Dudung Resmi KSP, Langsung Buka Laporan 24 Jam: Sinyal Transparansi Baru di Istana?
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman memastikan pengawalan program strategis nasional Presiden Prabowo Subianto. Ia akan membuka komunikasi publik 24 jam untuk menampung keluhan masyarakat. KSP fokus pada penghubung pemerintah-masyarakat serta pengawasan program kementerian dan lembaga. Ini untuk memastikan program prioritas berjalan tuntas dan cepat tanpa hambatan birokrasi daerah.
Sempat Terisolir, Jembatan Gantung Nglebur Blora Buka Akses Pendidikan dan Ekonomi Warga
Setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses, warga Dukuh Nglebur, Desa Kali Gede, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini merasakan perubahan nyata. Pembangunan jembatan gantung di wilayah tersebut membuka akses pendidikan bagi anak-anak sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Blora, Idola 92.6 FM-Setelah bertahun-tahun menghadapi keterbatasan akses, warga Dukuh Nglebur, Desa Kali Gede, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kini merasakan perubahan nyata. Pembangunan jembatan gantung di wilayah tersebut membuka akses pendidikan bagi anak-anak sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat.
Sebelumnya, sekitar 100 warga di wilayah ini kerap terisolasi, terutama saat musim hujan. Sungai yang meluap membuat akses terputus, sehingga anak-anak tidak dapat bersekolah dan aktivitas warga terganggu. Seorang warga, Soekar (62), mengungkapkan kondisi sebelum adanya jembatan.
“Anak-anak, putu-putu kulo ajeng sekolah nek wonten banjir boten iso lewat (anak-anak cucu saya mau berangkat sekolah, kalau banjir tidak bisa lewat),” ujarnya saat ditemui di sekitar jembatan Nglebur, Blora, Senin (27/4).
Kini, keberadaan jembatan gantung sepanjang 35 meter dan lebar 1,5 meter yang melintasi Sungai Nglebur menjadi penghubung vital bagi wilayah yang sebelumnya terisolasi. Infrastruktur ini tidak hanya meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. Anak-anak kini dapat kembali bersekolah dengan aman tanpa khawatir terhambat banjir.
Babinsa Desa Nglebur, Sertu Joko Masubambang, menjelaskan bahwa persoalan akses ini telah lama menjadi keluhan warga.
“Dengan keluhan warga sekitar 18 KK dengan jumlah penduduk kurang lebih 100 jiwa itu, kasihan lihat anak-anak sekolah kalau musim hujan tidak sekolah, ngaji, semuanya terbengkalai,” jelasnya.
Ia menambahkan, pembangunan jembatan ini merupakan respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat. “Dengan adanya program Bapak Prabowo itu, kita mengajukan. Dan terima kasih, setelah satu bulan, belum ada satu bulan, pengajuan sudah direalisasi,” lanjutnya.
Selain membuka akses pendidikan, jembatan ini juga berdampak pada aktivitas ekonomi warga, terutama petani yang kini lebih mudah menjangkau lahan serta mendistribusikan hasil panen.
Kepala Dusun Nglebur, Ahmad Dian Purnama, menegaskan bahwa pembangunan jembatan ini sangat dibutuhkan masyarakat. “Jarak pengajuan dengan pelaksanaan sangat cepat sekali, karena sangat dibutuhkan warga kami. Ketika hujan, aliran sungai besar, anak sekolah nggak bisa lewat,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan tersebut. “Terima kasih sekali kepada Bapak Prabowo yang sudah memberikan pembangunan jembatan ini sehingga warga sangat senang,” tambahnya.
Pembangunan jembatan gantung ini diselesaikan dalam waktu sekitar tiga minggu dengan dukungan gotong royong warga bersama TNI. Antusiasme masyarakat tinggi karena jembatan tersebut menjadi kebutuhan mendesak yang telah lama dinantikan.
Kini, jembatan tersebut tidak hanya menjadi penghubung antarwilayah, tetapi juga menjadi simbol terbukanya akses pendidikan dan penguatan ekonomi warga Desa Nglebur. (her/dav)
Mensos Buka Suara Soal Bansos Tepat Sasaran: BPS Penentu, Bukan Kepala Daerah!
