Kala Prabowo Dengarkan Cita-Cita Pelajar SMP 111 Jakarta Barat: Jadi Presiden hingga Bawa Indonesia ke Piala Dunia
Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke SMP Negeri 111 Palmerah, Jakarta Barat, untuk meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadirkan momen hangat dan penuh inspirasi bersama para pelajar. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto ke SMP Negeri 111 Palmerah, Jakarta Barat, untuk meninjau pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menghadirkan momen hangat dan penuh inspirasi bersama para pelajar.
Di sela-sela peninjauan, Prabowo juga berinteraksi dengan para siswa dan menanyakan cita-cita mereka.
Pertanyaan sederhana tersebut langsung disambut antusias oleh para pelajar yang berebut menyampaikan impian mereka kepada Prabowo.
Di tengah kerumunan siswa di ruang kelas, seorang pelajar laki-laki dengan penuh semangat mengangkat suara dan menyampaikan cita-citanya.
“Pak, saya mau jadi Bapak (Presiden),” ujarnya lantang di hadapan Prabowo, Selasa (2/6).
Mendengar jawaban tersebut, Prabowo langsung menoleh ke arah sang siswa. Dengan senyum hangat, ia menatap pelajar tersebut dan memberikan pesan singkat yang sarat makna.
“Belajar ya,” ucap Prabowo sembari memberikan semangat dan motivasi.
Jawaban itu pun disambut riuh dan senyum para siswa yang menyaksikan momen tersebut.
Bagi mereka, kesempatan menyampaikan cita-cita secara langsung kepada Prabowo tentu menjadi pengalaman berkesan.
Tak lama kemudian, sejumlah siswa lainnya juga menyampaikan impian mereka untuk menjadi pemain sepak bola.
Mendengar hal itu, Prabowo tampak gembira dan memberikan dorongan agar mereka terus berlatih serta mengejar prestasi setinggi mungkin.
“Bawa Indonesia ke Piala Dunia,” seru Prabowo yang langsung disambut sorak antusias para pelajar.
Suasana akrab dan penuh kehangatan mewarnai dialog singkat tersebut. Melalui interaksi sederhana itu, Prabowo menunjukkan dukungannya kepada para pelajar di SMP Negeri 111 Palmerah, Jakarta Barat, untuk berani bermimpi besar serta terus belajar dan bekerja keras demi meraih cita-cita mereka. (her/dav)
Pulang dari Prancis, Prabowo Bawa Capaian Kerja Sama Bernilai Rp 61,25 Triliun
Presiden RI Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air usai melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Prancis. Pesawat yang membawa Prabowo mendarat di Lanasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (30/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tiba kembali di Tanah Air usai melaksanakan kunjungan kenegaraan ke Prancis. Pesawat yang membawa Prabowo mendarat di Lanasan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Sabtu (30/5) pukul 09.50 WIB.
Prabowo disambut Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, serta Wakil Panglima Tentara Nasional Indonesia Letnan Jenderal TNI Tandyo Budi Revita.
Kunjungan Prabowo ke Prancis menghasilkan sejumlah capaian penting dalam penguatan hubungan bilateral Indonesia dan Prancis. Dalam rangkaian agenda kenegaraan tersebut, kedua negara memperkuat kerja sama di berbagai bidang strategis, termasuk ekonomi, investasi, perdagangan, dan pertahanan.
Salah satu capaian utama kunjungan tersebut adalah peluncuran France–Indonesia High Level Business Council yang mempertemukan para pemimpin dunia usaha kedua negara. Forum tersebut turut menghasilkan sejumlah kesepakatan komersial baru yang diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Momentum peluncuran dewan bisnis tersebut menghasilkan empat kesepakatan komersial baru senilai USD 3,5 miliar atau Rp 61,25 triliun (asumsi kurs Rp 17.500/USD) yang difokuskan pada sektor ketahanan energi, perdagangan, dan kerja sama pertahanan.
