Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
loading…
Presiden Prabowo Subianto melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN. Prabowo juga melantik Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026). Foto: Binti Mufarida
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Prabowo juga melantik Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono sebagai Wakil Kepala BGN.
Pelantikan Kepala BGN dan Wakil BGN di dalam Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 berlangsung di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/6/2026).
Pengangkatan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN dan dua wakilnya itu didasarkan pada Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres RI) Nomor 18/M Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala dan Wakil Kepala BGN Periode Tahun 2024-2029.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo mengambil sumpah jabatan Nanik S Deyang dan dua wakilnya Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono yang dilantik.
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
loading…
Presiden KSPI dan Partai Buruh, Said Iqbal membenarkan dirinya akan dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan sore ini. Foto/SindoNews
JAKARTA – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh, Said Iqbal membenarkan dirinya akan dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan.
Said mengatakan pelantikan ini akan dilaksanakan pukul 16.30 WIB di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (8/6/2026). “Jam 16.30 dilantik di istana,” ujar Said saat dihubungi awak media.
Said membeberkan dirinya telah dihubungi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengenai kabar pelantikan ini. “Ditelpon semalam oleh Pak Seskab Letkol Teddy,” katanya.
Kemudian, Said memastikan akan dilantik Presiden Prabowo sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan. Dia menjelaskan kedudukannya setingkat menteri sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 137 tahun 2024.
JAKARTA – Staf Khusus Menteri Agama RI, Gugun Gumilar mengajak seluruh umat menjaga kerukunan , persatuan, dan semangat kebangsaan. Hal ini disampaikan Gugun Dalam acara “Sanghadana Vesak Festival 2026” yang diselenggarakan Young Buddhist Association di Mal Taman Anggrek, Jakarta, Minggu (7/6/2026).
Ia juga berharap pemerintah selalu diberikan kemudahan dan perlindungan dalam menjalankan amanah untuk melayani masyarakat. “Melalui momentum Waisak ini, mari kita perkuat gotong royong, saling bekerja sama, menjaga kerukunan, dan bersama-sama mendukung pemerintah demi Indonesia yang damai, maju, dan sejahtera,” katanya.
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
loading…
Ketua Umum Relawan Jaringan Nasional (Jarnas) Prabowo-Gibran, Nasarudin, bersama Prabowo Subianto. Foto/Istimewa
JAKARTA – Kebijakan strategis yang dijalankan Presiden Prabowo Subianto merupakan bagian dari upaya besar negara dalam memerangi mafia ekonomi dan mafia sumber daya alam (SDA) yang selama ini dinilai merugikan kepentingan nasional. Hal itu disampaikan Ketua Umum Relawan Jaringan Nasional (Jarnas) Prabowo-Gibran, Nasarudin.
Menurut Nasarudin, langkah pemerintah memperkuat kemandirian ekonomi nasional tidak terlepas dari berbagai tantangan dan tekanan yang muncul, baik dari dalam maupun luar negeri.
“Presiden Prabowo sedang memimpin perang besar melawan mafia ekonomi dan mafia sumber daya alam. Ketika negara mulai membenahi tata kelola kekayaan nasional, memperkuat penerimaan negara, dan mengurangi ketergantungan terhadap pihak luar, tentu akan muncul berbagai bentuk perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini menikmati keuntungan dari sistem yang tidak sehat,” ujar Nasarudin dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).
Ia mengapresiasi komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan ekonomi nasional, termasuk upaya mengurangi ketergantungan terhadap lembaga keuangan internasional seperti IMF dan Bank Dunia. Menurutnya, Indonesia perlu mengoptimalkan potensi sumber daya alam serta memperkuat sektor produksi dalam negeri guna mendukung pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami mendukung kebijakan pemerintah yang tidak menjadikan utang luar negeri sebagai solusi utama pembangunan. Indonesia memiliki sumber daya yang besar dan harus mampu berdiri di atas kekuatan ekonominya sendiri,” katanya.
