Pukulan Telak BPK: ASN Kenakan Rompi Oranye KPK, Ada Apa Sebenarnya?
KPK selesai memeriksa dua orang terkait operasi tangkap tangan (OTT) di BPK. Ketua Tim Pemeriksaan BPK Sumsel Titin Rita Lestari dan pihak swasta Augus Dwianggara terlihat mengenakan rompi tahanan. OTT ini lanjutan dugaan suap dari Pemkab Muara Enim kepada BPK.
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji , Senin (8/6/2026). Dua tersangka tersebut yakni Ismail Adham selaku Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) dan Asrul Azis Taba selaku Komisaris PT Raudah Eksati Utama sekaligus eks Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia atau Kesthuri.
Pantauan di lokasi, keduanya terlihat turun dari lantai dua Gedung Merah Putih KPK pada pukul 19.40 WIB. Dalam kesempatan itu, keduanya sudah mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK .
Keduanya keluar dari Gedung KPK dengan pengawalan petugas untuk digiring menuju mobil tahanan dan dibawa ke rumah tahanan (rutan).
Satu di antaranya terlihat berjalan dengan alat bantu tongkat. Sementara, satu tersangka lainnya terlihat dengan mata berkaca-kaca saat memasuki mobil tahanan.
Ismail Adham, tersangka kasus kuota haji, ditahan KPK. Foto/Nur Khabibi
Diketahui, KPK mengumumkan keduanya sebagai tersangka kasus kuota haji pada 30 Maret 2026. Pada hari ini, keduanya ditahan.
Dengan penetapan tersebut, kini terdapat empat tersangka dalam kasus kuota haji. Eks Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut dan stafsusnya Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex terlebih dulu ditahan.
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
loading…
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi mengenakan rompi oranye dengan tangan diborgol setelah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (4/6/2026). Foto/Jonathan Simanj
JAKARTA – Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Silmy Karim resmi mengenakan rompi oranye dengan tangan diborgol setelah menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK ) pada Kamis (4/6/2026). Silmy sebelumnya mendatangi Gedung Merah Putih KPK pada Rabu (3/6/2026) malam.
Kedatangan Silmy terkait dirinya yang tengah dicari KPK terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Imigrasi Jakarta Barat (Jakbar). Silmy terlihat berada di pelataran Gedung Merah Putih KPK sekira pukul 22.38 WIB dengan mengenakan batik cokelat.
Silmy dikawal kurang lebih tiga ajudan. Sempat terjadi aksi saling dorong antara ajudannya dengan awak media yang sudah menunggunya.
Momen Prabowo Kenakan Barong Motif Batik saat Gala Dinner KTT ke-48 ASEAN
loading…
Presiden Prabowo Subianto, menghadiri jamuan santap malam KTT ke-48 ASEAN yang digelar Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr di Mactan Expo, Cebu, pada Jumat malam (8/5/2026). Foto/BPMI Setpres
CEBU – Presiden Prabowo Subianto, menghadiri jamuan santap malam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN yang digelar oleh Presiden Filipina, Ferdinand Romualdez Marcos Jr, sebagai tuan rumah KTT ke-48 ASEAN. Jamuan makan malam tersebut berlangsung di Mactan Expo, Cebu, Filipina, pada Jumat malam (8/5/2026).
Kehadiran Presiden Prabowo dalam jamuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda KTT ASEAN yang mempertemukan para pemimpin negara di kawasan Asia Tenggara guna mempererat kerja sama dan solidaritas regional di tengah berbagai tantangan global maupun kawasan.
Setibanya di lokasi tempat jamuan makan malam, Presiden Prabowo disambut langsung oleh Presiden Marcos Jr. beserta Ibu Marie Louise Cacho Araneta Marcos.
Suasana hangat tampak mewarnai penyambutan para pemimpin negara ASEAN yang hadir dalam kesempatan tersebut. Setelah sesi penyambutan dan foto bersama, Presiden Prabowo menuju ruang tunggu untuk bertemu dan berbincang dengan para pemimpin ASEAN lainnya sebelum acara dimulai.
Pada kesempatan tersebut, Presiden Prabowo tampil mengenakan busana barong dengan sentuhan bordir terinspirasi motif batik Indonesia. Perpaduan unsur budaya Filipina dan Indonesia dalam busana tersebut mencerminkan harmoni budaya serta persahabatan antarkedua negara. Busana tersebut juga menampilkan detail artistik yang menonjolkan warisan budaya dan keahlian kriya kedua bangsa.