Prabowo Ungkap Jaminan KDKMP: Sembako, Pupuk, Kredit Murah Siap Sasar Warga di 1.061 Titik!
Presiden Prabowo Subianto meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5). Koperasi ini siap beroperasi penuh dengan infrastruktur dan sistem lengkap. Dirancang sebagai penggerak ekonomi rakyat, mendistribusikan sembako, pupuk, gas, logistik, kredit murah, dan menyerap gabah petani. Pembangunan selesai 7 bulan. Target 30.000 koperasi di Agustus.
Pemerintah Tegaskan Seleksi Manajer KDKMP dan KNMP Gratis dan Adil, Tidak Ada Jalur Orang Dalam
Pemerintah memastikan proses rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) berlangsung transparan, gratis, serta bebas dari praktik titipan. Penegasan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam keterangan pers, Senin (4/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah memastikan proses rekrutmen manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) berlangsung transparan, gratis, serta bebas dari praktik titipan.
Penegasan ini disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam keterangan pers, Senin (4/5). Zulhas mengakui maraknya penipuan yang mengatasnamakan program Koperasi Merah Putih, termasuk penyebaran tautan palsu hingga permintaan uang kepada pelamar.
“Saya juga harus bicara tegas soal penipuan yang marak, ada oknum-oknum yang mengatasnamakan Koperasi Merah Putih, menyebar link palsu, membuat data pribadi terancam disalahgunakan, bahkan minta uang, bayaran,” ungkapnya.
Zulkifli Hasan menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran hanya dilakukan melalui satu kanal resmi dan tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. “Kami tegaskan di sini, satu-satunya website resmi adalah www.phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun. Tidak ada, seperti yang kami katakan dulu, tidak ada pungutan biaya apa pun,” paparnya.
Zulhas memastikan proses perekrutan manager KDKMP maupun KNMP tidak memiliki jalur khusus atau titipan, termasuk melalui pejabat pemerintah sekalipun.
“Tidak ada orang dalam. Yang datang ke Menko minta tolong, tidak bisa. Ke Menteri PANRB juga tidak bisa. Jadi tidak ada titipan-titipan, tidak ada bantuan-bantuan. Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporkan saja ke aparat hukum atau polisi,” tegasnya.
Lebih lanjut, pemerintah menjelaskan bahwa pembentukan KDKMP dan KNMP merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat ekonomi desa sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini dirancang untuk memangkas rantai distribusi yang panjang sekaligus menjadi penyangga harga komoditas di tingkat petani.
“Jadi, Kopdes atau Koperasi Kelurahan Merah Putih itu selain memotong rantai pasok yang panjang, juga bisa menjadi offtaker. Jadi, kalau ada produksi di desa yang tidak sesuai dengan harga yang kita tentukan, maka Kopdes bisa membeli,” jelasnya.
Ia mencontohkan, harga gabah yang tetapkan Rp6.500 tetapi di pasar harganya terkadang di bawah harga yang ditetapkan. “Nanti bantuan seperti PKH, bantuan pangan, hingga beasiswa harus tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menambahkan, distribusi bantuan pemerintah ke depan akan terintegrasi melalui koperasi ini agar lebih tepat sasaran.
“Bukan karena kedekatan dengan aparat desa, tetapi betul-betul untuk masyarakat yang layak menerima. Nantinya, bantuan pemerintah dan barang subsidi seperti pupuk, gas, dan lainnya akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih. Jadi tujuannya sangat strategis,” lanjutnya.
Sebagai informasi, pemerintah telah membuka sebanyak 35.476 formasi yang terdiri atas 30.000 posisi manajer KDKMP dan 5.476 pegawai KNMP. Tingginya minat masyarakat terlihat dari jumlah pelamar yang mencapai ratusan ribu orang.
Hingga penutupan pendaftaran pada 25 April 2026, tercatat sebanyak 639.730 pelamar, dengan 487.819 orang melengkapi berkas administrasi. Dari jumlah tersebut, 483.648 pelamar dinyatakan memenuhi syarat administrasi. (her/dav)
Kupas Tuntas: Jadwal Rekrutmen Manajer KDKMP & KNMP, dari Seleksi Kompetensi hingga Pengumuman.
Pemerintah mengumumkan perkembangan rekrutmen Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Seleksi kini memasuki tahap tes kompetensi CAT pada 3-12 Mei 2026 di 72 lokasi. Pengumuman hasil akhir dijadwalkan 7 Juni 2026. Waspada penipuan, tidak ada pungutan biaya.
KDKMP Solusi Ekonomi Desa, Senjata Baru Lawan Tengkulak
Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menegaskan salah satu tujuan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yakni untuk mendorong kesejahteraan petani dan peternak hingga melawan tengkulak yang selama ini menggerogoti rakyat. Hal itu dikatakan Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan menegaskan salah satu tujuan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yakni untuk mendorong kesejahteraan petani dan peternak hingga melawan tengkulak yang selama ini menggerogoti rakyat.
Menurut Zulhas, Presiden RI Prabowo Subianto menaruh atensi pada perekonomian di tingkat desa dengan memotong rantai pasok yang selama ini sangat panjang di daerah.
“Bapak Presiden tujuannya ingin membuat pusat-pusat pertumbuhan ekonomi di desa. Jadi, Kopdes atau Koperasi Kelurahan Merah Putih itu, selain memotong rantai pasok yang panjang dari pusat, dia juga bisa offtaker (pembeli hasil produksi),” ujar Zulhas dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Dia menjelaskan KDKMP bakal berperan untuk menampung hasil produksi panen atau ternak warga desa. Harga jual yang diperoleh pun lebih tinggi daripada menjual ke tengkulak.
Zulhas menyatakan apabila harga pasar lagi turun, maka KDKMP akan membeli hasil panen petani sesuai dengan nilai yang sudah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian, petani bisa tetap untung.
“Jadi, kalau ada produksi di desa itu yang tidak sesuai dengan harga yang kita tentukan, maka Kopdes bisa ambil alih. Contoh gabah, kalau gabah itu Rp6.500 kita tentukan, tetapi di pasar di situ harganya di bawah, Kopdes bisa beli. Jadi dia offtaker,” jelasnya.
Tak hanya itu, Zulhas menyebut KDKMP juga bakal berperan sebagai infrastruktur pemerintah. Contohnya, menjadi penyalur seluruh bantuan negara seperti Program Keluarga Harapan (PKH) agar betul-betul tepat sasaran.
“Nanti bantuan PKH harus tepat pasaran yang dapat (beras) 10 kg, Rp300 ribu, beasiswa, itu betul-betul harus tepat sasaran, bukan karena kedekatan dengan kepala desa, tetapi betul-betul memang orang yang layak untuk mendapatkan. Itu nanti fungsinya Kopdes,” kata dia.
KDKMP juga akan menjadi agen untuk menjual bantuan-bantuan atau barang subsidi yang selama ini masih belum tepat sasaran seperti pupuk dan tabung gas LPG 3 kg.
“Bantuan-bantuan pemerintah, barang-barang subsidi seperti pupuk, gas, dan lain-lain itu nanti akan disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih atau Kelurahan Merah Putih. Jadi, tujuannya sangat strategis,” ucapnya. (her/dav)