Masa Depan Pendidikan di Jawa Tengah: Kesejahteraan dan Perlindungan Guru Jadi Kunci Utama
Bupati Magelang Grengseng Pamuji berkomitmen pada perlindungan guru dan kesejahteraan tenaga pendidikan. Reformasi pendidikan 2026 menetapkan tiga pilar: perlindungan hukum, sinkronisasi kebijakan, dan kolaborasi lintas sektoral. Ini membangun ekosistem pendidikan sehat, mengatasi tantangan kenakalan remaja, serta meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Magelang. PGRI Kabupaten Magelang mendukung penuh.
Revolusi Karir: Amerika Rekrut Gamer Jadi Pengatur Lalu Lintas Udara, Gaji Tembus 2.6M!
Amerika Serikat merekrut gamer sebagai petugas lalu lintas udara (ATC). Langkah ini mengatasi krisis tenaga ahli di menara kontrol penerbangan. Keterampilan gaming seperti konsentrasi tinggi, pemrosesan data cepat, dan pengambilan keputusan relevan bagi industri penerbangan. Profesi ini menawarkan kompensasi tinggi. Ini menunjukkan nilai keterampilan digital dari hobi.
Pameran UMKM Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara berlangsung di Alun-Alun I Jepara, 11-14 April 2026. Sebanyak 53 stan memasarkan berbagai produk unggulan lokal. Bupati Jepara Witiarso Utomo berharap pameran ini dapat memperkenalkan produk UMKM, meningkatkan omzet penjualan, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Evaluasi penjualan menjadi dasar pengembangan program UMKM ke depan.
Realme C100 4G Resmi, HP Baterai 8000 mAh Bisa Jadi Powerbank
Teknologi.id– Realme resmi merilis perangkat terbarunya dari lini C-series, Realme C100 4G, di pasar Vietnam. Kehadiran model ini melengkapi varian sebelumnya yang telah lebih dulu hadir, sekaligus menawarkan pendekatan berbeda melalui kapasitas baterai yang jauh lebih besar. Daya tarik utama ponsel ini terletak pada baterai jumbo berkapasitas 8.000 mAh yang tidak hanya menunjang daya tahan, tetapi juga dapat digunakan sebagai sumber daya untuk perangkat lain.
Baterai Jumbo dan Fitur Berbagi Daya
Foto: Realme
Realme C100 4G mengandalkan baterai 8.000 mAh sebagai keunggulan utamanya. Dengan kapasitas tersebut, perangkat ini diklaim mampu bertahan hingga 23 jam untuk pemutaran video streaming secara terus-menerus. Selain itu, ponsel ini juga dapat digunakan hingga 20 jam untuk menjalankan aplikasi navigasi, serta sekitar 13 jam untuk aktivitas bermain gim dalam satu kali pengisian daya.
Untuk menunjang kapasitas baterai yang besar, Realme menyematkan teknologi fast charging 45 watt. Teknologi ini memungkinkan proses pengisian daya berlangsung lebih cepat dibandingkan standar pengisian konvensional di kelasnya. Tidak hanya itu, perangkat ini juga dilengkapi fitur reverse wired charging dengan daya keluaran 10 watt. Fitur tersebut memungkinkan pengguna untuk mengisi daya perangkat lain melalui kabel, menjadikan Realme C100 4G dapat difungsikan sebagai powerbank dalam kondisi tertentu.
Layar dan Desain
Pada sektor visual, Realme C100 4G dibekali layar IPS LCD berukuran 6,8 inci dengan resolusi HD Plus. Layar ini telah mendukung refresh rate 120Hz yang bertujuan memberikan tampilan yang lebih halus, terutama saat pengguna melakukan navigasi antarmuka maupun menjalankan aplikasi.
Selain itu, layar ponsel ini memiliki tingkat kecerahan hingga 1.200 nits. Spesifikasi tersebut memungkinkan tampilan tetap terlihat jelas dalam berbagai kondisi pencahayaan. Untuk menunjang ketahanan perangkat, Realme juga melengkapi ponsel ini dengan perlindungan ArmorShell yang diklaim mampu meningkatkan daya tahan terhadap benturan ringan.
Dari sisi desain, Realme C100 4G juga hadir dalam beberapa pilihan warna yang memberikan variasi bagi pengguna sesuai preferensi masing-masing.