Selain agenda kenegaraan, Prabowo juga menyempatkan diri bertemu dan bersilaturahmi dengan diaspora Indonesia di Paris, termasuk melaksanakan Salat Iduladha bersama masyarakat Indonesia.
Kehadiran Presiden di tengah diaspora menjadi simbol kedekatan pemerintah dengan warga negara Indonesia yang berada di luar negeri sekaligus memperkuat hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Kepulangan Presiden Prabowo menandai berakhirnya rangkaian kunjungan kenegaraan di Prancis. Kunjungan ini sekaligus mempertegas komitmen Indonesia dalam memperluas kemitraan strategis dengan berbagai negara sahabat guna mendukung pembangunan nasional dan memperkuat posisi Indonesia di kancah global.
Perkuat Kemitraan Ekonomi
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menyambut baik pembentukan France–Indonesia High Level Business Council.
Rosan menilai forum tersebut menjadi tonggak penting dalam mempererat kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Prancis, sekaligus memperluas peluang investasi dan perdagangan yang saling menguntungkan.
Peresmian dewan bisnis tingkat tinggi itu berlangsung pada 28 Mei 2026 dan disaksikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto serta Presiden Prancis Emmanuel Macron.
“Forum ini tidak hanya menjadi wadah dialog antara pelaku usaha, tetapi juga menjadi mesin penggerak untuk mendorong investasi, perdagangan, dan kerja sama strategis yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara,” ujar Rosan melalui keterangan tertulis yang dirilis oleh Biro Pers Media dan Informasi.
Forum tersebut mempertemukan 30 pemimpin perusahaan dan pelaku industri utama dari kedua negara yang secara keseluruhan memiliki kapitalisasi pasar mencapai USD 1,3 triliun. Dewan bisnis ini dipimpin bersama oleh Chair France–Indonesia Business Council MEDEF International yang juga CEO Danone, Antoine de Saint-Affrique, serta Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya Bakrie.
Menurut Rosan, peluncuran dewan bisnis ini juga menghasilkan empat kesepakatan komersial baru dengan nilai total USD 3,5 miliar. Kesepakatan tersebut mencakup sektor ketahanan energi, perdagangan, hingga kerja sama pertahanan.
“Kepercayaan dunia usaha Prancis terhadap Indonesia terus meningkat. Kesepakatan yang tercapai menunjukkan bahwa Indonesia dipandang sebagai mitra strategis yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang dan iklim investasi yang semakin kompetitif,” kata Rosan.
Ke depan, Dewan Bisnis Indonesia–Prancis menargetkan peningkatan nilai perdagangan bilateral hingga tiga kali lipat pada 2035. Dengan dukungan pemerintah kedua negara, Kadin Indonesia bersama Mouvement des Entreprises de France (MEDEF) International berkomitmen memperkuat kolaborasi ekonomi dan membuka peluang kemitraan baru di berbagai sektor strategis. (her/dav)
Mengharukan! Bocah 9 Tahun Bawa Poster untuk Ayah yang Pulang usai Ditawan Israel
loading…
Momen haru bocah 9 tahun membawa poster untuk menyambut ayahnya dan 8 WNI lainnya anggota misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang pulang ke Tanah Air usai ditahan Israel, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026). Foto/Yuwan
JAKARTA – Momen haru mewarnai kepulangan sembilan warga negara Indonesia (WNI) anggota misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 yang pulang ke Tanah Air usai ditahan Israel, di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (24/5/2026). Seorang bocah bernama Hanan (9) tampak setia menunggu kepulangan sang ayah, Ronggo Wirasanu sejak sore di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).
Di tengah kerumunan relawan dan keluarga yang memadati area kedatangan internasional, Hanan rela berdiri berdiri berdesak-desakan sambil membawa poster bertuliskan “Selamat Datang Ayah Ronggo Pahlawanku”. Dia sengaja mengincar posisi paling depan agar ayahnya bisa membawa poster itu. Adapaun poster itu dibuat khusus dengan gambar wajah sang ayah hasil karyanya sendiri.
