19 Ahli Waris Anggota Satlinmas Terima Santunan Bpjs Ketenagakerjaan

UNGARAN – Surat (62), warga RT 1/RW 4 Baran Dukuh Ambarawa tak kuasa menahan air mata, setelah menerima uang santunan jaminan kematian dan kecelakaan kerja, dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran.
Istri dari almarhum Sriyono (66), anggota Satlimnas Ambarawa itu bercerita, suaminya meninggal dunia saat ikut mengamankan acara Merti Dusun di tempat tinggalnya.
“Sebelum berangkat tugas, beliau dalam keadaan sehat. Terima kasih atas perhatiannya dengan santunan ini,” katanya, sambil menahan tangis.
Penyerahan santunan jaminan kematian dan kecelakaan kerja BPJS Ketenagakerjaan bagi 19 ahli waris Satlinmas, dilaksanakan berbarengan dengan apel 800 petugas Satlinmas, di markas Satpol PP dan Damkar, Senin (20/7/2026).
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan terima kasih, atas peran Satlinmas menjaga ketentraman dan ketertiban umum.
“Peran Bapak/Ibu sekalian sangat luar biasa. Satlinmas bisa hadir di acara apapun mulai dari hajatan, sosial kemasyarakatan, dan lainnya untuk membantu menjaga dan memelihara ketertiban umum,” katanya.
Dia menyebut, tahun ini pihaknya tetap memberikan insentif bagi seluruh anggota Satlinmas dan jaminan BPJS ketenagakerjaan, sebagai bentuk penghargaan. Hal itu terlaksana juga karena dukungan dari DPRD.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco menyampaikan, ada 7.622 anggota Satlinmas yang menerima insentif. Masing-masing mendapat Rp500 ribu per tahun.
“Ini sudah tahun kelima dan menjadi percontohan nasional. Sedangkan jaminan BPJS, masuk tahun kedua,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan, Cahyaning Indriasari menghargai langkah Pemkab Semarang dalam melindungi para anggota Satlinmas, saat bertugas dengan mengikutkan program jaminan sosial.
Disampaikan, santunan jaminan kecelakaan kerja dan kematian yang diserahkan untuk 19 ahli waris, senilai Rp874 juta.
“Mereka bekerja membantu masyarakat tidak mengenal waktu dan berisiko tinggi. Dengan perlindungan itu, mereka bisa bekerja lebih fokus dan tenang,” jelasnya.
Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng
UNGARAN – Surat (62), warga RT 1/RW 4 Baran Dukuh Ambarawa tak kuasa menahan air mata, setelah menerima uang santunan jaminan kematian dan kecelakaan kerja, dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Ungaran.
Istri dari almarhum Sriyono (66), anggota Satlimnas Ambarawa itu bercerita, suaminya meninggal dunia saat ikut mengamankan acara Merti Dusun di tempat tinggalnya.
“Sebelum berangkat tugas, beliau dalam keadaan sehat. Terima kasih atas perhatiannya dengan santunan ini,” katanya, sambil menahan tangis.
Penyerahan santunan jaminan kematian dan kecelakaan kerja BPJS Ketenagakerjaan bagi 19 ahli waris Satlinmas, dilaksanakan berbarengan dengan apel 800 petugas Satlinmas, di markas Satpol PP dan Damkar, Senin (20/7/2026).
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyampaikan terima kasih, atas peran Satlinmas menjaga ketentraman dan ketertiban umum.
“Peran Bapak/Ibu sekalian sangat luar biasa. Satlinmas bisa hadir di acara apapun mulai dari hajatan, sosial kemasyarakatan, dan lainnya untuk membantu menjaga dan memelihara ketertiban umum,” katanya.
Dia menyebut, tahun ini pihaknya tetap memberikan insentif bagi seluruh anggota Satlinmas dan jaminan BPJS ketenagakerjaan, sebagai bentuk penghargaan. Hal itu terlaksana juga karena dukungan dari DPRD.
Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Semarang, Anang Sukoco menyampaikan, ada 7.622 anggota Satlinmas yang menerima insentif. Masing-masing mendapat Rp500 ribu per tahun.
“Ini sudah tahun kelima dan menjadi percontohan nasional. Sedangkan jaminan BPJS, masuk tahun kedua,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil BPJS Ketenagakerjaan, Cahyaning Indriasari menghargai langkah Pemkab Semarang dalam melindungi para anggota Satlinmas, saat bertugas dengan mengikutkan program jaminan sosial.
Disampaikan, santunan jaminan kecelakaan kerja dan kematian yang diserahkan untuk 19 ahli waris, senilai Rp874 juta.
“Mereka bekerja membantu masyarakat tidak mengenal waktu dan berisiko tinggi. Dengan perlindungan itu, mereka bisa bekerja lebih fokus dan tenang,” jelasnya.
Penulis: Junaedi, Diskominfo Kab Semarang
Editor: Di, Diskomdigi Jateng
