Akhiri Kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
loading…
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Tanah Air setelah mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Republik Prancis. Foto/SindoNews
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Tanah Air setelah mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis pada Jumat (29/5/2026).
Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Bandara Orly, Paris, Prancis.
Setibanya di Bandara Orly, Presiden Prabowo menerima penghormatan militer berupa pasukan jajar kehormatan sebanyak 21 personel yang berdiri di sisi kiri dan kanan karpet merah.
Tampak menyambut Prabowo di depan karpet merah yakni Menteri Urusan Frankofoni, Kemitraan Internasional, dan Warga Negara Prancis di Luar Negeri Eléonore Caroit dan Gubernur Militer Paris Jenderal Loïc Mizon.
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
Sembilan WNI anggota misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla akan tiba di Indonesia Minggu (24/5/2026) sore. Mereka sebelumnya ditangkap militer Israel. Perjalanan dilakukan dari Istanbul, Turki, menuju Dubai, lalu ke Indonesia. Kedatangan dijadwalkan pukul 15.30 WIB di Bandara Soekarno-Hatta.
9 WNI yang Ditahan Israel Tiba di Tanah Air, Menlu: Terima Kasih kepada Turki hingga Yordania
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri, Minggu (24/5), menyambut kedatangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sebelumnya mengalami penangkapan dan penahanan oleh otoritas Israel. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri menyambut kedatangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) relawan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 yang sebelumnya mengalami penangkapan dan penahanan oleh otoritas Israel.
Dalam penyambutan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5), Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan apresiasi kepada negara-negara sahabat yang membantu proses penjemputan para aktivis GSF yang ditahan di Pelabuhan Ashdod oleh otoritas Israel, termasuk para relawan asal Indonesia.
“Khusus ucapan terima kasih kami sampaikan kepada pemerintah Turki, Yordania, dan Mesir yang telah membantu. Secara khusus, pemerintah Turki juga membantu penjemputan saudara-saudara kita dari Ashdod,” kata Sugiono.
Menteri Luar Negeri juga mengapresiasi para aktivis GSF 2.0 atas upaya mereka memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dan menyerukan perdamaian.
Pemerintah Indonesia kembali mengecam tindakan kekerasan dan perlakuan tidak manusiawi terhadap para relawan WNI GSF 2.0 oleh otoritas Israel. Menurut Sugiono, intersepsi dan penahanan terhadap para aktivis tersebut merupakan pelanggaran hukum internasional.
“Kami juga telah menyampaikan kecaman ini di Dewan Keamanan PBB pada 21 Mei lalu. Ini merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak boleh dibiarkan,” imbuh Sugiono.
Tak Terbukti Langgar Aturan
Panitia Pusat GSF sekaligus Koordinator Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), Maimon Herawati, menegaskan bahwa para aktivis GSF tidak terbukti melanggar aturan apa pun.
Maimon menjelaskan bahwa proses penjemputan dan pemulangan para WNI dilakukan secara bertahap oleh GPCI bersama panitia GSF sejak para relawan tiba di Pelabuhan Ashdod. Para aktivis terlebih dahulu menjalani proses registrasi serta pendampingan hukum sebelum dipindahkan ke Penjara Ketziot.
Pendampingan hukum terhadap para relawan terus dilakukan oleh tim Adalah Legal Center hingga mereka kemudian dibawa menggunakan bus menuju Bandara Ramon di Eilat. Dari bandara tersebut, para aktivis dipulangkan menggunakan tiga pesawat yang telah disiapkan pemerintah Turki.
“Saya berterima kasih kepada Kemenlu yang sudah memberikan tiket pulang. Alhamdulillah, terima kasih Kemenlu, hatur nuhun, dan juga telah membantu proses di bandara,” ujar Maimon.
Maimon juga mengatakan bahwa Global Sumud Flotilla saat ini tengah membangun kasus hukum internasional terkait penangkapan para aktivis tersebut karena adanya dugaan pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan oleh otoritas Israel.
Pencegatan terhadap armada kemanusiaan GSF di perairan internasional oleh otoritas Israel pada Senin (18/5) berujung pada penangkapan sekitar 430 aktivis dari 44 negara, termasuk sembilan WNI.