Mensos Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan penentuan desil DTSEN untuk bantuan sosial adalah kewenangan BPS, bukan pendamping PKH. Pendamping PKH bertugas memutakhirkan data riil warga agar bantuan sosial tepat sasaran. Desil merupakan pengelompokan 10 tingkat kesejahteraan masyarakat yang menjadi acuan program kebijakan.
LPOI Desak Iran: Buka Selat Hormuz untuk Kapal Tangker Indonesia
Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) berkirim surat kepada pemimpin Iran. LPOI meminta izin kapal tangker Indonesia melintas Selat Hormuz. Ketua Umum LPOI, Said Aqil Siroj, mendukung kedaulatan Iran, namun mengajukan permohonan ini demi menjaga kedaulatan energi nasional Indonesia.
Pemprov Jateng Buka Lomba Artikel Mahasiswa, Total Hadiah Belasan Juta Rupiah Siap Diperebutkan
SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggelar lomba penulisan artikel populer untuk mahasiswa pada 2026, dengan total hadiah mencapai Rp14 juta. Pemenang juga akan mendapatkan piagam penghargaan dari Gubernur Jawa Tengah.
Lomba penulisan dengan tema “Inovasi, Capaian, dan Tantangan Pembangunan Jawa Tengah” itu diperuntukkan bagi mahasiswa perguruan tinggi se-Jawa Tengah.
Para peserta dapat menuliskan beberapa subtema, meliputi Infrastruktur dan Lingkungan (Desalinasi Air, Perbaikan Jalan, Penanganan Rob dan Banjir, Mageri Segoro, Bus Trans Jateng, Kartu Zilenial, Kantor Gubernur Rumah Rakyat, Penanganan Bencana). Kemudian Sosial dan Ekonomi (Pengentasan Kemiskinan, Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi, Kecamatan Berdaya, Pencegahan Korupsi), serta Kesehatan dan Pendidikan (Dokter Spesialis Keliling/ Speling, Beasiswa Santri).
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan, kegiatan itu digelar untuk menghimpun ide, kritik konstruktif, dan inovasi dari mahasiswa, terkait program unggulan Pemprov Jateng.
“Kami persilakan para mahasiswa untuk terlibat dalam perlombaan ini. Selain untuk ajang penyampaian gagasan, lomba ini memberikan ruang apresiasi bagi mahasiswa untuk berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” ucapnya, di Kota Semarang, Selasa (14/4/2026).
Sumarno mengatakan, banyak program yang telah digulirkan dalam kepemimpinan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng. Menurutnya, program-program pembangunan itu perlu diuji dan diapresiasi oleh banyak kalangan, agar keberadaannya benar-benar memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat.
“Selain itu juga memperkuat kepercayaan publik, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memastikan bahwa manfaat pembangunan, dapat dipahami dan dirasakan secara merata,” imbuhnya.
Melalui lomba tersebut, diharapkan mahasiswa dapat membedah capaian pembangunan Jawa Tengah, sekaligus memberikan gagasan inovasi yang solutif, serta dituangkan dalam tulisan yang mengedukasi dan menginspirasi masyarakat.
Dalam lomba itu, pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka pada 15 April–13 Mei 2026. Setelah dilakukan seleksi admnistrasi dan penjurian karya, nantinya akan dipilih 15 peserta terbaik untuk diundang melakukan presentasi di hadapan dewan juri pada 21 Mei 2026. Setelah itu, dilanjutkan dengan penyerahan hadiah.
“Dewan jurinya dari akademisi, jurnalis, dan peneliti Pemprov Jateng,” ucap Sumarno.
Adapun terkait persyaratan dan informasi lebih lengkap, para peserta bisa mengakses melalui website resmi Humas Pemprov Jateng https://humas.jatengprov.go.id/lomba_artikel dan Instagram @humas.jateng. (Humas Jateng)*ul
Jembatan Era Kolonial di Desa Kranggan Akhirnya Direvitalisasi, Buka Akses Vital Warga Hingga ke Yogyakarta
Jembatan peninggalan kolonial Belanda yang sudah lama tak terpakai di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, akhirnya direvitalisasi lewat program Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Klaten, Idola 92.6 FM-Jembatan peninggalan kolonial Belanda yang sudah lama tak terpakai di Desa Kranggan, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, akhirnya direvitalisasi lewat program Jembatan Garuda yang diinisiasi Presiden RI Prabowo Subianto.
