Tag: Kini
-

Inovasi BSI Maslahat: Berkurban Online Kini Jauh Lebih Praktis dan Mudah
Menjelang Iduladha, BSI Maslahat hadirkan layanan kurban mudah dan sesuai syariah. Program Kurban Maslahat ini memberdayakan peternak lokal, menjangkau wilayah 3T, dan mendukung krisis kemanusiaan di Palestina. Transparansi proses kurban dijamin dengan live streaming, laporan distribusi, serta sertifikat. Tunaikan ibadah kurban Anda bersama BSI Maslahat.
-

Jateng Pangkas Syarat Pajak Kendaraan: Bayar Kini Tanpa KTP Pemilik Lama
Jawa Tengah memberlakukan kebijakan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan tanpa KTP pemilik lama. Berlaku 24 April hingga 31 Desember 2026, ini mempermudah masyarakat memenuhi kewajiban pajak. Wajib pajak harus melampirkan identitas dan menandatangani surat pernyataan balik nama. Kebijakan ini tidak mengubah status kepemilikan kendaraan.
-

Terungkap: SMAN 1 Jepon Dulu Berbahaya, Revitalisasi Kini Jamin Kenyamanan Belajar Siswa
SMAN 1 Jepon, Blora, Jawa Tengah, kini nyaman untuk belajar setelah direvitalisasi. Dana Rp1,6 miliar dari Bantuan Kemasyarakatan Presiden digunakan untuk memperbaiki tiga kelas dan satu gedung indoor. Sebelumnya, fasilitas sekolah seperti ubin retak dan atap bolong membahayakan siswa. Program revitalisasi ini meningkatkan keamanan dan kenyamanan lingkungan belajar.
-

Akhiri 5 Tahun Isolasi! Jembatan Garuda Kini Hubungkan Kembali Tiga Desa di Sukoharjo
Jembatan Perintis Garuda di Sukoharjo kini menghubungkan tiga desa: Tangkisan, Majasto, dan Tambak Boyo. Setelah lebih dari lima tahun terisolasi, warga akhirnya kembali terkoneksi. Pembangunan jembatan ini mempermudah akses pertanian, pendidikan, dan sosial, mempersingkat waktu tempuh dari 30 menit menjadi 3-5 menit. Mobilitas masyarakat meningkat.
-

Dari Putus Sekolah ke Bangku Kelas: Anak Pemulung Boyolali Kini Raih Pendidikan Gratis di Sekolah Rakyat
Seorang pemulung di Boyolali, Sarjo (50), kini bisa menyekolahkan kembali anaknya yang sempat putus. Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen, inisiasi Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial, memfasilitasi pendidikan anak Sarjo. Fasilitas lengkap seperti tempat tinggal dan kebutuhan belajar disediakan, meringankan beban ekonomi keluarga.
-

Dulunya Terpaksa Kerja di Bengkel, Remaja Ini Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat dari Pemerintah
Hendi Saputro, remaja Sragen, sempat putus sekolah dan bekerja di bengkel karena kondisi keluarga. Kini, ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen. Program ini menyediakan pendidikan gratis serta fasilitas lengkap bagi anak prasejahtera. Hendi mempersiapkan masa depan.
-

Akhiri Keterbatasan: Anak Buruh Tani Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat Pemerintah
Punijah, buruh tani di Sragen, bersyukur anaknya, Ahmad Lutfi, dapat kembali bersekolah di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 78 Sragen. Sebelumnya, Lutfi putus sekolah karena kendala biaya. Program ini menjamin pendidikan anak tanpa biaya. Punijah juga menerima bantuan sosial untuk menopang ekonomi keluarga.
-

Petani Punk Gunungkidul: Dari Berandal Jalanan, Kini Hasil Panennya Andalkan Dapur MBG
Komunitas Petani Punk Gunungkidul, Yogyakarta, didirikan Pratisna Sibag pada 2018 untuk mengatasi sawah sepi anak muda. Kini, mereka memasok bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG). Petani Punk berkontribusi pada ketahanan pangan lokal sekaligus menjadi kontrol sosial terhadap pelaksanaan program tersebut.
-

Terobosan Digital di Bima: Internet Kini Hadir di SMPN 03, Akhiri Era Perburuan Sinyal di Bukit
Siswa SMPN Lambitu Satu Atap Bima kini bisa internetan di sekolah. Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyediakan bantuan internet Satria-1 sejak 12 April. Layanan ini memeratakan digitalisasi di wilayah terdepan, terpencil, dan tertinggal (3T) NTB. Sebelumnya, siswa harus ke bukit untuk akses internet. Kini, mereka belajar dan ujian nyaman di kelas.
-

Revolusi Pendidikan Gizi: Mengapa Siswa Kini Lebih Antusias dan Paham Nutrisi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menemukan dampak positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia selama 1 tahun 3 bulan. Siswa lebih sehat, bersemangat, dan kehadiran sekolah meningkat. Studi LabSosio UI serta quick assessment 2025 menunjukkan pemahaman edukasi gizi anak membaik. Dirjen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto mengungkap fakta-fakta ini.