JK Ungkap Kesiapan: Peran Strategis di Energi Hijau Era Prabowo
loading…
Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026) siang. Foto: Sekretariat Presiden
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Mantan Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI Jusuf Kalla (JK), di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026) siang. Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas upaya percepatan swasembada energi guna mendukung target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.
Kedatangan Kalla disambut langsung oleh Presiden Prabowo dengan hangat. Pertemuan ini terlaksana setelah Jusuf Kalla mengajukan permohonan waktu untuk bertemu sejak beberapa hari sebelumnya. Dalam pertemuan itu, Kalla turut didampingi putranya, Solichin Kalla, yang berkiprah di dunia usaha.
Kalla menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam pembangunan energi hijau berskala besar. “Untuk meningkatkan energi, kemampuan energi di Indonesia yang kita kenal itu swasembada energi. Kita siap. Kita sudah membangun 1.500 megawatt PLTA. Ini kita siap membangun lagi 2.000 megawatt termasuk juga PLTG,” ujarnya.
Puncak Haji Kian Dekat: Kemenhaj RI Beberkan Kesiapan Makanan dan Tim Khusus
Jelang puncak haji yang berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), pemerintah memberi perhatian pada penyiapan konsumsi hingga pembentukan Tim Khusus Mina. Puncak haji akan berlangsung pada 8 hingga 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau pada 25 hingga 30 Mei 2026. Hal itu dikatakan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Maria Assegaff, dikutip Selasa (19/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Jelang puncak haji yang berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), pemerintah memberi perhatian pada penyiapan konsumsi hingga pembentukan Tim Khusus Mina.
Puncak haji akan berlangsung pada 8 hingga 13 Dzulhijjah 1447 Hijriah atau pada 25 hingga 30 Mei 2026.
Puncak haji di Armuzna menjadi fase terpenting dan terberat dalam ibadah haji. Di fase ini jemaah melakukan wukuf (berdiam diri di Arafah), mabit (bermalam di Muzdalifah dan Mina), dan melempar jumrah (di Mina).
Konsumsi siap santap
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI Maria Assegaff mengatakan konsumsi menjadi salah satu yang menjadi perhatian jelang puncak haji.
Maria menjelaskan, fase Armuzna merupakan periode yang sangat padat dan membutuhkan kesiapan layanan yang cepat, aman, dan terukur, termasuk dalam penyediaan makanan bagi jemaah.
“Karena itu, layanan konsumsi harus dipastikan berjalan baik. Bagi kami, konsumsi bukan sekadar penyediaan makanan, tetapi bagian penting dari ikhtiar menjaga kesehatan dan stamina jemaah agar dapat beribadah dengan tenang dan khusyuk,” ujar Maria, dikutip Selasa (19/5).
Pemerintah menyiapkan skema katering ready to eat atau makanan siap santap untuk mendukung layanan konsumsi jelang, selama, hingga pasca-puncak haji. Skema ini dipilih dengan mempertimbangkan kecepatan distribusi, kemudahan konsumsi bagi jemaah, daya tahan makanan di tengah mobilitas tinggi, serta pemenuhan standar gizi, kebersihan, dan keamanan pangan.
“Makanan siap santap ini disiapkan dengan cita rasa nusantara agar lebih sesuai dengan selera jemaah Indonesia. Selain aman dan higienis, kami ingin makanan yang diterima jemaah juga familiar dan nyaman dikonsumsi,” jelas Maria.
Selama fase Armuzna, jemaah haji Indonesia akan memperoleh total 15 porsi makanan dengan cita rasa nusantara yang disediakan oleh pihak syarikah. Selain itu, disiapkan enam porsi makanan pada fase pra-Armuzna pada 7 dan 8 Dzulhijjah, serta pasca-Armuzna pada 13 Dzulhijjah, atau bertepatan dengan 24, 25, dan 30 Mei 2026.
Bentuk Tim Khusus Mina
Jelang puncak haji, pemerintah juga membentuk Tim Khusus (Timsus) Mina. Tim yang dibentuk Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi ini bertugas mengoptimalkan layanan pelindungan serta pembinaan bagi jemaah haji, khususnya lansia dan yang sakit.
Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina (Satop Armuzna) dan Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid Usman, menjelaskan tim ini beranggotakan personel Pelindungan Jemaah (Linjam) yang berpengalaman karena telah bertugas minimal satu kali pada operasional haji sebelumnya.
“Rekan-rekan ini diberangkatkan pada 8 Dzulhijjah malam dan langsung menuju Mina tanpa melalui Arafah. Dengan skema ini, tenaga mereka dinilai masih fresh untuk langsung memberikan bantuan maksimal saat jemaah haji tiba,” ujar Harun usai mengecek jalur pergerakan dari Mina menuju Jamarat, Minggu (17/5).
Harun memaparkan, tugas pokok Timsus Mina meliputi pengawasan, penyambutan, serta pemantauan pergerakan jemaah haji yang baru tiba dari Muzdalifah menuju Jamrah Aqobah.
Selain itu, mereka juga bersiap menyambut jemaah haji yang mengambil skema murur atau melintas dari Arafah. Fase kedatangan di Mina merupakan waktu yang sangat krusial karena berpotensi memicu kepadatan dan kelelahan fisik yang tinggi.
Jaga kesehatan dan atur tenaga
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak berpesan kepada seluruh jemaah haji Indonesia agar menjaga kesehatan, mengatur tenaga, dan tidak memaksakan diri melakukan aktivitas yang dapat menguras fisik.
“Fase puncak haji sudah semakin dekat. Kami mengimbau seluruh jemaah untuk benar-benar menjaga kesehatan, memperbanyak istirahat, dan mengikuti arahan petugas. Fokus utama kita adalah memastikan jemaah dapat menjalani wukuf di Arafah dan seluruh rangkaian puncak haji dengan aman, tertib, dan lancar,” katanya.
Dahnil juga memastikan pemerintah terus memperkuat pengawasan terhadap seluruh aspek layanan, mulai dari akomodasi, konsumsi, transportasi, kesehatan, bimbingan ibadah, hingga pelindungan jemaah.
“Semua petugas harus bergerak dalam satu komando. Pelayanan kepada jemaah, khususnya lansia dan jemaah risiko tinggi, harus cepat, responsif, dan tidak boleh berbelit. Kami akan mengawasi langsung agar seluruh layanan berjalan sesuai standar,” kata dia. (her/dav)
Jawa Tengah Tuan Rumah MTQ Nasional 2026: Gelombang Dukungan Berbagai Pihak Memastikan Kesiapan
Jawa Tengah menjadi tuan rumah MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, 11-20 September. JQHNU Jateng mendukung penuh, mempersiapkan seleksi hafiz/hafizah. Pembukaan 12 September di Simpanglima, dihadiri Presiden RI Prabowo Subianto. Acara melibatkan 7.000 peserta dari 37 provinsi. Logo dan maskot MTQ Nasional 2026 menggunakan ikon Tugumuda.
Rusia Siap Suplai Alutsista: Dubes Ungkap Kesiapan Penuh, Tinggal Menanti Keputusan Indonesia
Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Sergei Gennadievich Tolchenov, menyatakan Rusia siap memasok kebutuhan alutsista bagi Indonesia. Rusia menunggu permintaan resmi pemerintah Indonesia. Hubungan militer kedua negara kuat, dengan tawaran berbagai opsi alutsista, termasuk sistem pertahanan udara seperti S-300 dan S-400.
Bupati Kendal Soroti Kesiapan Peternak Kambing Jelang Iduladha: Apa Temuannya?
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari memonitoring peternakan kambing Bumi Hijau Multifarm di Truko, Kangkung (7/4/2026). Kunjungan ini bertujuan memastikan kondisi hewan ternak sehat dan memenuhi standar menjelang Iduladha. Peternakan menyiapkan 200 ekor kambing dan domba. Ini menjamin pasokan hewan kurban yang aman bagi masyarakat Kendal.
Kesiapan Air Irigasi Menyambut El Nino Godzilla: Optimalisasi Waduk hingga Modifikasi Cuaca
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah terus mempersiapkan strategi untuk menghadapi musim kemarau yang diprediksi mulai terjadi di sejumlah daerah pada April 2026. Salah satu hal yang menjadi perhatian utama adalah kesiapan infrastruktur irigasi dan sarana pendukung lainnya.
Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun ini berpotensi berlangsung hingga Desember 2026.
Lantas, bagaimana kesiapan sektor pengairan saat ini? Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan pasokan air irigasi dalam kondisi siap menghadapi fenomena El Nino Godzilla, khususnya di wilayah Jawa Tengah yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa Waduk Gajah Mungkur akan memegang peranan penting dalam sistem irigasi.
Saat ini, waduk tersebut dimanfaatkan untuk mengairi sekitar 25.000 hektare lahan pertanian melalui jaringan irigasi Colo Barat dan Colo Timur.
Volume air yang tersedia mencapai sekitar 340 juta meter kubik, dengan kapasitas tampungan efektif sekitar 260 juta meter kubik.
“Waduk ini harus tetap mampu menyuplai kebutuhan air, terutama untuk irigasi pertanian. Insyaallah aman, kami menyiapkan berbagai langkah agar kebutuhan air tetap terpenuhi hingga musim kemarau berakhir,” ujar Dody, Selasa (7/4).
Untuk menjaga keberlanjutan fungsi waduk, Kementerian PU melakukan berbagai upaya pengendalian sedimentasi guna memperpanjang usia layanan bendungan.
Salah satunya adalah dengan mengoperasikan empat kapal keruk untuk mengurangi endapan sedimen di dalam waduk.
Selain itu, telah dibangun tiga unit closure dike yang berfungsi menahan sedimen dari aliran Sungai Keduang sebelum masuk ke waduk, sehingga dapat mengurangi laju pendangkalan.
Upaya konservasi juga dilakukan di wilayah hulu melalui penanaman pohon oleh Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo bersama masyarakat, guna memperbaiki kondisi daerah tangkapan air.
“Hulu yang rusak menjadi salah satu penyebab utama sedimentasi. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan penghijauan agar yang masuk ke waduk lebih banyak air dibandingkan sedimen,” tambah Dody.
Sebagai langkah antisipatif, pemerintah juga menyiapkan operasi modifikasi cuaca (OMC) atau hujan buatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Pertanian, guna menjaga produktivitas pertanian nasional.
Dengan berbagai langkah mitigasi tersebut, pemerintah optimistis dampak El Nino terhadap pasokan pangan nasional dapat diminimalkan. (her/dav)
MLFF Siap Diuji: Kesiapan Matang Sistem Tol Tanpa Berhenti Terungkap
Pemerintah akan melakukan uji coba kembali sistem pembayaran jalan tol nirhenti nirsentuh (MLFF). Kepala BPJT Wilan Oktavian menyatakan MLFF sempat mengalami stagnasi. BPKP merekomendasikan uji coba kembali karena terdapat klaim berbeda. BPJT rencanakan pengujian end-to-end, mencakup proses mengunduh aplikasi hingga pembayaran benar-benar diterima Badan Usaha Jalan Tol. Roatex siapkan TOR.
KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak memastikan prajurit TNI di Lebanon menjalankan SOP ketat, menenangkan keluarga di tengah eskalasi konflik. Prajurit dibekali kemampuan hadapi kondisi lapangan. TNI akan menelusuri kronologi gugurnya 3 prajurit UNIFIL, termasuk Kopda Anumerta Farizal Rhomadon pada 29 Maret. Upacara pelepasan dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta.
Pemerintah Tegas: Pengalaman Hadapi El Nino Godzilla 2015 Jadi Kunci Kesiapan Kini
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman tegaskan pemerintah siap hadapi El Nino Godzilla. Stok pangan nasional aman 11 bulan, melebihi prediksi kemarau 6 bulan. Stok beras Bulog 4,5 juta ton, ditambah swasta dan potensi panen. Bapanas perkuat cadangan pangan strategis hadapi El Nino.
Indosat Ungkap Kesiapan Jaringan Mudik: Jurus Hadapi Lonjakan Data Lebaran Terkuak!
Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan kampanye #LebihBaikIndosat untuk Ramadan-Idulfitri 2026. Perusahaan memperkuat jaringan di 75 jalur mudik utama dan 790 POI. Indosat juga memperkenalkan aplikasi Sahabat AI serta fitur proteksi digital berbasis AI yang telah memblokir 2 miliar ancaman, memastikan konektivitas masyarakat.