Polri Ungkap Jaringan Haji Ilegal 2026: 13 Tersangka Kini Dijerat Hukum
loading…
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir menjelaskan Subsatgas Gakkum Satgas Haji telah melakukan berbagai upaya penegakan hukum dan menetapkan 13 orang tersangka praktik penyelenggaraan haji ilegal. Foto/Okezone
JAKARTA – Satgas Haji Polri terus memperkuat pengawasan dan penegakan hukum selama musim Haji 2026 guna memastikan perlindungan terhadap masyarakat dari praktik penyelenggaraan ibadah non-prosedural alias haji ilegal. Tercatat dari hasil pengawasan di titik keberangkatan, Subsatgas Gakkum Satgas Haji telah melakukan berbagai upaya penegakan hukum dengan menetapkan 13 orang tersangka atas puluhan laporan yang diterima Kepolisian.
“Hingga saat ini tercatat 11 Laporan Polisi (LP) dan 21 Laporan Informasi (LI) telah ditangani, dengan 13 tersangka berhasil ditetapkan,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir, Selasa (19/5/2026).
Menurut Isir, para pelaku kerap memanfaatkan tingginya minat masyarakat untuk melangsungkan ibadah haji dengan modus penyalahgunaan visa yang merugikan calon jemaah.
“Dari penanganan perkara tersebut, jumlah korban mencapai 320 orang dengan total kerugian masyarakat sebesar Rp10.025.000.000,” ujar Isir.
Selain penegakan hukum, upaya pengawasan juga dilakukan dengan keberhasilan mencegah keberangkatan 32 Warga Negara Indonesia (WNI) calon jemaah haji non-prosedural di Terminal 2 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Jumat (15/5/2026).
Prabowo Ajak ASEAN Kebut Pengembangan Energi Terbarukan dan Jaringan Listrik Trans Borneo
Presiden RI Prabowo Subianto menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama. Hal itu dikatakan Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Cebu, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti isu ketahanan energi sebagai tantangan utama yang mendesak untuk dihadapi bersama.
Menurut Presiden Prabowo, tekanan global yang meningkat serta ketidakstabilan geopolitik di Timur Tengah membuat isu energi bukan lagi sekadar tantangan jangka panjang, melainkan kebutuhan yang harus segera direspons.
“Ketahanan energi adalah salah satu isu penting yang kita hadapi saat ini. Dengan meningkatnya tekanan global dan ketidakstabilan di Timur Tengah, ini bukan lagi masalah jangka panjang, melainkan masalah mendesak,” ujar Prabowo dalam pidatonya saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, pada Kamis (7/5).
Prabowo menyampaikan bahwa kawasan Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) memiliki potensi besar dalam pengembangan energi terbarukan, mulai dari tenaga air, tenaga surya, tenaga angin, hingga lahan subur yang belum dimanfaatkan secara optimal.
Prabowo pun mempertanyakan kesiapan negara-negara anggota untuk memanfaatkan potensi tersebut demi memenuhi kebutuhan kawasan sekaligus mendukung transisi energi ASEAN.
“Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk bertindak berdasarkan potensi tersebut. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan subregional kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada transisi energi ASEAN,” kata Presiden.
Lebih lanjut, Prabowo mendorong langkah konkret untuk mempercepat pengembangan energi bersih di kawasan. Beberapa langkah yang disoroti antara lain pengembangan tenaga air di Kalimantan, perluasan proyek energi surya di Palawan, serta pemanfaatan energi angin di wilayah pesisir.
Prabowo turut mencontohkan sejumlah langkah yang tengah dijalankan Indonesia dalam mempercepat pengembangan energi surya.
“Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah bangun tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar,” ujar Presiden.
Selain pengembangan energi, Prabowo menekankan pentingnya memperkuat konektivitas subkawasan, termasuk peningkatan kapasitas jaringan listrik Trans Borneo Power Grid agar distribusi energi dapat berjalan lebih efisien di kawasan. Prabowo menilai seluruh agenda tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan, keahlian teknis, serta kemitraan yang lebih erat dengan para mitra pembangunan regional.
“Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan yang tepat. Kita perlu mengamankan pendanaan, memobilisasi keahlian teknis; dan memperdalam kemitraan dengan penasihat regional dan Mitra Pembangunan kita,” katanya.
Menutup pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa selain ketahanan energi, ketahanan pangan juga menjadi isu mendasar yang harus menjadi perhatian bersama negara-negara BIMP-EAGA dalam menjaga kesejahteraan masyarakat kawasan.