Selama masa penahanan, para aktivis dilaporkan mengalami sejumlah tindakan kekerasan serta perlakuan tidak manusiawi oleh otoritas militer Israel.
Setelah serangkaian langkah diplomatik dan kekonsuleran yang dilakukan secara intensif oleh Pemerintah RI bersama berbagai pihak, termasuk GSF dan GPCI, kesembilan WNI akhirnya dibebaskan pada 21 Mei 2026. Mereka kemudian menjalani pemeriksaan kesehatan di Istanbul, Turki, sebelum kembali ke Tanah Air. (her/dav)
Pulang ke Tanah Air, Relawan WNI Ceritakan Brutalnya Penyiksaan Tentara Israel
loading…
Aktivis kemanusiaan, Herman Budianto yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 menceritakan saat ditangkap tentara Israel hingga mengalami penganiayaan brutal. Foto/Yuwantoro Winduajie
JAKARTA – Misi kemanusiaan yang bertujuan mengirimkan bantuan ke Gaza, Palestina justru berujung pada penangkapan dan penyiksaan oleh tentara Israel. Hal itu dialami sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0.
Mereka sebelumnya berlayar membawa bantuan menuju Gaza sebelum akhirnya ditangkap militer Israel saat masih berada di tengah laut. Salah satu aktivis kemanusiaan, Herman Budianto, mengaku bersyukur bisa kembali ke Indonesia dengan selamat.
Namun, dia menyebut selama penahanan, para peserta misi kemanusiaan mengalami tindakan penyiksaan yang brutal.
“Kami menyampaikan bahwa memang penyiksaan-penyiksaan yang dilakukan oleh IDF itu nyata, sangat keji, sangat brutal. Dari mulai proses penculikan sampai dengan proses yang panjang sekitar empat hari melakukan penyiksaan-penyiksaan tadi,” kata Herman di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026).
Menlu: Diplomasi RI Berbuah, 9 WNI Relawan Gaza Segera Pulang ke Tanah Air
Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan sembilan WNI relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 telah dibebaskan dan saat ini tengah dalam perjalanan keluar dari wilayah Israel menuju Istanbul, Turki sebelum kembali ke Indonesia. Hal itu disampaikan Sugiono dalam pernyataan resminya, Kamis (21/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Menteri Luar Negeri RI Sugiono memastikan sembilan WNI relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 telah dibebaskan dan saat ini tengah dalam perjalanan keluar dari wilayah Israel menuju Istanbul, Turki sebelum kembali ke Indonesia.
Sugiono menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja diplomasi intensif yang dilakukan pemerintah Indonesia sejak menerima laporan pencegatan armada kemanusiaan tersebut.
“Perkembangan positif ini merupakan buah kerja keras dan koordinasi erat yang dilakukan Pemerintah Indonesia secara intensif sejak menerima laporan pencegatan armada GSF 2.0,” ujar Sugiono dalam pernyataan resminya, Kamis (21/5).
Kementerian Luar Negeri melalui Direktorat Pelindungan WNI mengoptimalkan seluruh jalur diplomatik yang tersedia, termasuk koordinasi dengan sejumlah perwakilan RI di luar negeri guna memastikan keselamatan para WNI.
Pemerintah Indonesia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Turki atas dukungan aktif dalam memfasilitasi proses pemulangan para relawan tersebut.
“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Turki atas peran aktif dan dukungan penuh dalam memfasilitasi proses pemulangan ini,” kata Sugiono.
Pemerintah Indonesia kembali menegaskan kecaman atas perlakuan tidak manusiawi yang diterima para relawan selama masa penahanan.
Indonesia menilai tindakan terhadap warga sipil yang menjalankan misi kemanusiaan merupakan pelanggaran serius terhadap hukum humaniter internasional.
Pemerintah memastikan akan terus mengawal proses pemulangan hingga seluruh WNI tiba kembali di tanah air dalam keadaan aman dan sehat.
“Pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga seluruh WNI tiba kembali ke tanah air dengan selamat,” tegas Sugiono.
Untuk diketahui, sebelumnya sembilan WNI relawan kemanusiaan yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla 2.0 sempat ditangkap oleh pasukan militer Israel pada 18-19 Mei 2026.
