Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan 970.000 hektare Lahan Sawah Dilindungi (LSD). Saat ini, 825.000 hektare LSD tercapai. Gubernur Ahmad Luthfi mengumpulkan bupati/wali kota percepat penentuan LSD guna mencegah alih fungsi lahan. Ini penting untuk revitalisasi pertanian dan swasembada pangan. 24 kabupaten/kota sudah memenuhi target minimal 87%.
Prabowo: Demi Menunjang Ekspor, Pemerintah Siapkan Sentra Budidaya Perikanan Ribuan Hektare di Seluruh Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan sentra budidaya komoditas kelautan dan perikanan dengan total luas mencapai ribuan hektare guna meningkatkan produktivitas dan ekspor sektor perikanan nasional. Hal itu dikatakan Prabowo dalam Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Kebumen, Idola 92.6 FM-Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan sentra budidaya komoditas kelautan dan perikanan dengan total luas mencapai ribuan hektare guna meningkatkan produktivitas dan ekspor sektor perikanan nasional.
“Kita mulai sekarang menambah, kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein dan untuk rakyat kita, dan juga untuk jual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa,” ujar Prabowo dalam Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
Secara rinci, ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah membangun tambak udang dengan luas sekitar 2.000 hektare (ha) di Waingapu, Nusa Tenggara Timur.
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pembangunan tambak udang terintegrasi tersebut telah dimulai sejak Februari lalu dengan nilai investasi mencapai Rp7,2 triliun. Kawasan tersebut ditargetkan mampu memproduksi 52.800 ton udang per tahun.
Selain itu, pemerintah juga akan membangun sentra budidaya udang seluas sekitar 200 ha di Gorontalo. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah berencana membangun sentra budidaya perikanan di kawasan pantai utara Jawa Barat dengan luas sekitar 14.000 ha.
“Hanya di sana (Jawa Barat) ikan, di sini (Kebumen) udang,” tambahnya.
Ia kemudian meyakini bahwa produktivitas budidaya komoditas kelautan dan perikanan di Indonesia sangat menjanjikan berkaca dari hasil panen raya yang ditorehkan BUBK Kebumen.
Prabowo mengatakan, saat ini BUBK Kebumen memiliki luas 65 ha dengan volume panen udang mencapai 40 ton per hektare. Tambak udang tersebut juga berhasil menyerap 650 tenaga kerja lokal.
“Dan panennya sekarang, hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia. Jadi sangat menjanjikan,” ujar dia.
“Dan harganya sangat bagus, Rp70.000 per kg, berarti Rp70 juta per ton,” imbuhnya.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan sentra budidaya kelautan dan perikanan guna memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta mendorong ekspor.
Menurut data KKP, nilai ekspor produk perikanan dan kelautan Indonesia mencapai USD 6,27 miliar, tumbuh 5,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Dari angka tersebut, udang menjadi penyumbang terbesar dengan nilai USD 1,87 miliar atau 29,8 persen dari total ekspor, disusul tuna-cakalang (USD 1,04 miliar) dan cumi-sotong-gurita (USD 889,73 juta).
“Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang mendatang, kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif. Semua yang produktif akan kita jalankan,” pungkas dia. (her/dav)
Pemerintah terus mempercepat pemulihan lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan ribuan hektare lahan yang kini mulai kembali ditanami. Di Sumatera Barat, progres rehabilitasi bahkan telah mencapai 98 persen. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah terus mempercepat pemulihan lahan pertanian terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, dengan ribuan hektare lahan yang kini mulai kembali ditanami. Di Sumatera Barat, progres rehabilitasi bahkan telah mencapai 98 persen.
Juru Bicara Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera, Amran, mengatakan rehabilitasi sawah menjadi salah satu prioritas utama pemerintah karena berkaitan langsung dengan keberlangsungan ekonomi masyarakat.
“Pemulihan sawah terdampak terus didorong untuk memperkuat ketahanan pangan masyarakat. Pemerintah juga telah menyalurkan bantuan dan transfer ke daerah di tiga provinsi terdampak,” ujar Amran di Jakarta, belum lama ini.
Menurut Amran, percepatan rehabilitasi sawah tidak hanya bertujuan mengembalikan fungsi lahan agar kembali produktif, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, khususnya keluarga petani yang menggantungkan penghidupan dari sektor pertanian.
Berdasarkan data Kementerian Pertanian hingga 7 Mei 2026, total target pemulihan sawah terdampak di tiga provinsi mencapai 42.702 hektare dengan dukungan anggaran sebesar Rp337,97 miliar.
Dari total tersebut, sebanyak 16.670 hektare lahan telah memasuki tahap konstruksi pemulihan. Sementara itu, 4.098 hektare sawah telah selesai direhabilitasi, 2.212 hektare kembali diolah oleh petani, dan 2.110 hektare sudah mulai ditanami kembali.
Perkembangan paling signifikan terlihat di Provinsi Sumatera Barat. Dari target pemulihan seluas 3.902 hektare, sebanyak 3.809 hektare atau sekitar 98 persen telah memasuki tahap konstruksi. Sebanyak 2.583 hektare di antaranya telah selesai direhabilitasi dan lebih dari 2.100 hektare sawah kembali ditanami oleh petani.
Di Sumatera Utara, rehabilitasi sawah seluas 5.201 hektare juga telah memasuki tahap konstruksi pemulihan. Sementara itu, Aceh menjadi wilayah dengan lahan sawah terdampak terbesar dibanding dua provinsi lainnya, yakni mencapai 31.464 hektare.
Proses pemulihan di sejumlah wilayah seperti Aceh Timur, Aceh Utara, Bireuen, dan Pidie Jaya terus dipercepat melalui pengerjaan saluran irigasi, pembentukan kembali petak sawah, hingga pengolahan lahan.
Pemerintah berharap percepatan rehabilitasi tersebut dapat segera mengembalikan aktivitas pertanian masyarakat sehingga roda perekonomian warga terdampak bencana dapat kembali bergerak secara bertahap. (her/dav)
21 Hektare Lahan Dibutuhkan Kemenag untuk Madrasah Ambisius di IKN
Kementerian Agama membangun Madrasah Terintegrasi di Ibu Kota Nusantara (IKN), Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Fasilitas pendidikan ini mencakup jenjang RA, MI, MTs, hingga MA. Proyek madrasah ini bertujuan menyediakan solusi pendidikan lengkap dan berkualitas bagi warga IKN.
Ahmad Luthfi Kunci 1,5 Juta Hektare Lahan Pertanian Jateng: Tiada Toleransi Alih Fungsi
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan komitmen menjaga 1,5 juta hektare lahan pertanian. Ini penting untuk swasembada dan ketahanan pangan daerah. Pemprov Jateng tidak menoleransi alih fungsi lahan sawah dilindungi (LSD). Larangan ini diatur tegas dalam regulasi; setiap upaya pembangunan yang mengubah fungsi lahan pertanian akan digagalkan.