Tag: BBM
-

DPR Lantang: Jangan Batasi Pembelian BBM, Stok Nasional Aman!
Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad memastikan pemerintah tidak akan membatasi pembelian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi dan non-subsidi pada April 2026. Stok BBM nasional dipastikan cukup. Pemerintah juga tidak akan menaikkan harga BBM pada periode tersebut.
-

Konflik Timteng Panaskan Harga BBM, DPR: Subsidi Wajib Utamakan Angkutan Umum
Pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi di tengah ketegangan Timur Tengah diapresiasi. Anggota DPR Bambang Haryo Soekartono menyatakan ini mencegah inflasi serta menjaga daya beli masyarakat. Pemerintah diminta memprioritaskan BBM subsidi untuk transportasi publik guna menekan beban ekonomi. Indonesia dinilai mampu menjaga stabilitas harga energi.
-

BBM Non
HIPMI Sekjen Anggawira menilai kenaikan harga BBM non-subsidi wajar di tengah tekanan global. Konflik geopolitik Timur Tengah memicu lonjakan harga minyak mentah dunia, yang menjadi acuan harga BBM di Indonesia. Indonesia tidak memiliki kendali penuh atas fluktuasi harga minyak global, dipengaruhi kurs rupiah dan biaya pengapalan.
-

Krisis Energi Mengancam, JK Soroti Langkah Berani Pemerintah: Kaji Ulang Subsidi BBM
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), mengusulkan pemerintah mempertimbangkan pengurangan subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Langkah ini bertujuan menekan defisit negara di tengah krisis energi. JK menyatakan, harga BBM yang murah dapat meningkatkan utang negara dan mendorong konsumsi berlebihan.
-

Pengamat Tegaskan: Pembelian BBM Full Tank, Jurus Efektif Atasi Borosnya Konsumsi Energi.
Ekonom INDEF, Abra Talattov, menyatakan kebijakan pengisian BBM hingga tangki penuh efektif mencegah lonjakan konsumsi. Hal ini diharapkan mengurangi beban subsidi BBM dan tekanan APBN. Pemerintah mengatur pembelian BBM via MyPertamina, batas 50 liter per kendaraan (kecuali umum), untuk penggunaan bijak dan hemat energi nasional.
-

Harga BBM 1 April: Pemerintah Tegaskan Belum Ada Kenaikan
Pemerintah menegaskan tidak ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi maupun non subsidi per 1 April 2026. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi informasi keliru yang beredar. Keputusan ini diambil berdasarkan arahan Presiden RI demi kepentingan rakyat. Pemerintah menjamin ketersediaan BBM dengan harga terjangkau bagi masyarakat.