Sesekali Hanan tampak menatap ke arah pintu kedatangan internasional, menanti sosok ayahnya muncul bersama rombongan sembilan WNI yang baru tiba dari luar negeri.
Saat ditanya bagaimana perasaannya menjelang bertemu sang ayah setelah berpisah sekitar satu bulan, bocah itu menjawab singkat.
Huawei Watch Kids X1 Bawa Fitur AI dan Safe Zone untuk Lindungi Anak
Foto: msn.com
Teknologi.id – Pasar perangkat wearable untuk segmen anak-anak kembali bergairah dengan inovasi terbaru dari Huawei. Secara resmi, Huawei Watch Kids X1 Series diperkenalkan sebagai solusi perangkat pintar yang menggabungkan fitur hiburan, komunikasi, dan keamanan tingkat tinggi. Keunggulan utama yang diusung oleh seri terbaru ini adalah kehadiran kamera depan yang memungkinkan orang tua tetap terhubung dengan buah hati melalui panggilan video berkualitas tinggi secara real-time.
Peluncuran ini mempertegas posisi Huawei dalam menghadirkan ekosistem teknologi yang inklusif untuk seluruh anggota keluarga. Dengan desain yang ceria namun tangguh, Watch Kids X1 dan X1 Pro dirancang untuk menemani aktivitas harian anak yang dinamis tanpa mengabaikan faktor keamanan data pribadi.
Fitur Unggulan Kamera Depan dan Komunikasi Visual
Foto: tekno.kompas.com
Kehadiran kamera depan pada Huawei Watch Kids X1 Series bukan sekadar fitur tambahan. Kamera ini dioptimalkan untuk mendukung panggilan video (video call) yang stabil bahkan dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Bagi orang tua, fitur ini memberikan ketenangan lebih karena tidak hanya bisa mendengar suara, tetapi juga dapat melihat langsung lingkungan di sekitar anak saat mereka sedang berada di luar rumah.
Selain fungsi komunikasi, kamera pada varian X1 Pro juga dibekali kemampuan untuk menangkap momen-momen ceria anak dalam bentuk foto secara mandiri. Huawei juga menyertakan fitur AI Vision yang dapat membantu anak mengenali objek atau tanaman di sekitar mereka, menjadikan smartwatch ini sebagai alat belajar interaktif yang menyenangkan dan edukatif.
Sistem Keamanan Lokasi dan Privasi Data yang Ketat
Sebagai perangkat yang ditujukan untuk anak-anak, aspek keamanan menjadi prioritas utama. Huawei Watch Kids X1 Series dibekali dengan sistem pemosisian (GPS) yang sangat akurat, mencakup sembilan sistem pelacakan lokasi berbeda untuk memastikan data koordinat tetap presisi meskipun anak berada di dalam ruangan. Orang tua dapat mengatur Safe Zone melalui aplikasi, sehingga akan menerima notifikasi instan jika anak keluar dari area yang telah ditentukan.
Dari sisi privasi, Huawei memastikan bahwa seluruh data komunikasi dan lokasi terenkripsi dengan standar tinggi. Fitur Stranger Rejection memastikan bahwa jam tangan hanya bisa menerima panggilan dari nomor-nomor yang telah didaftarkan oleh orang tua, sehingga anak tetap aman dari gangguan pihak yang tidak dikenal.
Untuk urusan harga, perangkat canggih ini diposisikan sebagai perangkat premium di kelasnya. Di pasar global, Huawei Watch Kids X1 Pro dibanderol dengan harga mulai dari 249 euro. Sementara itu, untuk pasar dalam negeri, perangkat ini diperkirakan akan dipasarkan dengan rentang harga sekitar Rp4,2 juta hingga Rp4,3 juta.