Kepala Desa Kranggan, Arjito, menuturkan jembatan tersebut dulunya merupakan jalur vital yang menghubungkan Desa Kranggan dan Desa Leles di Kecamatan Manisrenggo, bahkan hingga menuju DI Yogyakarta. Karena itu, ia dan warga sekitar senang sekali dengan realisasi jembatan gantung yang baru ini.
“Harapannya digunakan warga masyarakat, kaitannya dengan jalur penghubung antara Desa Kranggan dan Leses. Dan juga nanti ke Yogyakarta. Ini kan jalan yang sangat vital sekali untuk Desa Kranggan dan Desa Leses,” kata Arjito saat diwawancara di lokasi, Sabtu (11/4).
Arjito bercerita jembatan di Desa Kranggan ini sudah lama rusak dan perbaikannya sudah diajukan sejak 13 tahun lalu. Selama ini warga yang mau menuju Desa Leles harus memutar jalan hingga sejauh 2 kilometer (KM). “Kami selama 13 tahun menunggu,” ucap dia.
Anggota Babinsa Desa Kranggan, Sersan Kepala (Serka) Ali, mengungkapkan awalnya ia dan tim ditugaskan untuk mendata jembatan di wilayah tugas mereka. Lalu, mereka menemukan salah satu jembatan peninggalan zaman Belanda yang sudah lama tak terpakai dan mengajukannya ke Kodim Klaten agar masuk dalam program Jembatan Garuda.
“Di wilayah saya ada jembatan peninggalan Belanda, terus pada waktu pemakaiannya kurang lebih sudah 13 tahun tidak dipakai. Alhamdulillah kami data, kami laporkan ke Stapter Kodim, Alhamdulillah di-acc untuk pembuatan Jembatan Gantung Garuda Perintis,” ujar Ali.
Ali juga mengatakan jembatan ini tak hanya menyambungkan antardesa, tapi juga antarkota dan antarprovinsi. Ia pun menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas program pembangunan jembatan ini. Ia berharap jembatan ini bermanfaat bagi warga setempat.
“Sangat-sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden yang telah memberikan bantuan Jembatan Gantung Garuda Perintis di wilayah binaan saya. Semoga dengan dibangunnya Jembatan Gantung Garuda Perintis, bermanfaat bagi warga binaan saya,” katanya. (her/dav)
BLK Kota Pekalongan menyelenggarakan pelatihan berbasis kompetensi gratis bagi masyarakat tahun 2026. Enam program tersedia, dimulai 26 Mei 2026, durasi 26-36 hari. Pelatihan ini disesuaikan kebutuhan dunia kerja, peserta akan mendapat sertifikat kompetensi. Pendaftaran daring dibuka 10-26 April 2026.
3 Juta Rumah: Megaproyek Penggerak Ekonomi Nasional, Libatkan 185 Industri dan Buka Jutaan Lapangan Kerja
Pemerintah menyatakan program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto berikan efek berganda pada perekonomian. Program ini melibatkan 185 industri turunan, dari material dasar hingga furnitur, serta menyerap jutaan tenaga kerja langsung dan tidak langsung. Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari sampaikan data ini dalam konferensi pers, Selasa (15/4).
Startup AS Buka Hotel di Bulan, Deposit Tembus Rp17 Miliar
Foto: GRU space
Teknologi.id –Gagasan liburan ke luar angkasa kini bukan lagi sekadar fiksi ilmiah. Sebuah startup asal Amerika Serikat bernama GRU Space tengah merancang proyek ambisius berupa “hotel” di permukaan Bulan. Menariknya, calon wisatawan yang ingin merasakan pengalaman ini sudah bisa melakukan pemesanan dengan biaya yang tidak murah.
Untuk mengamankan tempat, peminat diminta menyetor deposit mulai dari 250.000 dolar AS hingga 1 juta dolar AS, atau setara sekitar Rp 4,2 miliar hingga Rp 17 miliar. Angka fantastis ini mencerminkan betapa eksklusifnya perjalanan wisata luar angkasa yang ditawarkan.
Konsep Futuristik Terinspirasi Arsitektur Ikonik
Proyek hotel di Bulan ini disebut terinspirasi dari Palace of the Fine Arts di San Francisco. Bangunan tersebut dikenal dengan desain klasik yang megah, dan akan diadaptasi ke dalam konsep hunian futuristik di lingkungan ekstrem luar angkasa.
GRU Space berencana menciptakan kompleks yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal sementara, tetapi juga menjadi simbol awal kehadiran manusia secara komersial di Bulan.
Tahapan Misi: Dari Uji Teknologi hingga Hotel Pertama
Di balik proyek besar ini, terdapat rencana pengembangan bertahap yang cukup detail. Pendiri GRU Space, Skyler Chan, menargetkan misi pertama dimulai pada 2029.
Pada fase awal, perusahaan akan menguji berbagai teknologi penting, seperti:
Struktur tiup (inflatable) untuk habitat
Pengolahan regolit Bulan menjadi bahan bangunan
Sistem konstruksi berbasis geopolimer
Selanjutnya, pada 2032, pengujian akan ditingkatkan dengan membangun struktur yang lebih besar di lokasi alami seperti lubang Bulan (lunar pit).
Dalam fase yang sama, GRU Space menargetkan peluncuran hotel pertama yang mampu menampung hingga empat orang. Setelah itu, pembangunan fasilitas permanen berbahan batu bata dari material lokal Bulan akan mulai dikembangkan.
Ambisi Besar di Tengah Keterbatasan
Meski terdengar revolusioner, proyek ini tidak lepas dari tantangan besar. Hingga akhir 2025, GRU Space diketahui masih berada pada tahap sangat awal dengan tim yang sangat kecil bahkan hanya terdiri dari pendirinya sendiri.
Namun, latar belakang Chan di bidang teknologi menjadi modal penting. Ia pernah menjalani magang di Tesla dan terlibat dalam pengembangan software kendaraan otonom. Selain itu, ia juga memiliki pengalaman dalam proyek printer 3D yang didukung oleh NASA.
Dengan bekal tersebut, Chan tetap optimistis bahwa proyek ini bisa berkembang dan menjadi bagian dari masa depan eksplorasi luar angkasa.
Membuka Era Baru Pariwisata Luar Angkasa
Selama ini, aktivitas di Bulan lebih banyak didominasi oleh pemerintah dan perusahaan besar yang didukung miliarder. GRU Space ingin menghadirkan pendekatan baru dengan membuka peluang bagi sektor pariwisata luar angkasa.
Startup ini bahkan memiliki visi jangka panjang yang lebih luas melalui konsep “Moon Base Company of America”. Dalam rencana tersebut, mereka ingin membangun berbagai infrastruktur pendukung seperti:
Walau masih dalam tahap awal, GRU Space mengklaim telah mendapatkan dukungan dari sejumlah investor yang juga terlibat dalam perusahaan besar seperti SpaceX dan Anduril.
Selain itu, startup ini juga menjadi bagian dari program akselerasi Nvidia Inception, yang membantu perusahaan rintisan dalam mengembangkan teknologi berbasis AI dan komputasi.
Masa Depan yang Masih Penuh Tantangan
Meski terdengar menjanjikan, perjalanan menuju realisasi hotel di Bulan masih panjang dan penuh risiko. Tantangan teknis, biaya tinggi, hingga keselamatan manusia di lingkungan ekstrem menjadi faktor krusial yang harus diatasi.
Namun satu hal yang pasti, proyek ini menunjukkan bahwa batas antara mimpi dan kenyataan dalam eksplorasi luar angkasa semakin tipis. Jika semua berjalan sesuai rencana, bukan tidak mungkin liburan ke Bulan akan menjadi salah satu pilihan wisata paling eksklusif di masa depan.
Prabowo Buka Asrama Gratis: Ubah Hidup Anak Miskin, Fasilitas Lengkap Jadi Sorotan
Raisa, siswa kelas 5 SRD 2 Surakarta, bersekolah di Sekolah Rakyat setelah orang tuanya bercerai. Program ini menyediakan fasilitas pendidikan lengkap: seragam, asrama, makanan, dan kelas digital. Ini membantu Raisa mengejar cita-cita menjadi Polwan. Ia berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program Sekolah Rakyat yang mendukungnya.