Tag: Aktivis

  • Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus

    Oditur Militer Sampaikan 12 Poin Replik Terkait Kasus Penyiraman Aktivis Andrie Yunus

    loading…Pengadilan Militer Jakarta kembali menggelar sidang penyiraman aktivis KontraS Andrie Yunus oleh 4 oknum anggota Bais TNI. Foto/SindoNews JAKARTA – Pengadilan Militer Jakarta kembali menggelar sidang penyiraman aktivis KontraS Andrie Yunus oleh 4 oknum anggota Bais TNI hari ini dengan agenda pembacaan replik. Ada 12 poin tanggapan dari Oditur Militer atas nota pembelaan tim penasihat…

  • Aktivis hingga Eks Pimpinan KPK Serahkan Amicus Curiae Perkara Korupsi Chromebook

    Aktivis hingga Eks Pimpinan KPK Serahkan Amicus Curiae Perkara Korupsi Chromebook

    loading…Sekelompok masyarakat, akademisi, mantan pejabat publik, pegiat antikorupsi, dan praktisi hukum menyampaikan Amicus Curiae terkait perkara Chromebook dengan terdakwa Nadiem Anwar Makarim dkk. Foto/SindoNews JAKARTA – Sekelompok masyarakat, akademisi, mantan pejabat publik, pegiat antikorupsi, dan praktisi hukum menyampaikan Amicus Curiae terkait perkara Chromebook dengan terdakwa Nadiem Anwar Makarim dkk. Total ada 21 orang yang terlibat…

  • DPR Sentil Sertifikasi Aktivis HAM: Negara Wajib Lindungi, Bukan Mengatur

    DPR Sentil Sertifikasi Aktivis HAM: Negara Wajib Lindungi, Bukan Mengatur

    Anggota Komisi XIII DPR Mafirion menolak rencana Kementerian HAM membentuk tim asesor status aktivis HAM. Ia menilai kebijakan ini melanggar prinsip kebebasan sipil dan Deklarasi Pembela HAM PBB 1998. Peran negara seharusnya melindungi, bukan menentukan siapa pembela hak asasi manusia. Sertifikasi aktivis HAM berisiko menciptakan konflik kepentingan.

  • May Day: Ketika Aktivis dan Pejabat Bersatu, Mengurai Klaim Keberpihakan Negara pada Buruh

    May Day: Ketika Aktivis dan Pejabat Bersatu, Mengurai Klaim Keberpihakan Negara pada Buruh

    Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta dihadiri ratusan aktivis, tokoh nasional, dan pejabat pemerintah pada Jumat, 1 Mei. Acara ini menyoroti peran penting buruh dalam pembangunan nasional. Kegiatan diinisiasi Hariman Siregar dan Bursah Zarnubi, menekankan kontribusi buruh menuju negara industri yang maju.

  • Normalisasi Kriminalisasi Aktivis: YLBHI Soroti Ancaman Nyata Demokrasi

    Normalisasi Kriminalisasi Aktivis: YLBHI Soroti Ancaman Nyata Demokrasi

    Ketua Umum YLBHI Muhamad Isnur menyatakan kasus penyiraman dan kriminalisasi aktivis tidak boleh dinormalisasi. Negara harus mengungkap aktor utamanya, termasuk insiden terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Ini sejalan arahan Presiden Prabowo demi perlindungan hak asasi manusia dan demokrasi. Isnur menyoroti peningkatan pola teror dan intimidasi terhadap aktivis HAM.

  • Sahroni Geram: Teror Air Keras ke Aktivis Terulang, Ini Teror Terstruktur yang Mengancam Semua Pihak

    Sahroni Geram: Teror Air Keras ke Aktivis Terulang, Ini Teror Terstruktur yang Mengancam Semua Pihak

    Kasus penyiraman air keras menimpa aktivis lingkungan Muhammad Rosidi di Toboali, Bangka Selatan, 17 Februari 2026. Rosidi alami luka bakar pada kaki, tangan, dan selangkangan. Diduga terkait kritik penambangan ilegal. Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni geram dan mendesak Kapolda Bangka Belitung segera usut tuntas kasus ini.

  • JK Jadi Jembatan Suara Aktivis

    JK Jadi Jembatan Suara Aktivis

    Jusuf Kalla (JK), Wapres RI ke-10 dan ke-12, menyampaikan rekomendasi kebijakan kepada Presiden Prabowo Subianto. Saran ini terkait persoalan bangsa, mencakup aspek ekonomi, diplomasi, dan sistem pemerintahan. Rekomendasi, hasil diskusi dengan tokoh dan profesional, diserahkan akhir Maret 2026 sebagai kontribusi warga negara.

  • Delegitimasi Hasil Pemilu: Pernyataan Saiful Mujani Dikecam Aktivis Tajam

    Delegitimasi Hasil Pemilu: Pernyataan Saiful Mujani Dikecam Aktivis Tajam

    Aktivis Yulian Paonganan (Ongen) menanggapi keras seruan kontroversial pengamat politik Saiful Mujani untuk menjatuhkan pemerintahan Prabowo Subianto. Ongen menegaskan, ajakan ini bukan kritik politik biasa, melainkan bentuk delegitimasi hasil Pemilu 2024. Hal ini berpotensi dikategorikan sebagai makar yang dapat memicu instabilitas. Ongen mengaitkan sikap Saiful Mujani dengan kekecewaan Pilpres 2024.