Harga tersebut dinilai sepadan dengan kualitas material durabel, layar AMOLED yang tajam, serta teknologi proteksi mata yang disematkan Huawei guna menjaga kenyamanan penglihatan anak saat menggunakan perangkat dalam waktu lama
Mendukung Ekosistem Digital Keluarga yang Aman di Indonesia
Kehadiran perangkat pintar khusus anak seperti ini memiliki peran krusial dalam memperkenalkan teknologi secara bertanggung jawab sejak dini. Dengan fitur yang edukatif dan protektif, perangkat ini mendukung kemajuan teknologi di Indonesia melalui penyediaan gawai yang sehat bagi pertumbuhan anak-anak. Hal ini sejalan dengan tren pola asuh digital (digital parenting) yang semakin populer di kalangan keluarga modern tanah air.
Memilih Huawei Watch Kids X1 atau X1 Pro adalah investasi cerdas bagi orang tua yang mengedepankan keseimbangan antara kebebasan bermain anak dan kontrol keamanan yang mumpuni. Inovasi ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan emosional sekaligus benteng perlindungan yang efektif dalam kehidupan sehari-hari.
Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membawa mobil Maung Garuda ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Foto: Setpres
JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengungkap alasan Presiden Prabowo Subianto membawa mobil Maung Garuda ke Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina. Mobil buatan dalam negeri itu menjadi simbol kebanggaan bahwa Indonesia telah mampu memproduksi kendaraan sendiri yang digunakan sebagai mobil kepresidenan.
“Saya kira ini satu bentuk kebanggaan bahwa kita telah mampu membuat suatu produksi mobil yang sejak pelantikan dipakai oleh Pak Presiden, kemudian beliau kemarin berpesan untuk bisa membawa ke sana,” ujar Sugiono, Sabtu (9/5/2026).
Respons yang didapat usai Prabowo membawa mobil Maung ke KTT ASEAN juga dinilai positif. “Ini kebanggaan bangsa bahwa kita bisa hadir dalam satu forum internasional dengan peralatan yang mendukung dan produksi bangsa kita sendiri khususnya mobil yang digunakan presiden,” katanya.
Sebelumnya, Prabowo tiba di Kota Cebu, Filipina untuk menghadiri KTT ke-48 ASEAN, Kamis (7/5/2026) waktu setempat. Prabowo dijemput Maung MV3.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menuturkan selama di Filipina, Presiden akan menggunakan mobil Maung yang telah dikembangkan sejak Prabowo menjabat Menteri Pertahanan. Saat ini produksinya di Pindad telah mencapai lebih dari 3.200 unit dan telah digunakan dalam berbagai operasi dan kebutuhan dalam negeri.
Dia menambahkan penggunaan Maung di forum internasional merupakan simbol kemandirian, kepercayaan diri bangsa hingga kemajuan industri nasional Indonesia.
Gibran Bawa Program Kampung Haji ke Haul Pendiri NU: Sebuah Manuver Strategis?
loading…
Wapres Gibran Rakabuming Raka memperkenalkan program Kampung Haji saat menghadiri Haul ke-55 pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Abdul Wahab Chasbullah, di Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/5/2026). Foto/Istimewa
JAKARTA – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka memperkenalkan program Kampung Haji saat menghadiri Haul ke-55 pendiri Nahdlatul Ulama (NU), Al Maghfurlah KH Abdul Wahab Chasbullah, di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Minggu (10/5/2026). Program tersebut inisiatif terbaru Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas pelayanan jamaah haji Indonesia.
Kegiatan ini sejalan dengan pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto , khususnya dalam memperkuat pelayanan publik, memperkokoh kehidupan beragama, serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Wapres menjelaskan, pemerintah sebelumnya telah menghadirkan berbagai kemudahan bagi jemaah haji, termasuk layanan fast track Imigrasi di sejumlah daerah seperti Surabaya yang mampu mempercepat proses administrasi dan pemeriksaan keimigrasian jemaah.