Di sektor fotografi, Realme C100 4G dilengkapi kamera utama beresolusi 50 MP dengan aperture f/1.8. Kamera ini didampingi oleh satu lensa tambahan yang tidak diungkapkan secara rinci spesifikasinya. Kombinasi tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan fotografi dasar pengguna sehari-hari.
Sementara itu, untuk kebutuhan swafoto dan panggilan video, tersedia kamera depan beresolusi 8 MP. Kamera ini ditempatkan pada desain punch hole di bagian atas layar, sehingga tidak terlalu mengganggu tampilan keseluruhan layar saat digunakan.
Untuk sektor dapur pacu, Realme C100 4G ditenagai oleh MediaTek Helio G91 Ultra.. Prosesor ini dipadukan dengan RAM berjenis LPDDR4X yang tersedia dalam dua pilihan, yaitu 6 GB dan 8 GB. Sementara untuk penyimpanan internal, perangkat ini menggunakan teknologiUFS 2.2 dengan kapasitas 128 GB dan 256 GB.
Dari sisi perangkat lunak, ponsel ini menjalankan sistem operasi Android 16 yang telah dilapisi dengan antarmuka Realme UI 7.0. Kombinasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman penggunaan yang lebih optimal sesuai dengan ekosistem perangkat Realme.
Harga dan Ketersediaan
Untuk pasar Vietnam, Realme C100 4G dibanderol mulai dari 3.690.000 Dong atau setara dengan sekitar Rp2,3 juta. Harga tersebut menempatkan perangkat ini di segmen menengah dengan fokus pada daya tahan baterai sebagai nilai jual utama.
Hingga saat ini, pihak Realme belum mengungkapkan rencana distribusi lebih lanjut untuk pasar global lainnya, termasuk Indonesia. Namun, kehadiran perangkat ini menunjukkan upaya perusahaan dalam menghadirkan alternatif ponsel dengan kapasitas baterai besar di kelasnya.
Prabowo Buka Asrama Gratis: Ubah Hidup Anak Miskin, Fasilitas Lengkap Jadi Sorotan
Raisa, siswa kelas 5 SRD 2 Surakarta, bersekolah di Sekolah Rakyat setelah orang tuanya bercerai. Program ini menyediakan fasilitas pendidikan lengkap: seragam, asrama, makanan, dan kelas digital. Ini membantu Raisa mengejar cita-cita menjadi Polwan. Ia berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto atas program Sekolah Rakyat yang mendukungnya.
Pengamat Militer Ungkap: Diplomasi Unik Pakistan Jadi Kunci Perundingan Iran
Iran memilih Pakistan sebagai lokasi perundingan dengan Amerika Serikat (AS). Pakistan dianggap negara netral dan mediator terpercaya. Pengamat Susaningtyas Nefo Handayani menyoroti hubungan diplomatik unik Pakistan dengan Teheran dan Washington. Peran strategis Pakistan ini penting, dipercaya kedua pihak saat jalur formal terputus.
Selat Hormuz Memanas: Protokol Ketat Iran Jadi Kunci Tertahannya Dua Kapal Pertamina
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyoroti penahanan kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz. Ia menjelaskan, Selat Hormuz kini dalam kondisi tidak biasa karena situasi perang. Protokol keamanan ketat diterapkan Iran, mewajibkan negosiasi bagi kapal yang melintas. Kondisi ini mempengaruhi lalu lintas maritim di wilayah tersebut.
Prabowo Minta Hukum Jadi Instrumen Jaga Kekayaan Negara Demi Rakyat Sejahtera
Pemerintah kembali mencatat capaian signifikan dalam upaya penyelamatan keuangan negara. Melalui penertiban perkebunan dan tambang ilegal oleh Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH), negara berhasil mengamankan Rp11,42 triliun sepanjang Januari hingga April 2026. Presiden Prabowo menegaskan capaian tersebut bukanlah hasil kerja yang mudah. Hal itu disampaikannya saat Penyerahan Denda Administratif dan Penyelamatan Keuangan Negara yang diselenggarakan di Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Jumat (10/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto meminta hukum dijadikan instrumen dalam menjaga kekayaan negara dan menciptakan keadilan demi kesejahteraan rakyat Indonesia. Ia mengatakan, kekayaan yang diselamatkan merupakan fondasi utama untuk mewujudkan kemakmuran rakyat.