Kisah Arlan, Siswa Sekolah Rakyat yang Terinspirasi Prabowo: Ingin Jadi Menteri Pendidikan
Suasana semangat dan haru mewarnai kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6). Dalam momen itu, sorot mata Prabowo tertuju pada penampilan salah satu siswa bernama I Ketut Arlan. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Tabanan, Idola 92.6 FM-Suasana semangat dan haru mewarnai kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. Dalam momen itu, sorot mata Prabowo tertuju pada penampilan salah satu siswa bernama I Ketut Arlan.
Arlan menyampaikan pesan langsung berbahasa Inggris untuk menggambarkan rasa terima kasih dan harapan besar terhadap masa depan pendidikan di Indonesia melalui Sekolah Rakyat yang diinisiasi Prabowo.
“Thank you President Prabowo Subianto, thank you for giving us school, food, shelters, teachers and hope. Thank you for Indonesia future belong to every child,” ujar Arlan di atas panggung dan langsung mendapatkan tepuk tangan dari Prabowo.
Usai penampilan itu, Prabowo tak lupa untuk memberikan apresiasi secara langsung kepada Arlan. Prabowo memberikan kenang-kenangan berupa pin sebagai simbol penghargaan atas semangat, kerja keras, dan keberaniannya.
Di kesempatan yang sama, Prabowo menanyakan apa cita-cita Arlan selepas mengenyam pendidikan di Sekolah Rakyat. Dengan lantang, Arlan menjawab bahwa ia ingin menjadi Menteri Pendidikan.
Dari cita-citanya. Arlan berharap generasi seterusnya juga bisa mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama di Sekolah Rakyat.
“Cita-cita saya tuh mau jadi Menteri Pendidikan karena saya itu peduli dengan generasi-generasi muda. Jadi, saya itu ingin mendidik dan bisa memberikan hal-hal baik kepada generasi mendatang,” kata Arlan.
Dia mengingat pesan yang disampaikan oleh Prabowo saat memberikan arahan dalam sambutannya agar senantiasa terus semangat dalam menggapai cita-cita.
“Saya tuh harus lebih semangat lagi untuk meraih cita-cita. Saya tidak boleh menyerah, apa pun rintangan yang terjadi,” kata Arlan. (her/dav)
Prabowo Santap Makan Siang Gratis Bersama Pelajar Sekolah Rakyat di Tabanan: Momen Lahap yang Jadi Sorotan
Presiden Prabowo Subianto makan siang bersama pelajar Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6). Kegiatan ini menampilkan menu Makan Bergizi Gratis (MBG). Prabowo berinteraksi dengan siswa dan wali murid di ruang makan sekolah tersebut.
Prabowo Tegaskan: Sekolah Rakyat, Solusi Nyata Warga Termiskin dan Kurang Berdaya
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang layak. Hal itu disampaikan Presiden saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Tabanan, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu masyarakat yang paling membutuhkan, khususnya anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses pendidikan yang layak.
Saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6), Presiden menekankan, tujuan utama program tersebut adalah memberikan kesempatan yang lebih baik bagi kelompok masyarakat yang selama ini menghadapi berbagai keterbatasan.
“Memang Sekolah Rakyat kita wujudkan untuk membantu mereka yang paling susah, mereka yang paling kurang berdaya,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, pembangunan bangsa pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendidikan menjadi salah satu instrumen penting untuk membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.
“Pembangunan kita sebagai bangsa tujuannya adalah untuk membuat seluruh rakyat Indonesia hidupnya layak, hidupnya baik. Karena itu usaha untuk berbuat agar rakyat hidup baik, hidup layak adalah usaha yang sangat besar. Kita harus bekerja keras di semua bidang,” kata Prabowo.
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menyoroti tingginya antusiasme masyarakat terhadap program Sekolah Rakyat. Berdasarkan laporan yang diterimanya, jumlah pendaftar di SRMP 17 Tabanan telah mencapai sekitar 400 siswa, sementara kapasitas sekolah saat ini baru sekitar 270 siswa.
