Siswa Brebes Raih SMK Swasta Gratis: Program Gubernur Ahmad Luthfi Jadi Kunci Sukses
Program Sekolah Kemitraan di Jawa Tengah membantu siswa kurang mampu di Brebes. Valentina, Bunga, dan Diah kini bisa melanjutkan pendidikan gratis di SMK Mitra Karya Mandiri. Program ini menanggung biaya SPP, seragam, hingga PKL, meringankan beban ekonomi keluarga. Total 5.004 kursi tersedia di 139 sekolah.
Bertemu Prabowo, Gubernur BI Beberkan Tujuh Kiat Penguatan Rupiah
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan akan menempuh tujuh langkah penting untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Seluruh langkah tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (5/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan akan menempuh tujuh langkah penting untuk menstabilkan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Seluruh langkah tersebut disampaikannya dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (5/5).
“Kami melaporkan kepada Pak Presiden, dan Pak Presiden merestui, dan kemudian memberikan suatu penguatan-penguatan tujuh langkah penting yang ditempuh Bank Indonesia untuk membuat rupiah kuat, membuat rupiah stabil ke depan,” ujar Perry.
Pertama, Perry mengatakan bahwa BI akan terus melakukan intervensi melalui pasar spot dan transaksi derivatif valuta asing (Domestic Non-Deliverable Forward/DNDF) di dalam maupun luar negeri. Menurutnya, cadangan devisa Indonesia, yang pada akhir Maret tercatat sebesar USD 148,2 miliar, masih sangat memadai sebagai amunisi untuk melaksanakan intervensi tersebut.
Kedua, Perry mengatakan bahwa BI dan pemerintah akan mengandalkan Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) untuk menarik kembali arus modal asing. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan permintaan terhadap rupiah dan pada akhirnya memperkuat nilai tukarnya terhadap dolar AS.
Ketiga, BI juga tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk membeli Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder.
“Kami sudah membeli SBN dari pasar sekunder year-to-date sebesar Rp123,1 triliun dan kami akan melakukan koordinasi. Koordinasi antara fiskal dan moneter sangat erat,” lanjut dia.
Keempat, untuk menjaga fondasi kekuatan rupiah, BI dan Kementerian Keuangan akan memastikan likuiditas perbankan tetap lebih dari cukup serta menjaga pertumbuhan uang primer (M0) tetap tinggi. Menurutnya, pertumbuhan uang primer terakhir mencapai 14,1 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kelima, Perry mengatakan bahwa BI akan melanjutkan kebijakan pembatasan pembelian dolar AS tunai di pasar domestik dari sebelumnya USD 100 ribu per orang per bulan menjadi USD 50 ribu per orang per bulan. Bahkan, BI juga akan mempersiapkan kebijakan di mana pembelian Dolar AS di atas USD 25 ribu harus memakai underlying.
Keenam, BI akan memperkuat pasar intervensi offshore non-deliverable forward (NDF) untuk mengendalikan nilai tukar di luar negeri serta memperbolehkan bank domestik untuk menjual NDF offshore di luar negeri.
“Sehingga nanti pasokan (valuta asing) lebih banyak dan itu akan memperkuat stabilisasi dan nilai tukar Rupiah,” jelasnya.
Ketujuh, BI akan berkoordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk meningkatkan pengawasan terhadap bank dan korporasi yang memiliki aktivitas pembelian dolar AS yang tinggi.
“Kami akan berkoordinasi dengan Bu Friderica Widyasari, Ketua OJK, untuk memastikan stabilitas sistem keuangan tetap terjaga,” tutup dia. (her/dav)
Gubernur Luthfi Genjot Ekonomi Daerah: Terobosan Kreatif Pengusaha Muda Jadi Andalan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong pengusaha muda Hipmi meningkatkan kreativitas bisnis dan kolaborasi dengan pemerintah. Langkah ini krusial untuk mengungkit perekonomian daerah. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,37%, didukung investasi yang tumbuh 6,76% pada 2025. Kolaborasi pemerintah dan pengusaha muda menjadi kunci kemajuan ekonomi.
Prabowo dan Gubernur Luthfi Hadir di Retreat DPRD Magelang: Sorotan Agenda Penting
MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto, dalam kegiatan Retret atau Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD Seluruh Indonesia, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Lembah Tidar itu merupakan rangkaian KPPD yang berlangsung pada 15-19 April 2026.
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily melaporkan, kegiatan tersebut diikuti 503 Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengatakan, forum tersebut dinilai penting dan strategis, sehingga ia memilih hadir langsung.
“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung di sini,” kata Presiden.
Presiden menegaskan, dia ingin berbicara dari hati ke hati kepada para peserta sebagai sesama anak bangsa. Menurutnya, perbedaan latar belakang daerah, suku, pendidikan, dan profesi, tidak boleh mengurangi komitmen untuk mengabdi kepada negara.
“Hari ini saya ingin bicara sebagai anak bangsa, sama dengan saudara-saudara sekalian. Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan pentingnya semangat patriotisme dan kecintaan terhadap tanah air, bangsa, serta rakyat, sebagai landasan dalam menjalankan peran di daerah.
“Saya ingin bicara dari hati ke hati. Saya ingin bicara apa adanya,” ucap Presiden.
Sebelumnya, dalam rangkaian kegiatan KPPD, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam pembangunan. Menurut dia, pembangunan daerah membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa.