Hal tersebut disampaikannya dalam agenda penyerahan denda administratif, hasil penyelamatan keuangan negara, serta penguasaan kembali kawasan hutan tahap VI, di Jakarta, Jumat (10/4).
“Semua lembaga di setiap tingkatan harus bekerja sama untuk menegakkan hukum. Saya sangat setuju, hukum adalah instrumen untuk menjaga kekayaan bangsa dan negara. Tanpa kekayaan bangsa dan negara, tidak mungkin rakyat kita hidup sejahtera, tidak ada pilihan lain bagi kita,” ujarnya.
Prabowo kembali menegaskan komitmennya untuk menghentikan segala macam praktik ilegal yang merugikan negara dan rakyat. Ia menyakini, hanya dengan pemerintahan yang bersih hal itu dapat diberantas.
“Mari lah kita tutup praktik-praktik yang tidak baik. Menipu rakyat, menipu atasan, mem-backing praktik-praktik yang tidak baik, penyelundupan, tambang ilegal, perkebunan ilegal,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo meminta seluruh pejabat, kabinet, dan kepala daerah untuk bekerja kompak, mengabdi sepenuhnya, serta tidak gentar dalam menjalankan amanah demi kepentingan rakyat.
“Saya mengimbau, ayo kita semua yang diberi kepentingan rakyat, mari kita laksanakan tugas yang diberikan oleh rakyat kepada kita dengan baik,” ucapnya.
Prabowo turut memberikan apresiasi atas dedikasi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) dalam menyelamatkan keuangan negara. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa pemerintah selalu berada di pihak rakyat untuk menjaga dan menyelamatkan uang negara.
“Kita akan buktikan bahwa kita ingin mengamankan dan menyelamatkan uang rakyat, berapa puluh kali lagi akan kita buktikan. Kita tidak akan berhenti, kita tidak akan gentar, kita maju terus membela bangsa dan negara, terima kasih, selamat berjuang,” pungkasnya.
Pada Jumat (10/4) ini, Kejaksaan Agung menyerahkan pengenaan denda administratif dan pemulihan kerugian akibat aktivitas ilegal di dalam kawasan hutan sebesar Rp 11,42 triliun yang disaksikan Prabowo. Ini merupakan hasil penindakan periode Januari-April 2026 yang berasal di antaranya dari denda administratif, PNBP penanganan tindak pidana korupsi, setoran pajak, dan PNBP denda lingkungan hidup.
Adapun sepanjang Oktober 2025 sampai April 2026, Satgas PKH berhasil menyetorkan Rp 31,3 triliun kepada negara yang didapatkan dari penegakan administratif terhadap aktivitas ilegal di dalam kawasan hutan.
Sementara bila dihitung sejak Februari 2025 lalu, Satgas PKH telah berhasil menyelamatkan aset negara sebesar Rp 371 triliun. Satgas PKH juga berhasil menguasai kembali kawasan hutan dari aktivitas perkebunan ilegal seluas 5,89 juta hektare dan pertambangan ilegal seluas 10.257 hektar. (her/dav)
SmartCoop Bawa Koperasi Desa Merah Putih Tegal Harum Jadi Percontohan di Denpasar
Foto: Instagram/ @Kemenkop
Teknologi.id– Koperasi Desa Merah Putih Tegal Harum yang berlokasi di Denpasar, Bali, berhasil mencatatkan pencapaian signifikan melalui implementasi teknologi digital. Dengan mengadopsi sistem SmartCoop, koperasi ini kini ditetapkan sebagai koperasi percontohan di Denpasar berkat tata kelola yang adaptif, inovatif, dan transparan dalam mendukung ekonomi kerakyatan.
Potensi Ekonomi Lokal dan Tantangan Awal
Desa Tegal Harum memiliki basis penduduk sekitar 13.453 jiwa dengan mayoritas mata pencaharian sebagai pedagang dan wiraswasta. Potensi ekonomi di wilayah ini tergolong besar, mengingat sejumlah produk usaha warga setempat telah berhasil menembus pasar internasional. Namun, pada fase awal pengembangannya, Koperasi Desa Merah Putih Tegal Harum menghadapi tantangan klasik, yaitu kebutuhan akan sistem pencatatan yang rapi dan terintegrasi.
