Tag: Jawa
-

Bukan Sekadar Sawah: Jawa Tengah Amankan Lahan Pangan Krusial
Gubernur Jawa Tengah meminta ATR/BPN menjaga Lahan Sawah Dilindungi (LSD) untuk lumbung pangan nasional. Kolaborasi Pemprov Jateng dan ATR/BPN mendukung investasi serta menyelesaikan masalah pertanahan. Capaian meliputi 5.331 bidang sertifikasi LP2B dan penuntasan 2.000 lebih data tanah KW 456, menekan sengketa lahan.
-

Gubernur Luthfi Ultimatum: Premanisme Debt Collector di Jawa Tengah Wajib Ditindak Tegas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta aparat menindak tegas premanisme, termasuk debt collector, demi menjaga kondusivitas wilayah. Penegakan hukum penting untuk menjamin keamanan dan kepastian hukum di Jawa Tengah, yang berdampak pada stabilitas sosial dan iklim investasi. Hal ini menanggapi insiden viral debt collector di Semarang. Masyarakat diimbau berkomunikasi baik.
-

Jawa Tengah Ubah Arah: Bukan Sekadar Dikasihani, Tapi Fasilitasi Hak Penuh
Pameran lukisan seniman difabel dari komunitas Roemah Difabel berlangsung di Alliance Francaise Semarang. Dibuka Duta Besar Perancis, acara ini ditutup Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno pada 21 Februari 2026. Pemprov Jateng menegaskan dukungan fasilitasi bagi difabel.
-
Jawa Tengah Hadapi Ancaman TPA Penuh: Tirtomoyo Buktikan Desa Mandiri Sampah Jadi Solusi Kritis
Dinas Lingkungan Hidup Wonogiri menggelar sosialisasi pengelolaan sampah di Tirtomoyo pada 11 Februari 2026. Tujuannya meningkatkan partisipasi masyarakat, menyikapi kapasitas TPA yang menurun. Pembentukan bank sampah didorong untuk mewujudkan lingkungan bersih, sehat, dan mendukung Desa Mandiri Sampah di Wonogiri.
-
Jawa Tengah: KEK dan Industri, Pilar Utama Penggerak Ekonomi Regional
Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan Kawasan Industri (KI) berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah. BPS mencatat kontribusi PDRB 1,87% dan industri pengolahan 3,70%. Data ini mendukung target pertumbuhan 5,37% pada 2025. BPS akan rutin mendata KEK/KI serta menyiapkan Sensus Ekonomi 2026 untuk memotret daya saing usaha di Jawa Tengah.
-

Akselerasi Ekonomi Jawa Tengah: Proyeksi Tumbuh 5,84% di Akhir 2025, Berlanjutkah?
Ekonomi Jawa Tengah tumbuh 5,84% (yoy) pada triwulan IV 2025, melampaui regional dan nasional. Sepanjang 2025, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,37%. Kinerja positif ini didorong konsumsi rumah tangga, investasi, serta sektor industri pengolahan yang solid. Bank Indonesia terus bersinergi menjaga pertumbuhan berkelanjutan di daerah.
-

Jawa Tengah: Terungkap, Ini Alasan Lari Tak Pernah Kehilangan Tahta Sebagai Olahraga Primadona
Sriboga Run diselenggarakan PT Sriboga Flour Mill di Semarang pada 1 Februari 2026, menarik ratusan peserta. Olahraga lari diminati masyarakat Jawa Tengah. Sekda Jateng Sumarno menyatakan event lari mendongkrak perekonomian lokal. Pemprov Jateng mendorong 35 kabupaten/kota mengadakan acara lari unik di 2026, mendukung pariwisata.
-

Jejak Pengrajin Jawa Tengah di Inacraft 2026: Dari Keramik Artistik hingga Bed Cover Batik
Inacraft 2026 di Jakarta International Convention Center menjadi panggung strategis bagi UMKM dan produk kerajinan unggulan Jawa Tengah. Paviliun Jawa Tengah menampilkan beragam karya kriya, termasuk batik, fesyen, keramik, dan kaligrafi kayu. Sebanyak 69 UMKM dari 14 kabupaten/kota berpartisipasi memamerkan produk unik.
-

UIN Walisongo Cetak 2.667 Guru Profesional: Lonjakan Kualitas Pendidikan di Jawa Tengah
FTIK UIN Walisongo Semarang mengukuhkan 2.667 guru profesional pada Minggu (1/2/2026). Pengukuhan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Transformasi Dalam Jabatan PAI dan Madrasah Tahap 2 Tahun 2025 ini berlangsung di Auditorium 2 Kampus 3 UIN Walisongo Semarang. Ini menegaskan komitmen UIN Walisongo mencetak pendidik berkualitas.