Menyikapi kondisi tersebut, Presiden meminta pemerintah pusat dan pemerintah daerah segera mencari solusi agar lebih banyak anak dapat memperoleh akses pendidikan melalui Sekolah Rakyat.
“Berarti kita harus tambah secepat mungkin, nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak ya nanti pemerintah pusat cari lahan. Ya kita upayakan,” ujar Prabowo.
Presiden juga meminta Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memanfaatkan fasilitas negara yang tersedia sambil menunggu pembangunan sekolah permanen.
“Nanti diusahakan bupati-bupati kita. Gimana caranya kreativitas saudara diupayakan. Seskab koordinasi dengan Kementerian Lembaga lain, (kalau ada fasilitas) mungkin kurang dimanfaatkan bisa dipinjam sampai sekolah yang permanen jadi,” tutur Prabowo.
Pemerintah sendiri telah menyiapkan rencana pengembangan Sekolah Rakyat di Bali. Menurut Menteri Sosial Saifullah Yusuf, ke depan pemerintah menargetkan pembangunan satu Sekolah Rakyat permanen di setiap kabupaten dan kota di Pulau Dewata.
“Untuk rencananya (akan dibangun Sekolah Rakyat di) semua kabupaten satu, kota satu,” ujar Gus Ipul, sapaan akrab Saifullah Yusuf. (her/dav)
Prabowo Sorot Misi Besar Siswa Sekolah Rakyat: Angkat Derajat Orang Tua, Tentukan Arah Bangsa
Presiden RI Prabowo Subianto meminta siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, untuk terus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi. Hal itu disampaikan Presiden Prabowo di hadapan orang tua dan para siswa SRMP 17 Tabanan, Minggu (7/6). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Tabanan, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto meminta siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, untuk terus belajar, menghormati orang tua dan guru, serta tidak pernah menyerah dalam mengejar cita-cita di tengah berbagai keterbatasan yang mereka hadapi.
Presiden Prabowo menekankan pentingnya menghormati guru, mencintai orang tua, menjaga sikap santun, serta memiliki semangat pantang menyerah dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
“Patuh sama guru ya. Selalu cintai orang tuamu. Orang tuamu bekerja keras untuk kamu. Apapun pekerjaannya adalah sangat mulia. Kamu nanti harus angkat (derajat) orang tuamu. Kamu harapan orang tuamu,” ujar Presiden Prabowo di hadapan orang tua dan para siswa SRMP 17 Tabanan, Minggu (7/6).
Prabowo mengajak para siswa untuk terus belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga hubungan baik dengan sesama. Dia mengingatkan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga oleh karakter dan sikap yang baik dalam kehidupan sehari-hari.
“Belajar, belajar, belajar yang baik. Hormati guru, cintai orang tua. Selalu rukun sama kawan. Selalu baik sama orang lain. Sopan santun,” katanya.
Presiden turut mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh sikap negatif terhadap orang lain. Ia meminta para siswa menjalani kehidupan tanpa rasa benci dan iri agar bisa berhasil. “Jangan sekali-sekali jelek-jelekin orang. Jangan benci orang lain. Hidup dengan baik, rukun. Itu kunci dari keberhasilan,” lanjutnya.
Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, Presiden juga memberikan semangat kepada salah seorang siswa yang menceritakan pengalaman pernah menjadi sasaran ejekan. Menurut Presiden, setiap orang, termasuk dirinya sebagai Presiden sampai sekarang, juga pernah mengalami hal serupa.
“Terima kasih tadi, siapa. Bagus (Siswa Sekolah Rakyat Tabanan 17 Bali) ya. Kamu dulu diejek, nggak apa-apa. Nggak apa-apa diejek. Jangankan kamu, saya pun sering diejek sampai sekarang. Presiden pun sering diejek. Nggak apa-apa, yang penting hatimu, hati kita baik. Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh. Semakin berani, semakin sopan. Dihina, sopan. Jangan kecil hati,” ujarnya.
Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyampaikan bahwa banyak tokoh sukses lahir dari keluarga sederhana dan mampu mengubah nasib karena tidak menyerah pada keadaan. Oleh karena itu, para siswa harus tetap optimis dan melihat sisi positif dalam setiap kesulitan yang dihadapi.