Mereka ditangkap di perairan internasional dekat Siprus dalam operasi pencegatan misi kemanusiaan yang membawa bantuan logistik dan obat-obatan menuju Gaza, Palestina. (her/dav)
Asus Adol Resmi Diluncurkan: Speaker Bluetooth 20W Tahan Air IPX7 Harga Rp700 Ribuan
Foto: Gizmochina
Teknologi.id – Pasar perangkat audio portabel kembali kedatangan penantang baru yang ramah di kantong. Asus secara resmi memperluas lini produk audionya dengan meluncurkan speaker Bluetooth terbaru melalui sub-brand mereka, Adol, untuk pasar China. Meskipun diperkenalkan tanpa promosi besar-besaran, perangkat ini langsung mencuri perhatian berkat kombinasi desain ringkas, performa audio bertenaga, serta dekorasi lampu RGB modern.
Saat ini, speaker Bluetooth Asus Adol telah meluncur di platform e-commerce JD.com dengan harga 239 yuan, atau jika dikonversikan setara dengan Rp700 ribuan. Melalui lini Adol ini, Asus mencoba menghadirkan solusi perangkat audio yang tidak hanya mumpuni untuk penggunaan di dalam ruangan, tetapi juga tangguh dan praktis untuk mendukung aktivitas luar ruangan.
Asus merancang speaker Bluetooth Adol dengan mengutamakan aspek mobilitas harian. Perangkat ini tampil dengan dimensi bodi yang ringkas, yakni 142 x 86 x 57 mm, serta bobot ringan hanya 480 gram sehingga sangat mudah diselipkan ke dalam tas ransel tanpa memakan banyak ruang. Selain itu, Asus menyertakan tali bawaan (lanyard) untuk memudahkan pengguna saat ingin menjinjing atau menggantungkan speaker di alam terbuka.
Guna memastikan ketangguhannya saat dibawa bepergian, speaker ini telah mengantongi sertifikasi ketahanan air IPX7. Dengan rating tersebut, perangkat ini diklaim mampu bertahan dari cipratan air hingga terendam air pada kedalaman tertentu selama beberapa waktu, menjadikannya opsi yang aman untuk menemani aktivitas camping, piknik, atau bersantai di area kolam renang. Untuk menyesuaikan gaya pengguna muda, Asus menyediakan empat varian warna modern: Meteorite Gray, Rose Gold Pink, Sage Green, dan Iris Purple.
Sistem Tiga Driver 20W dan Dukungan Fitur TWS
Meskipun dimensinya tergolong minimalis, sektor performa audio speaker Asus Adol ini tidak bisa dipandang sebelah mata. Asus membenamkan sistem tiga driver (three-driver system) yang mampu menghasilkan total output daya sebesar 20W. Konfigurasi audio ini terdiri atas dua driver bass dan satu komponen tweeter khusus, yang dikombinasikan untuk memproduksi dentuman bass yang dalam namun tetap menjaga kejernihan vokal serta suara treble.
Aktivitas mendengarkan musik juga bisa dibuat lebih imersif berkat hadirnya dukungan teknologi True Wireless Stereo (TWS). Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menghubungkan dua unit speaker Asus Adol secara bersamaan demi menciptakan efek audio stereo yang lebih luas saat menggelar acara berkumpul bersama teman atau keluarga.
Konektivitas Bluetooth 6.0 dan Fitur Cincin RGB
Foto: Gizmochina
Pada bagian depan bodi speaker, terdapat logo Adol yang dikelilingi oleh cincin lampu RGB estetik. Pengguna dapat memilih lima mode pencahayaan berbeda, termasuk mode visual khusus yang membuat kerlipan lampu bergerak dinamis mengikuti irama musik yang sedang diputar.
Untuk urusan konektivitas nirkabel, speaker ini mengadopsi teknologi Bluetooth 6.0 terbaru yang menawarkan jangkauan transmisi stabil hingga jarak 10 meter sekaligus menjaga kualitas streaming audio tetap optimal. Di samping koneksi nirkabel, Asus tetap menyediakan fleksibilitas lewat opsi pemutaran musik jalur alternatif, seperti slot kartu TF untuk memori eksternal dan port audio AUX bagi pengguna yang ingin mengandalkan sambungan kabel konvensional. Speaker ini juga dilengkapi mikrofon internal yang mendukung panggilan telepon secara hands-free.
