Category: Gaya Hidup
-

Cor dak malam hari itu ada alasan validnya, bukan karena gabut
Bagi orang awam, khususnya anak muda yang terbiasa tidur nyenyak ber-AC, suara gesekan sekop beradu dengan batu koral di atas terpal jam 12 malam adalah sebuah teror. Rasanya pengin marah, tapi berhubung ini di desa, niat itu langsung surut. Di kampung, bunyi sekop dan sahut-sahutan orang kerja di tengah malam bukan pertanda ada proyek siluman…
-

Nakes dan pasien BPJS bukan musuh, tapi korban sistem busuk
Nakes vs pasien BPJS tidak seharusnya terjadi. Miris sekali karena keduanya sebenarnya adalah korban dari sistem kesehatan yang sangat tidak sehat. “Tidak semua luka datang dari goresan dan penyakit fisik. Adakalanya datang dari kalimat yang diucapkan ketika seseorang berada dalam keadaan paling tidak berdaya.” Agaknya nasihat itu relevan untuk menggambarkan konteks yang dialami oleh seorang…
-

Pemilik kos nggak problematik seharusnya tercantum dalam brosur
Jangan lupakan faktor pemiliki kos ketika mencari kos-kosan nyaman. Diterima kuliah rasanya memang luar biasa, apalagi kalau bisa masuk ke kampus yang diidam-idamkan. Rasanya, masa-masa paling keren dalam hidup akan segera dimulai. Bayangan diri sedang mengenakan jaket almamater sambil menelusuri sudut-sudut kampus pun langsung terbayang di pelupuk mata. Akan tetapi, sabar. Semua ada prosesnya. Sebelum…
-

Keliling naik motor malam hari, obat stres paling murah
Pernah nggak sih, kalian keluar naik motor malam hari tanpa tujuan? Bukan pengin pergi buat nongkrong atau ada urusan. Tetapi, hanya ingin mencari sebuah ketenangan dan beristirahat dari padatnya aktivitas atau beban pikiran sejenak. Saya pribadi juga melakukan hal itu saat sedang merasa memiliki banyak pikiran di kepala. Entah kenapa, setelah itu beban di kepala…
-

Nasib perempuan desa usia 20-an, dianggap tua dan dipaksa nikah
Hidup sebagai perempuan desa usia 20-an tidak pernah mudah. Sejak remaja aku tinggal di kota. Namun, aslinya aku adalah orang yang tinggal di pelosok desa. Itu mengapa, aku dan keluarga selalu sempatkan untuk pulang ke kampung halaman tiap ada kesempatan. Desa tempat asalku seperti kebanyakan narasi hidup desa yang kalian dengar. Rumah-rumah di sana berjejer…
-

Gaji UMK 2 juta rupiah nggak akan punya masa depan cerah
Cita-cita saya sewaktu kecil tampak terlalu sederhana untuk direnungi di masa dewasa. Atau mungkin jawaban lantang dan polos “ingin jadi guru, ingin jadi pilot, dokter, dan sebagainya” adalah jawaban optimis yang saya rindukan, tepat setelah jawaban “ingin gaji di atas UMK” menyerang pola pikir atas reaksi melihat kenyataan. Pelan-pelan saya sadar bahwa mimpi tentang masa…
-

Burnout bukan hak istimewa dokter, profesi lain juga punya!
Belakangan ini istilah burnout kembali ramai dibicarakan setelah IDI menyebut kelelahan emosional sebagai salah satu faktor yang dapat memengaruhi perilaku sebagian tenaga kesehatan di media sosial. Saya tidak kesulitan memahami penjelasan itu. Menjadi dokter atau tenaga kesehatan memang bukan pekerjaan ringan. Ada jam kerja panjang, tekanan mengambil keputusan, dan tanggung jawab yang menyangkut keselamatan orang…
-

3 lomba agustusan yang sebaiknya ditiadakan, banyak mudaratnya
Setiap bulan Agustus, kampung-kampung di Indonesia mendadak berubah menjadi panitia besar. Orang yang biasanya sulit diajak kerja bakti tiba-tiba rajin menghadiri rapat. Grup WhatsApp RT yang sebelas bulan hanya berisi informasi orang meninggal atau menjenguk tetangga yang sakit, mendadak ramai membahas lomba Agustusan. Saya tentu senang melihat antusiasme itu. Agustusan memang bukan sekadar soal hadiah.…
-

Anak terakhir perempuan paling sering disalahpahami di keluarga
Sejak kecil saya familiar dengan ucapan orang-orang yang menyematkan titel manja kepada anak terakhir, terlebih anak terakhir perempuan. Saya pun salah satu dari banyaknya anak bungsu perempuan yang kena label itu. Banyak orang mengatakan, peran terenak di keluarga adalah menjadi anak terakhir. Kata mereka, apapun yang dimau si anak ragil pasti akan diwujudkan oleh orang…
