRD Jateng Sumanto dinobatkan sebagai Bapaknya Wayang Kabupaten Karanganyar. Paguyuban Dalang Karanganyar menganugerahkan gelar ini atas kepedulian Sumanto melestarikan wayang kulit. Ia rutin menggelar pentas dan merangkul para dalang. Sumanto juga mendorong regulasi pemerintah desa untuk pelestarian budaya wayang.
-

Bukan Sekadar Pertunjukan: 20 Dalang Cilik Pati Jaga Api Wayang Kulit Tetap Menyala
Pemerintah Kabupaten Pati menggelar pertunjukan wayang kulit yang melibatkan 20 dalang cilik. Inisiatif ini merupakan upaya nyata melestarikan seni tradisional di tengah arus modernisasi. Kegiatan ini digagas oleh Yayasan Sanggar Sihing Krida Murti untuk mengembangkan potensi dalang cilik di Pati.
-

Semarang Bersiap: Pemkot Rekayasa Lalu Lintas Hadapi Festival Wayang Semesta
Pemerintah Kota Semarang menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk Festival Wayang Semesta, 7-8 November 2025. Dinas Perhubungan memberlakukan pengalihan arus di Simpang Lima secara situasional. Berbagai kantong parkir disiapkan. Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti turut berpartisipasi. Festival wayang ini gratis, menampilkan UMKM, dan seniman lokal.
Got any book recommendations?

