Satgas PHK Dikerahkan: Pemerintah Siap Jadi Benteng Hak Buruh Hadapi Pemutusan Kerja.
Presiden Prabowo Subianto umumkan pembentukan Satgas Mitigasi PHK dan Kesejahteraan Buruh. Kebijakan ini bertujuan melindungi pekerja, memiliki dasar hukum Keputusan Presiden Nomor 10 Tahun 2026. Diumumkan saat Hari Buruh Internasional di Monas, Jakarta, pemerintah akan membela kepentingan buruh dari ancaman PHK.
Hari Buruh 2026: Prabowo Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan dan Kesejahteraan Nelayan
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pengesahan peraturan terkait perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan dalam peringatan Hari Buruh Internasional, hari ini. Langkah ini menandai upaya pemerintah memperkuat perlindungan tenaga kerja di sektor perikanan sekaligus menegaskan keberpihakan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir. Hal itu dikatakan Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh yang berkumpul di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pengesahan peraturan terkait perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan dalam peringatan Hari Buruh Internasional, hari ini. Langkah ini menandai upaya pemerintah memperkuat perlindungan tenaga kerja di sektor perikanan sekaligus menegaskan keberpihakan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir.
“Saudara-saudara sekalian, ada satu lagi hadiah untuk buruh. Saya baru saja tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 25 tahun 2026 tentang ratifikasi konvensi International Labour Organization nomor 188, untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan,” kata Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh yang berkumpul di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5).
Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan peresmian 1.386 kampung nelayan, dengan target pembangunan sekitar 1.500 kampung nelayan setiap tahunnya. “Pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, nelayan diurus,” kata Prabowo.
Menurutnya, kampung nelayan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk infrastruktur rantai dingin seperti cold storage serta pabrik es untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan agar kualitas hasil tangkapan tetap terjaga.
“Semuanya nanti kurang lebih ada 6 juta nelayan yang akan kita perbaiki hidupnya dengan anak dan istri 20 juta lebih rakyat Indonesia. Hidupnya akan lebih baik, hidupnya akan sejahtera,” kata Prabowo.
Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga tengah menjalankan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk membangun dan mentransformasi desa pesisir serta kampung perikanan menjadi lebih modern, produktif, dan terintegrasi.
Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pembangunan sarana dan prasarana perikanan dari hulu hingga hilir, serta pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan.
Sebanyak 1.000 kapal kecil akan terintegrasi dalam program KNMP dan dikelola oleh koperasi desa, sementara kapal-kapal besar akan mendukung operasi laut lepas bersama BUMN perikanan Agrinas Jaladri Nusantara. Program ini diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 500 ribu tenaga kerja, bahkan hingga 600 ribu orang dalam ekosistem industri perikanan nasional. (her/dav)
Setelah 22 Tahun, UU PRT Disahkan: Kemenangan Bersejarah Buruh di Era Prabowo.
Presiden Partai Buruh Said Iqbal mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto dan DPR atas pengesahan Undang-Undang Pelindungan Pekerja Rumah Tangga (PPRT). Regulasi ini disahkan setelah 22 tahun diperjuangkan, menandai langkah penting perlindungan pekerja domestik. Said Iqbal menyampaikannya di Hari Buruh, Monas, Jakarta.
Prabowo Rangkul Buruh: Momen Buka Baju, Peluk, dan Salami yang Jadi Sorotan
Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri Hari Buruh Internasional 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta. Usai berpidato, Prabowo mendekati ribuan buruh secara akrab, bahkan bertukar pakaian. Ia menegaskan komitmen membela kepentingan rakyat dan pekerja, serta menyoroti pentingnya dukungan mereka.
Pimpinan DPR menerima audiensi aliansi buruh pada Hari Buruh Internasional 2026 di Senayan, Jakarta. Aliansi ini tidak hadir di perayaan May Day bersama Presiden Prabowo Subianto di Monas. Wakil Ketua DPR menyampaikan salam Presiden Prabowo. Mereka menyuarakan kondisi ketenagakerjaan yang dinilai masih buruk.
Prabowo di May Day Monas: Sinyal Kuat Presiden di Hadapan Puluhan Ribu Buruh
Prabowo Subianto menyapa puluhan ribu buruh di Monas, Jakarta, pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026. Presiden didampingi Wakil Ketua DPR, hadir di tengah massa buruh yang memadati pusat kota. Ribuan buruh melakukan konvoi menuju Monas. Acara ini menjadi fokus perhatian massa pekerja.
Jelang May Day 2026, Seskab dan Kapolri Turun ke Monas Temui Buruh: Ini yang Dibahas
Seskab Teddy Indra Wijaya dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo menemui perwakilan federasi buruh di Monas, Jakarta, Kamis (30/4/2026) malam. Dialog ini berlangsung jelang Hari Buruh 1 Mei. Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea turut hadir dalam pertemuan tersebut.
Pemerintah Berdiri Bersama Buruh, Prabowo Bakal Hadiri Peringatan May Day di Monas
Pemerintah RI melalui Kepala Bakom Muhammad Qodari menegaskan berdiri bersama buruh jelang Hari Buruh 1 Mei. Negara hadir melindungi pekerja dan menjaga keberlanjutan lapangan kerja. Komitmen ini bertujuan mengatasi kekhawatiran buruh, memastikan kesejahteraan pekerja dan kesehatan dunia usaha.
May Day 2026: ASPEK Beberkan 10 Agenda Utama, Menguak Arah Perjuangan Buruh
May Day 2026, Konfederasi ASPEK Indonesia menuntut reformasi UU Ketenagakerjaan dan jaminan sosial. Ketimpangan hubungan industrial, upah murah, serta lemahnya industri nasional menghambat pertumbuhan ekonomi dan investasi berkualitas. Data UMK 2026 menunjukkan banyak daerah masih di bawah Rp3 juta. Buruh mendesak sistem ketenagakerjaan adil.
Akhiri Keterbatasan: Anak Buruh Tani Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat Pemerintah
Punijah, buruh tani di Sragen, bersyukur anaknya, Ahmad Lutfi, dapat kembali bersekolah di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 78 Sragen. Sebelumnya, Lutfi putus sekolah karena kendala biaya. Program ini menjamin pendidikan anak tanpa biaya. Punijah juga menerima bantuan sosial untuk menopang ekonomi keluarga.