Anatomi Kepemimpinan Pesantren: Mengapa Model Ini Unik dan Bertahan?
Kepemimpinan pesantren dipahami sebagai organisme hidup, bukan mekanis. Kiai berfungsi sebagai pusat kendali visi dan arah, didukung jaringan luas. KH. Mahrus Amin Darunnajah menerapkan sistem kepemimpinan kolektif. Konsep “all out” dan “lillāh” menjadi dua sayap kepemimpinan vital, mendorong totalitas membangun pesantren.