Tag: Saya
-

Sisi red flag orang-orang tahlilan yang sulit saya terima
Perdebatan soal perlu atau nggaknya tahlilan ketika ada orang meninggal sempat menghiasi media sosial beberapa waktu lalu. Semua dipicu karena adanya orang-orang yang merasa bahwa alih-alih meringankan, ritus ini justru malah memberatkan atau menambah beban pihak yang sedang berduka. Tuan rumah yang sedang berduka harus menyiapkan makanan, kopi, bahkan rokok buat para jamaah tahlil. Sesuatu…
-

Alasan saya lebih suka curhat ke AI daripada manusia
Kalian juga suka curhat ke AI? Ada fenomena baru yang akhir-akhir ini semakin sering saya temui. Seiring dengan perkembangan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI), kini semakin banyak orang curhat ke AI. Dan, saya salah satunya. Bukan menanyakan atau curhat hal-hal berat, banyak orang curhat ke AI untuk persoalan sepele. Misal, soal gaji yang habis…
-

Buta warna parsial bikin saya tidak bisa jadi apa-apa
Apakah penderita buta warna parsial tidak boleh punya masa depan? Waktu SMP, saya ini golongan anak warnet sejati. Buat sebagian orang tua, warnet itu tempat haram, sarangnya bocil-bocil bandel. Ya wajar sih, mentok-mentok anak seumuranku ke sana buat mabar atau naikin pangkat Point Blank, Lost Saga, atau Crossfire. Pas billing sisa lima menit, baru deh…
-

4 jasa paling nggak terduga yang pernah saya temukan di Threads
Konon, aplikasi Threads itu awalnya digadang-gadang jadi tempat adem buat curhat colongan. Gratis, nggak perlu bayar mahal buat sewa jasa psikolog. Pun, reaksinya juga asli dari manusia, ada pro dan kontra. Bukan cuma selalu divalidasi ala Chat GPT. Akan tetapi, seiring berjalannya waktu dan himpitan kebutuhan in this economy, platform tersebut malah berubah fungsi jadi…
-

KPR rumah tidak bikin saya menyesal meski penuh masalah
Membeli rumah adalah impian banyak orang, termasuk saya. Sebagai buruh pabrik yang merantau jauh dari kampung halaman, bisa memiliki rumah sendiri terasa seperti naik level dalam kehidupan. Setelah tabungan terkuras untuk membayar uang muka, hati terasa lega ketika menandatangani akad KPR di depan petugas bank. Dalam bayangan saya, tantangan berikutnya tunggal satu: membayar cicilan tepat…
-

Dulu saya mengira orang miskin itu malas, dan saya salah
Dulu, dalam beberapa kesempatan diskusi bersama teman, saya selalu mengatakan bahwa kebanyakan orang miskin itu karena malas dan kurang berusaha. Hingga kemudian saya mulai lebih banyak belajar, membaca, dan bertemu dengan lebih banyak manusia dengan berbagai cerita hidupnya membuat saya merasa bahwa keyakinan saya terlalu dangkal. Berjumpa dengan pengalaman-pengalaman baru menyadarkan saya untuk melihat sisi…
-

3 hal yang bikin saya meninggalkan Alfagift, beralih Klik Indomaret
Dulu saya termasuk pengguna setia aplikasi belanja Alfagift untuk memenuhi kebutuhan harian. Tanpa pikir panjang, tanpa menimbang banyak hal, pokoknya Alfagift harga mati. Alasannya sederhana saja, interface aplikasi ini simpel, enak. Banyak aplikasi belanja terasa seperti masuk pasar malam digital, bikin mata capek. Banner iklannya di mana-mana, tombol numpuk, promo muter-muter. Alfagift hadir dengan tampilan…
-

Saya Menyesal Membeli Laptop Advan, Baterainya Boros Banget!
Satu tahun yang lalu saya membeli sebuah laptop dari brand lokal yang namanya sudah nggak asing di telinga masyarakat Indonesia, Advan. Model yang saya beli adalah Advan Soulmate X yang harganya murah meriah yaitu cuma Rp2 jutaan saja. Dengan iklan dan promosi yang menggiurkan, saya tergoda migrasi dari Chromebook ke laptop ini dengan harapan bisa…
-

Alasan Saya Senang Nonton Film di Bioskop Sendirian
Saya kira sudah tak ada lagi oknum kampret yang mengasihani orang yang pergi ke mana-mana sendirian. Ternyata saya salah, di medsos masih ada saja orang-orang seperti itu. Padahal, menurut saya, pergi kemana-mana sendiri, termasuk nonton bioskop, jauh dari kesan kesepian. Malah ada banyak momen terasa lebih seru dan menyenangkan tanpa bareng teman-teman. Memang, pengalaman pertama…