“Kita gandeng bupati-wali kota, juga DPRD Jateng melalui Forum Berlian, kemudian Forum Senayan yang isinya anggota DPR dengan dapil Jawa Tengah apapun partainya. Kita buat sebuah super team,” kata Luthfi, dalam acara ramah tamah sebelum pembukaan KPPD, Rabu (15/4/2026) lalu. (Humas Jateng)*ul
Gubernur Luthfi Blusukan! Percepatan Penanganan Banjir Solo Raya, Ini Strategi Barunya
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi korban banjir Soloraya. Gubernur Ahmad Luthfi meninjau lokasi banjir di Karanganyar, berdialog dengan warga, dan berkoordinasi penanganan jangka pendek serta panjang. Dinas terkait diterjunkan. Bantuan kebutuhan dasar senilai Rp 81.836.520 juga dikirim ke Surakarta. Pemprov terus memantau kondisi.
SEMARANG – Sektor pariwisata Jawa Tengah terus menunjukkan peningkatan performa. Berdasarkan riset CNBC Indonesia Research, Jawa Tengah menempati daftar teratas provinsi dengan total pendapatan objek daya tarik wisata komersial tertinggi.
Hal itu sejalan dengan tingginya jumlah kunjungan wisatawan, yang datang ke berbagai destinasi populer di wilayah ini.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, strategi pengembangan pariwisata di wilayahnya menitikberatkan pada keterpaduan antarwilayah (aglomerasi), serta penguatan potensi desa wisata. Strategi tersebut telah memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, dan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD).
“Salah satu upaya untuk menaikkan PAD kita, di antaranya adalah dengan memperkuat dan memperbanyak objek wisata,” ujar Ahmad Luthfi, di kantornya, Kamis (8/1/2025).
Dia menjelaskan, Jawa Tengah memiliki keunggulan komparatif melalui pengembangan kawasan aglomerasi pariwisata yang terintegrasi. Di antaranya Kopeng, Rawapening (Kabupaten Semarang), serta kawasan Borobudur (Kabupaten Magelang). Selain itu, Jateng juga mengandalkan pengembangan desa wisata, sebagai tulang punggung pemerataan ekonomi pariwisata.
“Kita punya aglomerasi wisata Kopeng, Borobudur, sama Rawapening. Kita punya seribu desa wisata,” kata Luthfi.
Luthfi menjelaskan, pengembangan desa wisata dilakukan secara bertahap dan berjenjang. Desa wisata yang awalnya berskala lokal, didorong untuk naik kelas menjadi destinasi regional, hingga internasional.
Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten/ kota telah menetapkan desa wisata, melalui surat keputusan kepala daerah, sebagai dasar pembinaan dan pengembangan.
Selain wisata berbasis alam dan sejarah, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga mendorong diversifikasi produk pariwisata, guna memperluas segmentasi pasar. Di antaranya wisata kuliner, wisata budaya, serta wisata ramah muslim. Hal itu menjadi bagian dari strategi penguatan daya saing pariwisata Jawa Tengah.
Dia membeberkan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik, jumlah kunjungan wisatawan nusantara ke Jawa Tengah pada 2024 mencapai 68,88 juta orang, atau meningkat 22 persen dibanding tahun sebelumnya. Sementara kunjungan wisatawan mancanegara naik 28 persen, menjadi 593.168 orang.
Sejumlah destinasi unggulan seperti Masjid Syeikh Zayed Surakarta, Kota Lama Semarang, Candi Prambanan, serta kawasan Borobudur dan Dieng, menjadi magnet utama kunjungan wisatawan. (Humas Jateng)*ul
Kredit Perumahan Jateng Tembus Rp2,3 Triliun, Gubernur Luthfi Diganjar Apresiasi.
Kementerian PKP mencatat kebutuhan hunian di Jawa Tengah tinggi. Provinsi ini peringkat pertama penyaluran KUR Perumahan Rp2,3 triliun (Jan-Apr 2026) dan kedua program FLPP nasional. Target 40.000 unit FLPP 2026. Backlog perumahan turun 20% pada 2025. Program perumahan 2026 mencakup BSPS dan penataan permukiman.
Gubernur Luthfi Berlebaran Bersama Anak Panti: Mengapa Momen Ini Penting?
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi merayakan Idul Fitri 2026 bersama anak panti asuhan dan penyandang disabilitas di Wisma Perdamaian Semarang, Sabtu (21/3/2026). Interaksi hangat ini membawa kebahagiaan serta harapan beasiswa kuliah bagi anak panti. Penyandang disabilitas juga berharap Semarang dan Jawa Tengah semakin inklusif.
Gubernur Luthfi Sidak Pasar: Harga Pangan Jawa Tengah Terkendali, Inflasi Aman?
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meninjau Pasar Gondang, Sragen, pada 4 Maret 2026, memantau harga bahan pokok menjelang Lebaran. Stok pangan aman, namun beberapa komoditas seperti cabai rawit merah dan bawang putih naik. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melakukan intervensi melalui subsidi dan pasar murah untuk menjaga stabilitas harga.
Gubernur Luthfi Ultimatum: Premanisme Debt Collector di Jawa Tengah Wajib Ditindak Tegas
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta aparat menindak tegas premanisme, termasuk debt collector, demi menjaga kondusivitas wilayah. Penegakan hukum penting untuk menjamin keamanan dan kepastian hukum di Jawa Tengah, yang berdampak pada stabilitas sosial dan iklim investasi. Hal ini menanggapi insiden viral debt collector di Semarang. Masyarakat diimbau berkomunikasi baik.