Melanjutkan upaya tersebut, pemerintah kini tengah menyiapkan kawasan terpadu bernama Kampung Haji sebagai bagian dari penguatan layanan haji Indonesia. “Ke depan diharapkan bisa memperlancar, mempermudah, dan insyaallah menekan biaya haji,” ujar Wapres.
Istri Nelayan Ikut Senang, KNMP Leato Selatan Bawa Perubahan Nyata untuk Keluarga di Pesisir
Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, disambut hangat oleh para istri nelayan. Mereka bersyukur karena Leato Selatan menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah. Fatra Ismail, Marlena, Yusran Gaigo, Mardia Arif, dan Hartati Marjuk dengan kompak menyampaikan rasa bahagia atas perubahan yang mulai dirasakan sejak KNMP Leato Selatan berdiri. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Gorontalo, Idola 92.6 FM-Kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan, Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, disambut hangat oleh para istri nelayan.
Mereka bersyukur karena Leato Selatan menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian langsung dari pemerintah. Fatra Ismail, Marlena, Yusran Gaigo, Mardia Arif, dan Hartati Marjuk dengan kompak menyampaikan rasa bahagia atas perubahan yang mulai dirasakan sejak KNMP Leato Selatan berdiri.
“Alhamdulillah, ada perubahan. Alhamdulillah, ada perubahan,” kata mereka serentak.
Para istri nelayan itu menyebut program KNMP telah membawa perubahan nyata bagi kehidupan masyarakat pesisir. Berbagai fasilitas penunjang kini mulai tersedia demi meningkatkan kesejahteraan nelayan serta keluarga.
Mardia Arif, salah satu istri nelayan, menyebutkan sejumlah fasilitas yang sudah hadir antara lain bangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang terintegrasi dengan KNMP, pabrik es, fasilitas kuliner, ruang genset, hingga perbengkelan yang mendukung aktivitas nelayan sehari-hari.
“Sudah ada bangunan Koperasi Merah Putih, KNMP. Ada fasilitas pabrik es, ada kuliner, ada ruang genset. Perbengkelan,” ucap Mardia.
Pada kesempatan itu, para ibu mengaku sangat tersentuh dengan perhatian Prabowo terhadap kehidupan nelayan. Mereka menyampaikan terima kasih, berharap program ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak lebih besar bagi kesejahteraan warga.
Mereka berharap keberadaan KNMP dapat membuka lebih banyak kesempatan bagi perempuan di kawasan pesisir untuk ikut berkembang dan memiliki aktivitas produktif.
“Harapan kami, ke depannya kami semua, ibu-ibu, punya fasilitas, punya partisipasi, punya peningkatan, ke depannya, ibu-ibu punya kegiatan,” kata Mardia dan ibu-ibu nelayan lainnya. (her/dav)
Pengamat: Amien Rais Keliru Bawa Isu Private Teddy ke Ruang Publik
loading…
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menilai pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais keliru karena membawa isu private Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke ruang publik. Foto: Ist
JAKARTA – Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah menilai pernyataan Ketua Majelis Syura Partai Ummat Amien Rais keliru karena membawa isu private Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ke ruang publik. Dalam politik terdapat pemisahan antara kepentingan pribadi dan kepentingan publik.
“Amien Rais harus kita katakan keliru. Kenapa? Karena beliau menyatakan hal-hal yang sifatnya private kepada pejabat yang ruangnya harusnya adalah ruang publik,” ujar Dedi dalam sesi diskusi bertajuk antara Prabowo, Teddy, dan Amien Rais di Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (9/5/2026).
Menurut dia, isu yang berkaitan dengan kehidupan pribadi tidak semestinya dijadikan bahan kritik politik kepada pejabat publik. “Isu moralitas itu ruangnya adalah res private sehingga dalam konteks politik ya saya mohon maaf kalau berbeda dengan apa namanya dengan Ustad Idrus Sambo bahwa Amien Rais harus kita katakan keliru,” katanya.