“Namun, upaya kita hendaknya jangan berhenti pada ketahanan energi. Ketahanan pangan sama fundamentalnya,” pungkas Presiden.
Dari Cebu, Presiden Prabowo sekaligus mengirim pesan kuat bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan oleh pertumbuhan ekonomi, tetapi juga oleh kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, pangan, dan stabilitas masyarakatnya di tengah dunia yang terus berubah. (her/dav)
Polri Ungkap Jaringan Penipuan Haji Ilegal Rp92,64 Miliar: Terkuak Modus Operandi dan Dalang di Baliknya
Polri dan Kementerian Haji membentuk Satgas Haji 2026. Ini bertujuan melindungi calon jemaah dari penipuan haji. Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan kerugian mencapai Rp92,64 miliar. Praktik haji ilegal masih marak. Satgas akan bekerja terpadu, mulai edukasi hingga penegakan hukum.
Penyiraman Air Keras Andrie Yunus: Penyelidikan Ungkap Jaringan 16 Pelaku
Koordinator KontraS, Dimas Bagus Arya, merilis hasil temuan Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD). Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus disebut melibatkan minimal 16 pelaku. Temuan ini disampaikan dalam RDPU di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, pada Selasa (31/3/2026).
Sinar Mas Land dan Telkom Perkuat Taring Digital BSD City dengan Jaringan 5G
Sinar Mas Land dan Telkom Indonesia memperkuat ekosistem digital BSD City sebagai smart digital city terdepan. Peluncuran jaringan 5G dan kerja sama infrastruktur ini mendukung gaya hidup digital serta operasional bisnis modern hingga 2026. Kolaborasi ini mencakup serat optik, komputasi awan, dan IoT, menjadikan BSD City tolok ukur kota pintar di Indonesia.
Samin Tan: Kejagung Didesak Bongkar Tuntas Jaringan Pejabat Negara yang Terlibat
Kejaksaan Agung (Kejagung) didesak mengungkap identitas penyelenggara negara yang diduga terlibat korupsi tambang ilegal. Kasus ini menyeret pengusaha Samin Tan, melibatkan kerja sama swasta dan aparatur negara dalam penggunaan dokumen perizinan tidak sah. Transparansi Kejagung penting untuk penegakan hukum dan menjaga kepercayaan publik.
Sidang Eks Kapolres Bima: Pintu Masuk Bongkar Jaringan Narkoba Besar di Polri?
Kompolnas mendesak Polri membongkar jaringan narkoba yang memasok eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro. Desakan ini disampaikan dalam sidang Komisi Kode Etik dan Profesi (KKEP). Kompolnas ingin mengungkap pola penyerahan, jenis narkoba, serta pelaku lain demi komitmen Polri memberantas narkoba.
Indosat Ungkap Kesiapan Jaringan Mudik: Jurus Hadapi Lonjakan Data Lebaran Terkuak!
Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan kampanye #LebihBaikIndosat untuk Ramadan-Idulfitri 2026. Perusahaan memperkuat jaringan di 75 jalur mudik utama dan 790 POI. Indosat juga memperkenalkan aplikasi Sahabat AI serta fitur proteksi digital berbasis AI yang telah memblokir 2 miliar ancaman, memastikan konektivitas masyarakat.
Yasika Aulia, Putri Wakil Ketua DPRD, Kuasai 41 Dapur MBG: Mengurai Jaringan Bisnis dan Untung Jutaan Rupiah Sehari?
Program Makan Gizi Gratis (MBG) Prabowo Subianto memberikan keuntungan signifikan bagi siswa dan ekonomi lokal. Yasika Aulia, anak Wakil Ketua DPRD Sulawesi Selatan, mengelola 41 dapur MBG di Makassar, Parepare, Gowa, dan Bone. Dengan investasi Rp61,5 miliar, program ini berpotensi menghasilkan Rp246 juta per hari, juga mendorong ekonomi masyarakat.
Wakil Rektor I UMS Resmikan Forum Alumni JAMBON: Era Baru Jaringan Lulusan Dimulai
Wakil Rektor I UMS Prof. Ihwan Susila meresmikan Forum Alumni JAMBON (Jejak Alumni MIM Digdaya Bolon) pada Milad ke-74 MIM Digdaya Bolon di Karanganyar. UMS menunjukkan komitmen dalam membina Amal Usaha Muhammadiyah. Peresmian ini menekankan pentingnya jejaring alumni untuk komunikasi produktif dan kemajuan pendidikan.