Tag: dalam
-

Pemerintah Gabungkan 15 BUMN Logistik Jadi Satu Entitas, Target Selesai dalam Sebulan ke Depan
Badan Pengaturan BUMN mempercepat konsolidasi 15 BUMN sektor logistik menjadi satu badan usaha. Proses ini ditargetkan rampung dalam sebulan, bertujuan memperkuat daya saing dan mengoptimalkan bisnis BUMN. PT Pos Indonesia diharapkan menjadi perusahaan jangkar. Konsolidasi ini bagian restrukturisasi untuk efisiensi dan manfaat masyarakat. Presiden Prabowo mendukung.
-

Terbongkar! KPK Sita Rp5 Miliar Tunai dalam Koper dari Safe House Kasus Impor Bea Cukai
KPK menyita uang Rp5 miliar dalam lima koper setelah penggeledahan. Ini terkait dugaan korupsi impor barang di Ditjen Bea Cukai. Penggeledahan dilakukan di safe house kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Juru Bicara KPK mengonfirmasi temuan ini. KPK akan mendalami kepemilikan uang dan safe house tersebut.
-

Dubes Iran Ungkap Situasi Kritis Negaranya ke Jokowi dalam Pertemuan 2 Jam di Solo
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, melakukan kunjungan ke kediaman Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi) di Solo, Jawa Tengah. Pertemuan pada Rabu (1/4/2026) ini berlangsung hangat selama dua jam. Kunjungan Boroujerdi dan Jokowi membahas isu penting serta mempererat silaturahmi.
-

Gaji 8 Juta di Jakarta: Apakah Pola Pikir Anda Justru Menjebak dalam Kemiskinan?
Diskusi gaji ideal Jakarta Rp8 juta sering jadi perdebatan. Banyak menganggap gaji Rp8 juta pas-pasan karena biaya hidup dan gaya hidup tertentu. Artikel ini menganalisis pengeluaran, menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan dan prioritas gaya hidup menentukan kecukupan gaji di Jakarta.
-

Marcella Santoso: Jaksa Desak 17 Tahun Penjara dalam Kasus Suap & Pencucian Uang
Jaksa penuntut umum secara resmi menuntut advokat Marcella Santoso dengan hukuman 17 tahun penjara. Tuntutan ini diajukan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Kasus tersebut terkait dugaan suap hakim dan tindak pidana pencucian uang (TPPU). Marcella juga diwajibkan membayar denda Rp600 juta subsider 150 hari kurungan serta uang pengganti Rp21,6 miliar.
-

Ariyanto Bakri Dijerat 17 Tahun Penjara: Tuntutan Berat dalam Skandal Suap Hakim
Advokat Ariyanto Bakri dituntut 17 tahun penjara dan denda Rp600 juta oleh JPU di Pengadilan Tipikor Jakarta. Tuntutan ini terkait suap hakim demi vonis lepas terdakwa korporasi pada kasus CPO dan TPPU. Ariyanto juga dituntut diberhentikan dari profesi advokat. Advokat Marcella Santoso menerima tuntutan serupa.
-

PDIP Kunci Jokowi dalam Pusaran Revisi UU KPK.
Politikus PDIP Aria Bima menilai Presiden Jokowi tak bisa lepas tangan dari tanggung jawab revisi UU KPK 2019. Jokowi punya andil dalam pengesahan UU KPK baru. Aria Bima menolak pengembalian UU KPK ke versi lama, justru mendorong penguatan untuk menjangkau kebocoran sumber daya alam.
-

Membongkar Krisis Komunikasi SEAblings vs KNetz: Identitas Digital dalam Pusaran Konflik Budaya
Fenomena SEAblings vs KNetz adalah krisis komunikasi digital lintas budaya yang viral. Peneliti BRIN Fitria Ayuningtyas membahas konflik netizen Korea Selatan dan Asia Tenggara ini. Isu penting ini memengaruhi persepsi global serta hubungan Indonesia-Korea Selatan. Konflik dipicu insiden konser dan komentar merendahkan, lalu membentuk solidaritas SEAblings sebagai respons kolektif.
-

Rp1.294 Triliun dalam 9 Bulan: 1,2 Juta AgenBRILink Buktikan Kekuatan Inklusi Keuangan Rakyat
BRI memperkuat ekonomi kerakyatan melalui inovasi sharing economy. Hingga September 2025, 1,2 juta AgenBRILink mencakup 80% desa Indonesia, memperluas akses keuangan. Mereka memfasilitasi 826 juta transaksi senilai Rp1.294 triliun. Layanan AgenBRILink kini meliputi asuransi mikro, tarik tunai internasional, dan tiket perjalanan, mendukung inklusi keuangan.
