Tag: Kaya
-

Kartu kredit, contoh terbaik dunia hanya ramah sama orang kaya
Ada satu hal yang benar-benar membuka mata saya soal betapa tidak adilnya dunia, yaitu tentang kartu kredit. Dulu, saya mengalami sendiri bagaimana sulitnya pengajuan kartu kredit dengan persyaratan yang rumit. Alih-alih dimudahkan, nasabah yang profil finansialnya abu-abu justru dibuat naik pitam. Slip gaji dicek sampai ke akar-akarnya, telepon kantor diteror, dan ujung-ujungnya tetap saja ditolak…
-

Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
loading…Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa anak-anak dari keluarga kaya dipastikan tidak akan lagi menerima program Makan Bergizi Gratis (MBG). Foto: Binti Mufarida JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa anak-anak dari keluarga kaya dipastikan tidak akan lagi…
-

Kelas Menengah Itu Menderita: Kaya Nggak Mungkin, Miskin Jelas
Sebagai kelas menengah yang bisa terpeleset kapan saja, saya benar-benar pengin kaya. Jujur, saya tidak pernah percaya orang yang bilang secara terbuka tidak ingin kaya. Kalau yang dimaksud sekaya para konglo yang hartanya triliunan, oke, saya masih percaya. Tapi tidak ingin punya penghasilan besar, aset banyak, serta dana yang buanyak, saya tidak percaya. Omongan taek.…
-

Prabowo Tak Paksa Anak Orang Kaya yang Tidak Butuh MBG
loading…Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan memaksakan untuk memberikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak orang kaya. Foto: Dok Sindonews GORONTALO – Presiden Prabowo Subianto menegaskan tidak akan memaksakan untuk memberikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada anak orang kaya. Hal itu dia sampaikan saat melakukan kunjungan ke Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato…
-

Fenomena Orang Kaya Miskin: Terbongkar Motif Asli di Luar Pajak.
Fenomena orang kaya tampil sederhana menarik perhatian publik. Artikel ini menganalisis lima motivasi utama di balik perilaku tersebut secara faktual. Alasannya meliputi pencarian keaslian, penerapan gaya “quiet luxury”, penghindaran permintaan finansial, keinginan kebebasan dari penilaian publik, dan potensi validasi moral. Pahami kompleksitas fenomena gaya hidup ini.