Tag: Saham
-

IFG Progress soroti pentingnya tata kelola dalam kenaikan batas investasi saham – Lombok Insider
LOMBOK INSIDER – Rencana peningkatan batas investasi saham bagi industri asuransi dan dana pensiun dari kisaran satu digit menjadi hingga 20% per emiten dinilai dapat memperluas fleksibilitas pengelolaan portofolio. Namun, kebijakan tersebut harus ditempatkan secara ketat dalam kerangka tata kelola investasi dan manajemen risiko yang disiplin agar tidak memicu konsentrasi risiko berlebihan di tengah dinamika…
-

Prabowo ke Para Pengusaha: Seluruh Rakyat Indonesia Pemegang Saham dalam Kekayaan Bangsa
Presiden RI Prabowo Subianto mengajak para pengusaha untuk menjadi bagian dari “Indonesia Incorporated” yang berpijak pada semangat kekeluargaan dan keadilan sosial sebagaimana amanat Pancasila dan UUD 1945. Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi…
-

Terkuak! 5 Fakta Pasar Saham RI Kini Kian Transparan, Investor Wajib Tahu Detailnya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pasar saham Indonesia semakin transparan dan selaras standar global. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut kebijakan baru telah menjawab kekhawatiran pelaku pasar. Peningkatan free float, pengungkapan identitas pemegang saham besar, klasifikasi investor lebih detail, pengumuman HSC, dan kewajiban laporan UBO menjadi bukti nyata.
-

Indeks Saham Anjlok, Rosan Roeslani Desak Reformasi Pasar Investasi Buntut Skandal MSCI
Menteri Investasi Rosan Roeslani mendesak reformasi pasar modal setelah indeks saham anjlok hampir 7% dan kapitalisasi pasar IDX turun Rp 1.198 triliun. Gejolak dipicu kritik MSCI terkait transparansi. Rosan menekankan pentingnya kualitas, transparansi, dan tata kelola pasar saham untuk kepercayaan investor jangka panjang dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.
-

Mengapa Orang Terkaya RI Berani Borong Saham di Tengah Badai Pasar?
Prajogo Pangestu, pemilik Barito Group, melalui Chandra Daya Investasi (CDIA) berencana membeli kembali saham Rp1 triliun (6 Februari-5 Mei). Barito Renewables Energy (BREN) juga akan membeli saham Rp2 triliun. Langkah investasi ini bertujuan menstabilkan harga saham di tengah volatilitas pasar.