Menanggapi kendala tersebut, pengurus bersama anggota melakukan langkah kolaboratif melalui musyawarah desa, pendampingan, serta pelatihan intensif bersama perangkat desa. Sinergi ini bertujuan untuk merumuskan solusi teknologi yang mampu mengakomodasi kebutuhan administrasi sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai wadah penguatan ekonomi lokal.
Implementasi SmartCoop sebagai Solusi Terpadu
Foto: AI Generated
Solusi strategis yang dipilih adalah penerapan SmartCoop, sebuah sistem digital koperasi terintegrasi. Inovasi ini mengubah pola kerja konvensional menjadi serba otomatis dan transparan. Beberapa fitur utama yang diimplementasikan meliputi pencatatan keuangan otomatis, pengelolaan simpan pinjam, hingga penyusunan rencana bisnis yang lebih terukur.
Selain aspek manajerial, SmartCoop juga menghadirkan transparansi dalam pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU). Dari sisi pelayanan anggota, sistem ini menyediakan layanan transaksi berbasis aplikasi danbarcode, yang memungkinkan seluruh proses terhubung dalam satu ekosistem terpadu. Digitalisasi ini memastikan setiap rupiah yang dikelola koperasi terpantau secara real-time dan akurat.
Kehadiran sistem digital ini memperluas daya jangkau unit usaha koperasi. Saat ini, Koperasi Desa Merah Putih Tegal Harum telah berhasil mengelola berbagai unit layanan vital, mulai dari gerai sembako, penyediaan LPG, apotek, hingga klinik desa. Selain itu, koperasi juga melayani fungsi simpan pinjam serta loket pembayaran listrik dan pajak.
Layanan yang terpusat secara digital ini memberikan manfaat langsung bagi warga berupa akses yang lebih mudah dan harga yang lebih terjangkau dibandingkan pasar umum. Efisiensi operasional yang dihasilkan dari penggunaan SmartCoop memungkinkan koperasi menekan biaya tambahan, yang kemudian berdampak pada stabilitas harga layanan di tingkat desa.
Capaian inovasi ini membawa Koperasi Desa Merah Putih Tegal Harum meraihpredikat sebagai koperasi percontohan di Denpasar. Keberhasilan ini membuktikan bahwa digitalisasi bukan hanya milik perusahaan besar di perkotaan, tetapi juga sangat relevan untuk memperkuat ekonomi di tingkat desa.
SmartCoop menegaskan posisi koperasi sebagai penggerak ekonomi desa yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan tata kelola berbasis inovasi digital, koperasi ini diharapkan dapat terus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia untuk mulai bermigrasi ke sistem digital guna mewujudkan kemandirian ekonomi yang berkelanjutan.
Terobosan ITS: Minyak Sawit Kini Jadi Bensin, Efisiensi 83% Menggebrak Industri Energi.
Foto: ITS
Teknologi.id – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali melahirkan inovasi strategis di sektor energi terbarukan. Tim peneliti dari Departemen Teknik Material dan Metalurgi ITS berhasil mengembangkan metode produksi bensin berbahan baku minyak kelapa sawit mentah(Crude Palm Oil/CPO) yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Inovasi yang diberi nama bensin sawit atau “Benwit” ini diproyeksikan menjadi jawaban atas ancaman krisis energi global dan ketergantungan Indonesia pada bahan bakar fosil.
Rektor ITS, Prof. Dr. (HC) Ir. Bambang Pramujati, ST., MScEng., PhD., menegaskan bahwa inovasi ini hadir di momentum yang tepat, terutama melihat situasi geopolitik dan krisis bahan bakar minyak (BBM) yang tengah melanda kawasan ASEAN akibat konflik di Timur Tengah.
“Ini adalah peluang besar bagi pemerintah untuk mengembangkan energi alternatif dan mengurangi ketergantungan pada impor energi,” ujarnya pada Selasa (7/4/2026).
Terobosan Katalis Bimetalik: Suhu Turun, Hasil Meningkat
Riset yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) ini dipimpin oleh Dr. Eng. Hosta Ardhyananta, ST., MSc. Fokus utama penelitian ini adalah mengonversi minyak sawit mentah yang bersifat padat menjadi produk bensin biogasoline yang siap pakai dengan residu seminimal mungkin.