Sektor daya didukung oleh baterai berkapasitas 2.000mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 10 jam penggunaan. Namun, durasi operasional tersebut dicapai dengan catatan volume suara berada di tingkat 50 persen serta lampu RGB dalam kondisi dinonaktifkan.
Kehadiran produk Asus Adol ini semakin memperparah ketatnya kompetisi pasar audio portabel kelas menengah yang kini mulai bergeser ke arah inovasi fitur unik. Sebagai pembanding, belum lama ini brand GOBOULT merilis speaker bergaya Mustang yang mengadopsi desain retro mirip amplifier Marshall dengan harga terjangkau. Sementara itu, Portronics meluncurkan speaker pintar bernama Strings yang dilengkapi jam alarm serta panel pengisian daya nirkabel (wireless charging).
Meskipun Asus belum mengumumkan rencana ketersediaan speaker Adol ini untuk pasar global di luar China, kombinasi spesifikasi tangguh dan harga Rp700 ribuan menjadikannya salah satu opsi perangkat audio portabel yang sangat kompetitif di kelasnya.
Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Memohon Bisa Tetap Menjadi Prajurit TNI
loading…
Para terdakwa kasus dugaan penyiraman cairan berbahaya ke aktivis Kontras Andrie Yunus memohon agar bisa tetap berada di satuan TNI. Hal itu disampaikan para terdakwa di persidangan pada Rabu (13/5/2026) ini. Foto/Ari Sandita
JAKARTA – Para terdakwa kasus dugaan penyiraman cairan berbahaya ke aktivis Kontras Andrie Yunus memohon agar bisa tetap berada di satuan TNI. Hal itu disampaikan para terdakwa dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Jakarta Timur, Rabu (13/5/2026) ini.
“Kami memohon maaf kepada korban, semoga lekas sembuh. Dan harapan kami, kami tetap berdinas kembali menjadi prajurit TNI karena di situ kami untuk menafkahi keluarga,” ujar Terdakwa I Sersan Dua Edi Sudarko.
Dalam persidangan, Terdakwa I mengaku menyesali perbuatannya yang telah menyiramkan cairan campuran pembersih karat dan air aki ke Andrie Yunus. Apalagi, dia turut merasakan panas dan gatal yang sama sebagaimana dialami Andrie Yunus yang terkena cairan campuran itu.
“Terdakwa semuanya menyesal, harapan apa dan permohonan apa yang saudara berikan pada korban Andrie Yunus ataupun pada khalayak umum, silakan disampaikan?” tanya penasihat hukum.
Absen Apel Pagi Bongkar Keterlibatan 4 Terdakwa Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus
Oditur Militer II-07 Jakarta membeberkan keterlibatan prajurit Bais TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Keterlibatan terungkap saat dua pelaku tak ikut apel pagi. Serda Edi Sudarko menyiram, Lettu Budhi Hariyanto mengendarai motor. Persidangan perdana kasus Andrie Yunus digelar di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, 29 April 2026.
Dendam Pribadi Jadi Motif 4 Prajurit TNI Siram Air Keras ke Andrie Yunus
Kepala Oditur Militer II-07 Jakarta, Kolonel Chk Andri Wijaya, mengungkap motif empat prajurit TNI pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus. Berdasarkan BAP, motif utama adalah dendam pribadi. Berkas perkara telah diserahkan ke Pengadilan Militer II-08 Jakarta untuk proses persidangan lebih lanjut.
MyRepublic Air Hadir: Terobosan Internet Unlimited Tanpa Kabel Mulai Rp100 Ribuan!
MyRepublic Air meluncurkan layanan internet nirkabel terbaru. Penawaran akses unlimited dengan harga mulai Rp100 ribuan ini menjadi solusi internet terjangkau di Indonesia. Menggunakan teknologi Fixed Wireless Access (FWA), koneksi stabil tanpa instalasi kabel rumit kini tersedia. Layanan MyRepublic Air sudah menjangkau Jabodetabek, Surabaya, Bandung, dan Medan, mendukung percepatan transformasi digital.