Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar lomba penulisan artikel bagi mahasiswa se-Jawa Tengah pada tahun 2026, sebuah inisiatif yang jelas mengarah pada upaya legitimasi program-program pembangunan yang telah berjalan, alih-alih mencari kritik substantif. Dengan total hadiah hanya Rp14 juta, ajang ini mempertanyakan komitmen Pemprov dalam mendorong partisipasi kritis.
Lomba bertema “Inovasi, Capaian, dan Tantangan Pembangunan Jawa Tengah” ini secara spesifik mengarahkan peserta untuk membedah program-program era kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin, termasuk desalinasi air, penanganan rob, hingga pengentasan kemiskinan. Sekretaris Daerah Sumarno mengklaim lomba ini untuk menghimpun ide dan “kritik konstruktif”, sebuah klaim yang patut dicermati.
Agenda Terselubung
Subtema yang ditawarkan mencakup Infrastruktur dan Lingkungan (Desalinasi Air, Perbaikan Jalan, Penanganan Rob dan Banjir, Mageri
Leave a Reply