“Terima kasih. Kamu nanti akan berhasil. Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin. Banyak sekali. Tapi anaknya tidak mau menyerah. Anaknya tidak mau putus asa. Anaknya selalu gembira. Di tengah kesulitan, cari yang baik. Pasti akan ada kebaikan yang datang. Kita percaya itu,” ujarnya.
Presiden Prabowo mengajak dan mengingatkan seluruh unsur Sekolah Rakyat Tabanan, Bali, untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya demi masa depan generasi muda Indonesia.
“Kepala sekolah, jalankan tugas dengan sebaik-baiknya. Anak didik, gunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Teliti, rajin, disiplin, berbuat yang terbaik,” pesan Prabowo. (her/dav)
Prabowo Tinjau Langsung Sekolah Rakyat Bali, Sambutan Tari Kecak Siswa Jadi Magnet Perhatian.
Presiden RI Prabowo Subianto meninjau langsung perkembangan salah satu Sekolah Rakyat di luar Jawa, yakni di Tabanan, Bali, Minggu (07/06). Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas presiden. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Tabanan, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung perkembangan salah satu Sekolah Rakyat di luar Jawa, yakni di Tabanan, Bali. Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program prioritas presiden.
Prabowo tiba di Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, pada pukul 11.42 WITA atau pada pukul 10.42 WIB, Minggu (7/6). Kedatangan Prabowo di Bali disambut hangat dan semarak oleh para siswa dan juga warga sekitar yang sudah menunggu di area sekolah.
Begitu mobil Maung RI 1 kebanggaan Indonesia yang membawa Prabowo memasuki area sekolah, para siswa itu pun langsung berseru serempak bernyanyi dengan kompak menyambut kedatangan.
“Selamat datang Bapak Presiden Prabowo!” seru para pelajar di SRMP 17 Tabanan.
Tak hanya itu, suasana penyambutan juga semakin meriah dengan adanya penampilan Tari Kecak yang merupakan tarian khas Bali yang ditampilkan oleh siswa SRMP 17 Tabanan.
Irama khas “cak… cak… cak…” mengiringi gerak kompak para siswa muda yang tampil penuh semangat di hadapan Prabowo.
Usai pertunjukan singkat itu, Prabowo juga tampak menyempatkan diri berjabat tangan dan menyalami para siswa yang tampil menarikan Tari Kecak itu.
Prabowo juga menyempatkan berbincang singkat dengan sejumlah pelajar. Presiden tampak berinteraksi guyub dengan para siswa. Kegiatan Prabowo dilanjutkan dengan meninjau fasilitas dan proses pembelajaran di SRMP 17 Tabanan.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan bagian dari arahan Prabowo untuk memastikan akses pendidikan bagi anak-anak yang belum bersekolah atau berpotensi putus sekolah.
“Sekolah Rakyat ini merupakan arahan langsung Bapak Presiden. Tidak ada pendaftaran berbayar, tidak boleh ada titipan. Kita menjangkau anak-anak yang selama ini belum tersentuh layanan pendidikan,” ujar Saifullah. (her/dav)
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
loading…
Presiden Prabowo Subianto membagikan potret Sang Proklamator lewat akun media sosialnya, Sabtu (6/5/2026). Foto: Instagram Prabowo
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengenang hari lahir Presiden Pertama RI Soekarno. Dia membagikan potret Sang Proklamator lewat akun media sosialnya, Sabtu (6/5/2026).
Dalam unggahan yang dibagikan pada peringatan hari lahir Bung Karno, Prabowo menampilkan potret sketsa hitam-putih yang memperlihatkan sosok Soekarno sedang memberikan hormat mengenakan peci dan seragam kebesarannya.
Pada bagian atas gambar tertulis pesan “Mengenang Hari Lahir Presiden Soekarno”, sementara tanggal 6 Juni 2026 dicantumkan sebagai penanda peringatan kelahiran sang proklamator. Di bagian bawah, tertera identitas Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia.