Smart Band: Bedah Fungsi Esensial dan Mengapa Bukan Sekadar Smartwatch Mini
Smart band dan smartwatch adalah perangkat wearable populer. Smart band fokus memantau kesehatan dan aktivitas fisik, berdesain ringkas, serta hemat daya. Sementara itu, smartwatch menawarkan fitur komunikasi dan produktivitas lebih lengkap dengan layar besar. Pahami perbedaan utama keduanya untuk memilih gelang pintar yang tepat.
Huawei Watch Kids X1 Bawa Fitur AI dan Safe Zone untuk Lindungi Anak
Foto: msn.com
Teknologi.id – Pasar perangkat wearable untuk segmen anak-anak kembali bergairah dengan inovasi terbaru dari Huawei. Secara resmi, Huawei Watch Kids X1 Series diperkenalkan sebagai solusi perangkat pintar yang menggabungkan fitur hiburan, komunikasi, dan keamanan tingkat tinggi. Keunggulan utama yang diusung oleh seri terbaru ini adalah kehadiran kamera depan yang memungkinkan orang tua tetap terhubung dengan buah hati melalui panggilan video berkualitas tinggi secara real-time.
Peluncuran ini mempertegas posisi Huawei dalam menghadirkan ekosistem teknologi yang inklusif untuk seluruh anggota keluarga. Dengan desain yang ceria namun tangguh, Watch Kids X1 dan X1 Pro dirancang untuk menemani aktivitas harian anak yang dinamis tanpa mengabaikan faktor keamanan data pribadi.
Fitur Unggulan Kamera Depan dan Komunikasi Visual
Foto: tekno.kompas.com
Kehadiran kamera depan pada Huawei Watch Kids X1 Series bukan sekadar fitur tambahan. Kamera ini dioptimalkan untuk mendukung panggilan video (video call) yang stabil bahkan dalam kondisi pencahayaan yang menantang. Bagi orang tua, fitur ini memberikan ketenangan lebih karena tidak hanya bisa mendengar suara, tetapi juga dapat melihat langsung lingkungan di sekitar anak saat mereka sedang berada di luar rumah.
Selain fungsi komunikasi, kamera pada varian X1 Pro juga dibekali kemampuan untuk menangkap momen-momen ceria anak dalam bentuk foto secara mandiri. Huawei juga menyertakan fitur AI Vision yang dapat membantu anak mengenali objek atau tanaman di sekitar mereka, menjadikan smartwatch ini sebagai alat belajar interaktif yang menyenangkan dan edukatif.
Sistem Keamanan Lokasi dan Privasi Data yang Ketat
Sebagai perangkat yang ditujukan untuk anak-anak, aspek keamanan menjadi prioritas utama. Huawei Watch Kids X1 Series dibekali dengan sistem pemosisian (GPS) yang sangat akurat, mencakup sembilan sistem pelacakan lokasi berbeda untuk memastikan data koordinat tetap presisi meskipun anak berada di dalam ruangan. Orang tua dapat mengatur Safe Zone melalui aplikasi, sehingga akan menerima notifikasi instan jika anak keluar dari area yang telah ditentukan.
Dari sisi privasi, Huawei memastikan bahwa seluruh data komunikasi dan lokasi terenkripsi dengan standar tinggi. Fitur Stranger Rejection memastikan bahwa jam tangan hanya bisa menerima panggilan dari nomor-nomor yang telah didaftarkan oleh orang tua, sehingga anak tetap aman dari gangguan pihak yang tidak dikenal.
Untuk urusan harga, perangkat canggih ini diposisikan sebagai perangkat premium di kelasnya. Di pasar global, Huawei Watch Kids X1 Pro dibanderol dengan harga mulai dari 249 euro. Sementara itu, untuk pasar dalam negeri, perangkat ini diperkirakan akan dipasarkan dengan rentang harga sekitar Rp4,2 juta hingga Rp4,3 juta.
Harga tersebut dinilai sepadan dengan kualitas material durabel, layar AMOLED yang tajam, serta teknologi proteksi mata yang disematkan Huawei guna menjaga kenyamanan penglihatan anak saat menggunakan perangkat dalam waktu lama
Mendukung Ekosistem Digital Keluarga yang Aman di Indonesia
Kehadiran perangkat pintar khusus anak seperti ini memiliki peran krusial dalam memperkenalkan teknologi secara bertanggung jawab sejak dini. Dengan fitur yang edukatif dan protektif, perangkat ini mendukung kemajuan teknologi di Indonesia melalui penyediaan gawai yang sehat bagi pertumbuhan anak-anak. Hal ini sejalan dengan tren pola asuh digital (digital parenting) yang semakin populer di kalangan keluarga modern tanah air.
Memilih Huawei Watch Kids X1 atau X1 Pro adalah investasi cerdas bagi orang tua yang mengedepankan keseimbangan antara kebebasan bermain anak dan kontrol keamanan yang mumpuni. Inovasi ini membuktikan bahwa teknologi dapat menjadi jembatan emosional sekaligus benteng perlindungan yang efektif dalam kehidupan sehari-hari.
KPK dan Wamenkum Desak Advokat Peradi Profesional: Integritas Tak Bisa Ditawar!
loading…
Sejumlah pejabat negara hadir dalam pelantikan kepengurusan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional periode 2026-2031 di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Foto/Ist
JAKARTA – Sejumlah pejabat negara turut hadir dalam pelantikan kepengurusan Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Profesional periode 2026-2031 di Jakarta, Jumat (8/5/2026). Mereka antara lain Wakil Menteri Hukum (Wamenkum) Edward Omar Sharif Hiariej, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, Wakil Ketua KPK Johanis Tanak, anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS Habib Aboe Bakar Alhabsyi.
Pelantikan ini menjadi penanda langkah organisasi dalam memperkuat kualitas dan integritas profesi advokat di Indonesia. Pelantikan ini sekaligus menegaskan komitmen Peradi Profesional untuk memperkuat ekosistem profesi hukum melalui pendekatan yang lebih adaptif dan modern.
Organisasi ini mendorong lahirnya advokat yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga menjunjung tinggi etika dan integritas dalam penegakan hukum. Peradi Profesional periode 2026–2031 dipimpin oleh Harris Arthur Hedar.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa organisasi ini hadir sebagai respons atas kebutuhan zaman, bukan karena konflik di internal advokat. “Peradi Profesional hadir bukan untuk menciptakan perpecahan. Sekali lagi saya tegaskan, Peradi Profesional hadir bukan untuk menciptakan perpecahan, dan bukan hadir karena konflik, tidak ada konflik. Tetapi sebagai jawaban atas kebutuhan zaman,” kata Harris.
Ia juga menuturkan bahwa organisasi advokat harus mampu beradaptasi dengan perubahan, termasuk perkembangan teknologi dan dinamika hukum yang semakin kompleks.
Komdigi: Pers sebagai Benteng Pertahanan Melawan Hoaks dan Disinformasi
loading…
Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Komdigi Fifi Aleyda Yahya. Foto: Felldy Utama
JAKARTA – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menyatakan bahwa keberadaan pers sangat penting sebagai benteng pertahanan dalam melawan hoaks dan disinformasi di tengah derasnya arus informasi di masyarakat. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM) Komdigi Fifi Aleyda Yahya.
“Kami memandang rekan-rekan pers sebagai benteng pertahanan melawan hoaks dan disinformasi,” kata Fifi dalam sambutannya di acara Fun Walk yang digelar Dewan Pers bersama Insan Pers dalam rangka ‘World Press Freedom 2026’, Minggu (10/5/2026).
Menurut dia, para jurnalis memegang peran kunci penting dalam rangka menjaga kebenaran di tengah arus informasi yang semakin cepat dan belum tentu terverifikasi. “Di era digital, kecepatan tidak boleh mengalahkan akurasi,” ujarnya.
Oleh karena itu, kata Fifi, Pemerintah bersama insan pers memiliki tanggung jawab yang sama untuk memastikan kualitas informasi yang beredar di ruang publik.
“Produk jurnalistik harus berorientasi pada kepentingan dan memberikan manfaat bagi publik di tengah tekanan kecepatan produksi informasi,” tuturnya.
Cerita Hercules Antarkan Prabowo Masuk Istana dan Ditawari Tinggal di Hambalang
loading…
Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Hercules menyatakan organisasinya selalu membersamai Prabowo Subianto hingga yang bersangkutan menjadi presiden. Foto/Nur Khabibi
JAKARTA – Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Hercules menyatakan organisasinya selalu membersamai Prabowo Subianto hingga yang bersangkutan menjadi presiden. Hal itu ia sampaikan dalam kegiatan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Minggu (10/5/2026).
“Alhamdulillah GRIB sebagai petarung, empat kali bertarung, alhamdulillah kita mengantarkan Bapak Presiden Bapak Haji Prabowo Subianto masuk Istana Negara,” kata Hercules.
Menurut Hercules, hal itu dilakukan tanpa modal uang yang berlimpah, hanya sekadar loyalitas. “Itu saya ingatkan GRIB Jaya, GRIB Jaya juga bagian peran besar tanpa dimodali dengan siapa-siapa. Dengan loyalitas GRIB, kekompakan, kesetiaan, hati merah putih,” ujarnya.
Hercules meminta seluruh kader GRIB Jaya untuk berkontribusi dalam kepemimpinan Prabowo dengan menjaga suasana kondusif di tengah masyarakat. “Ayo mari kita jaga Indonesia, kita jaga GRIB Jaya yang berada di seluruh provinsi mengambil bagian peran untuk menjaga kamtibmas, menghormati hukum, enggak boleh arogan, merangkul masyarakat yang lebih-lebih masyarakat yang susah, masyarakat yang kurang makan,” ujarnya.
Ditawari Tinggal di Hambalang
Dalam kesempatan tersebut, Hercules mengaku pada suatu waktu sempat ditawari Prabowo Subianto untuk tinggal di Hambalang. Menurutnya, tawaran tersebut ia terima lantaran dirinya kerap menyampaikan narasi keras kepada lawan politik Prabowo.
Prabowo Apresiasi Nelayan di Gorontalo: Bertaruh Nyawa di Laut demi Keluarga dan Masyarakat
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan hormat dan apresiasi kepada seluruh nelayan Indonesia saat meninjau meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan di Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5). Di hadapan para nelayan dan masyarakat umum, Prabowo mengamini beratnya perjuangan para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar di laut demi menghidupi keluarga dan menyediakan pasokan pangan untuk masyarakat. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Gorontalo, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan hormat dan apresiasi kepada seluruh nelayan Indonesia saat meninjau meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan di Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5).
Di hadapan para nelayan dan masyarakat umum, Prabowo mengamini beratnya perjuangan para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar di laut demi menghidupi keluarga dan menyediakan pasokan pangan untuk masyarakat.
“Saya mengerti, saya mantan tentara, saya mengerti nelayan itu menghadapi risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main, cuaca bisa berubah, arus bisa berubah,” ujar Prabowo.
Prabowo menyebut nelayan merupakan sosok penting bagi bangsa karena berperan dalam menjaga ketahanan pangan melalui hasil perikanan yang menjadi sumber protein bagi masyarakat. Ia pun mengucapkan terima kasih.
“Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu. Saya terima kasih untuk itu,” lanjutnya.
Prabowo menegaskan pemerintahan yang ia pimpin terus berkomitmen memperbaiki kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia melalui pembangunan KNMP, penyediaan fasilitas pendukung perikanan, hingga bantuan kapal bagi kelompok nelayan. Menurutnya, tak boleh ada lagi nelayan yang merasa diabaikan.
“Para nelayan sering dilupakan orang-orang pintar di Jakarta, tidak peduli dengan nasibnya. Sekarang berubah. Pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Ia ingin kehidupan nelayan Indonesia semakin baik dan sejahtera. Prabowo berharap para nelayan bisa senantiasa tersenyum karena penghasilan membaik.
“Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera. Saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” ucap Prabowo disambut tepuk tangan para nelayan. (her/dav)
Prabowo di Pulau Terluar Miangas: Ini Perintahnya untuk Sekolah dan Puskesmas
Presiden Prabowo Subianto mengunjungi Pulau Miangas, Sabtu (9/5). Ia berkomitmen mempercepat pembangunan fasilitas pendidikan dan kesehatan di wilayah terluar Indonesia. Prabowo memerintahkan renovasi sekolah dan perbaikan puskesmas segera dilakukan, termasuk di Miangas. Revitalisasi fasilitas pendidikan dan kesehatan ini menjadi prioritas utama pemerintah.
Waisak 2570 BE Disemarakkan dengan Gerakan Ekoteologi dan Kepedulian Lingkungan
loading…
Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha melaksanakan gerakan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dan membersihkan Rumah Ibadah Agama Buddha (RIAB), Dhammasekha, dan PTKB serta Fang Shen. Foto/Ist
JAKARTA – Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha melaksanakan gerakan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dan membersihkan Rumah Ibadah Agama Buddha (RIAB), Dhammasekha, dan PTKB serta Fang Shen. Aksi ini untuk menyemarakkan Vesakha Sananda 2570 Buddhist Era.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Supriyadi menyampaikan bahwa kegiatan berbasis penguatan ekoteologi ini merupakan wujud implementasi menjalankan ajaran agama yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, namun juga bagi bangsa dan negara.
Dia menyataka bahwa peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era yang akan jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang harus dibarengi dengan aktivitas-aktivitas yang akan semakin memperkuat dan menambah sukacita umat.
“Karena itulah kami Ditjen Bimas Buddha telah menggelorakan sebuah semangat menyemarakkan Waisak dengan gerakan sebulan persiapan-persiapan yang kita sebut dengan Vesakha Sananda,” kata Supriyadi saat membuka kegiatan di di STAB Maha Prajna Jakarta, pada Jumat (8/5/2026).
Luncurkan Syiar Zulhijjah, PKS Tekankan Dampak Sosial dan Ekonomi Kurban
loading…
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat. Foto/Ist
JAKARTA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meluncurkan Syiar Zulhijjah sebagai momentum menguatkan ketakwaan, ukhuwah Islamiyah, dan kepedulian sosial umat di bulan penuh kemuliaan Zulhijjah 1447 H. Presiden PKS Almuzzammil Yusuf menegaskan bahwa ibadah haji dan kurban yang akan dilakukan di bulan Zulhijjah ini memiliki dampak besar bagi kehidupan umat Islam dan masyarakat dunia.
“Sebentar lagi kita masuk hari-hari kurban ini hari raya yang luar biasa dari ketakwaan seorang hamba Allah,” ujar Almuzzammil, Jumat (8/5/2026).
Ia menyebut, dari sisi kesejahteraan masyarakat, pemotongan hewan kurban di Indonesia mencapai sekitar 1,6 juta ekor setiap tahun dan memberi manfaat luas bagi masyarakat.
Kemudian ibadah haji, juga menjadi simbol persaudaraan global umat Islam. Di mana umat muslim dari seluruh dunia dengan berbagai latar belakang berkumpul dengan niat yang sama.
“Tidak ada kegiatan lain yang bisa membuat berkumpulnya orang dari seluruh dunia, yang kaya, yang pas-pasan, pedagang, petani, nelayan kumpul semua dengan satu niat yang sama,” katanya.
Prabowo Ajak ASEAN Kebut Pengembangan Energi Terbarukan dan Jaringan Listrik Trans Borneo
Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama. Hal itu dikatakan Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Cebu, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama.
Menurut Presiden Prabowo, tekanan global yang meningkat serta ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah membuat isu energi bukan lagi sekadar tantangan jangka panjang, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons.
“Ketahanan energi adalah salah satu isu penting yang kita hadapi saat ini. Dengan meningkatnya tekanan global dan ketidakstabilan di Timur Tengah, ini bukan lagi masalah jangka panjang, melainkan masalah mendesak,” ujar Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5).
Prabowo menyampaikan bahwa kawasan Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga air, tenaga surya, tenaga angin, hingga lahan subur yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Prabowo pun mempertanyakan kesiapan negara-negara anggota untuk memanfaatkan potensi tersebut demi memenuhi kebutuhan kawasan sekaligus mendukung transisi energi ASEAN.
“Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk bertindak berdasarkan potensi tersebut. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan subregional kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada transisi energi ASEAN,” kata Presiden.
Lebih lanjut, Prabowo mendorong langkah konkret untuk mempercepat pengembangan energi bersih di kawasan. Beberapa langkah yang disoroti antara lain pengembangan tenaga air di Kalimantan, perluasan proyek energi surya di Palawan, serta pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir.
Prabowo turut mencontohkan sejumlah langkah yang tengah dijalankan Indonesia dalam mempercepat pengembangan energi surya.
“Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah bangun tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar,” ujar Presiden.
Selain pengembangan energi, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat konektivitas subkawasan, termasuk peningkatan kapasitas jaringan listrik Trans Borneo Power Grid agar distribusi energi dapat berjalan lebih efisien di kawasan. Prabowo menilai seluruh agenda tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan, keahlian teknis, serta kemitraan yang lebih erat dengan para mitra pembangunan regional.
“Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan yang tepat. Kita perlu mengamankan pendanaan, memobilisasi keahlian teknis; dan memperdalam kemitraan dengan penasihat regional dan Mitra Pembangunan kita,” katanya.
Menutup pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa selain ketahanan energi, ketahanan pangan juga menjadi isu mendasar yang harus menjadi perhatian bersama negara-negara BIMP-EAGA dalam menjaga kesejahteraan masyarakat kawasan.
“Namun, upaya kita hendaknya jangan berhenti pada ketahanan energi. Ketahanan pangan sama fundamentalnya,” pungkas Presiden.
Dari Cebu, Presiden Prabowo sekaligus mengirim pesan kuat bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, pangan, dan stabilitas masyarakatnya di tengah dunia yang terus berubah. (her/dav)