Dedi mengatakan, kritik terhadap Teddy seharusnya diarahkan pada fungsi dan kinerjanya sebagai Sekretaris Kabinet, bukan kehidupan personalnya.
“Salah satu contoh misalnya adalah soal disfungsi Seskab misalnya. Seskab itu sejak dulu itu per hari ini kan tidak pernah diubah nomenklaturnya oleh Mahkamah Konstitusi. Artinya, Seskab itu ya ruangnya adalah manajemen kabinet,” katanya.
Dia menilai Teddy justru lebih sering tampil mendampingi Presiden dibanding menjalankan fungsi manajerial sebagai Sekretaris Kabinet.
Harga Plastik Naik Bikin Bawa Wadah Sendiri Terlihat Keren
Kenaikan harga plastik signifikan mendorong kebiasaan membawa wadah sendiri saat belanja di pasar tradisional. Ini mengurangi ketergantungan pada kantong plastik, meskipun respons awal pedagang dan pembeli lain beragam. Fenomena ini menjadi momentum efektif untuk upaya pengurangan sampah plastik di tengah kenaikan biaya dan kelangkaan pasokan.
Prabowo Tetapkan Target Ambisius: Ketua IPSI Baru Harus Bawa Pencak Silat ke Olimpiade.
Presiden RI Prabowo Subianto menitipkan pesan-pesan kepada calon penggantinya sebagai Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Prabowo berharap pucuk pimpinan IPSI berikutnya bisa membawa olahraga pencak silat ke ajang Olimpiade. Hal itu dikatakan Prabowo dalam pembukaan Munas ke-XVI PB IPSI 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menitipkan pesan-pesan kepada calon penggantinya sebagai Ketua Umum PB Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Prabowo berharap pucuk pimpinan IPSI berikutnya bisa membawa olahraga pencak silat ke ajang Olimpiade.
“Banyak tugas PB IPSI ke depan. Saya minta maaf saya belum berhasil membawa pencak silat ke Olimpiade. Kita terus berusaha. Saya kira, saya yakin pengganti saya nanti akan akan berhasil membawa ke Olimpiade,” kata Prabowo dalam pembukaan Munas ke-XVI PB IPSI 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, Jakarta, Sabtu (11/4).
Prabowo mengaku tak akan maju lagi sebagai Ketua Umum IPSI setelah menjabat selama lima periode. Sebab, kini ia punya tanggung jawab besar sebagai Presiden RI. Namun, ia mengatakan akan terus mendukung IPSI.
“Dikatakan saya ini sudah 34 tahun di kalangan IPS, dan saya siap terus akan terus mendukung. Dengan jabatan ataupun tidak dengan jabatan, seorang pendekar adalah sampai napas dia terakhir dia pendekar,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Prabowo pun menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukungnya selama mengemban jabatan di IPSI. Menurutnya, meskipun belum berhasil menjadikan pencak silat sebagai cabang olahraga di Olimpiade, IPSI punya prestasi membanggakan secara global dalam beberapa dekade terakhir.
Sejumlah atlet pencak silat Indonesia berhasil membawa medali emas, perak, dan perunggu dari beragam kejuaraan.
“Di beberapa tempat kita menyumbang banyak sekali emas, perak dan perunggu. Kita mendukung norma berbangsa di mata dunia. Perjalanan masih jauh, kita berharap pencak silat akan masuk Olimpiade. Kita yakin akan masuk, tapi kita tidak perlu juga terlalu apa ya, terlalu obsesi,” kata Prabowo.
“Obsesi kita harus menjaga untuk kemurnian daripada pencak silat itu sendiri. Kalau ilmunya murni, ilmunya kuat,” tegasnya. (her/dav)