Dalam proses produksinya, tim ITS menggunakan metode catalytic cracking, sebuah teknik pemecahan molekul besar menjadi molekul yang lebih kecil menggunakan katalis khusus. Awalnya, riset ini menggunakan katalis berbasis alumina(γ-Al₂O₃) yang berperan sebagai “gunting molekuler” untuk memecah trigliserida dalam CPO menjadi fraksi hidrokarbon ringan. Proses awal ini mampu mengonversi sekitar 60 persen CPO menjadi bensin, namun membutuhkan suhu operasi yang sangat tinggi mencapai 420 derajat Celsius.
Pengembangan lebih lanjut kemudian membawa lompatan besar dengan penggunaan katalis bimetalik nikel oksida (NiO) dan tembaga oksida (CuO) dengan komposisi seimbang. Kombinasi dua oksida logam ini bekerja secara sinergis: NiO berperan memutus rantai karbon secara efektif, sementara CuO membantu menghilangkan kandungan oksigen yang tidak diinginkan. Hasilnya, suhu operasi berhasil ditekan hingga 380 derajat Celsius, sementara rendemen atau hasil bensin nabati meningkat drastis hingga mencapai 83 persen.
Produk Berkualitas Setara Bensin Komersial
Foto: ITS
Produk bensin nabati yang dihasilkan didominasi oleh hidrokarbon rantai pendek pada rentang C5 hingga C11, yang secara kimiawi sangat identik dengan komponen bensin komersial yang beredar di pasaran. Tidak hanya fokus pada produk utama, riset ini juga mengusung konsep zero emission dengan memanfaatkan seluruh produk sampingan untuk menciptakan sistem sirkular:
Gas Hasil Samping: Digunakan kembali sebagai bahan bakar pemanas reaktor produksi guna menekan biaya operasional.
Residu Cair: Memiliki karakteristik mirip oli atau minyak jelantah yang dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar kompor alternatif bagi masyarakat atau industri kecil.
“Kami merancang sistem ini agar benar-benar minim limbah. Residu cairnya pun memiliki stabilitas tinggi sehingga bisa dimanfaatkan kembali seperti bahan bakar minyak tanah untuk kebutuhan rumah tangga,” jelas Hosta.
Inovasi “Benwit” ini telah mulai diimplementasikan pada mesin-mesin pertanian yang memiliki fleksibilitas tinggi terhadap penggunaan bahan bakar alternatif. Pemilihan mesin pertanian sebagai obyek uji coba pertama dikarenakan kemudahan modifikasi sistem pembakarannya. Langkah ini merupakan dedikasi ITS untuk menciptakan kemandirian teknologi bagi petani Indonesia, agar mereka memiliki kendali atas energi mereka sendiri tanpa harus terombang-ambing oleh fluktuasi harga BBM fosil dunia.
Lahirnya kemandirian teknologi dalam produksi bensin lokal ini diharapkan dapat menekan nilai jual energi kepada masyarakat luas. Selama ini, banyak produsen migas nasional masih bergantung pada peralatan dan mesin produksi dari luar negeri, seperti Amerika Serikat. Dengan menggunakan alat dan metode karya anak bangsa, beban biaya teknologi tersebut bisa dipangkas secara signifikan.
Secara filosofis, riset ini sejalan dengan beberapa poin Sustainable Development Goals (SDGs), terutama poin ke-7 mengenai energi bersih dan terjangkau, poin ke-12 tentang konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab, serta poin ke-13 terkait penanganan perubahan iklim. Berdasarkan Life Cycle Assessment (LCA), proses produksi biogasoline ini memiliki jejak karbon yang sangat rendah dibandingkan proses pengolahan minyak bumi konvensional.
Direktur Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS, Fadlilatul Taufany, ST., PhD., menyatakan akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI agar inovasi Benwit ini dapat segera masuk ke tahap uji coba proyek nasional. Ke depannya, ITS menargetkan pengembangan kapasitas produksi yang lebih besar agar manfaat bensin sawit ini dapat dirasakan luas oleh masyarakat Indonesia sekaligus mewujudkan kedaulatan energi nasional yang sejati.