Indonesia Kecam Keras Rencana Israel Perluas Pendudukan Gaza: Sikap Tegas Jakarta
Indonesia mengecam rencana Israel memperluas pendudukan hingga 70% wilayah Gaza. Menteri Luar Negeri Sugiono menyatakan ini tindakan ilegal, bertentangan dengan upaya perdamaian dan solusi dua negara bagi Palestina. Isu tersebut dibahas Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan di Hambalang. Indonesia berkomitmen advokasi kemerdekaan Palestina.
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
loading…
Menlu Sugiono mengecam tindakan Israel yang mencegat dan menahan sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina. Foto/Isra Triansyah
JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengecam tindakan Israel yang mencegat dan menahan sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 menuju Gaza, Palestina. Sugiono menyebut perlakuan terhadap para WNI tersebut merupakan tindakan yang melanggar hukum internasional.
“Indonesia kembali mengecam perlakuan yang dilakukan dan perlakuan yang diberikan kepada saudara-saudara kita, jelas merupakan satu pelanggaran dari hukum internasional,” kata Sugiono saat menyambut kepulangan sembilan WNI di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu (24/5/2026).
Ketum Gerakan Cinta Prabowo Kecam Film Pesta Babi: Sangat Provokatif
loading…
Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H Kurniawan, menilai film dokumenter Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita karya bersifat provokatif. Film itu karena dinilai lebih banyak menyoroti sisi negatif pembangunan di Papua. Foto/Tangkapan layar iNews
JAKARTA – Ketua Umum Gerakan Cinta Prabowo, H Kurniawan, menilai film Pesta Babi : Kolonialisme di Zaman Kita karya Dandhy Laksono dan Cypri Paju Dale bersifat provokatif. Film dokumenter itu dinilai lebih banyak menyoroti sisi negatif pembangunan di Papua.
Menurut Kurniawan, film itu tidak menampilkan secara utuh berbagai upaya pembangunan yang telah dilakukan pemerintah di Papua dari masa pemerintahan sebelumnya hingga era Presiden Prabowo Subianto .
“Di sini yang tidak berimbang masalah film itu tadi. Di sini tidak memunculkan apa saja yang dilakukan pemerintahan, dari mulai presiden sebelumnya sampai Presiden Prabowo saat ini, itu seolah-olah pemerintah itu tidak punya prestasi di Papua,” kata Kurniawan dalam program Rakyat Bersuara bertajuk ‘Ada Apa di Balik Film Pesta Babi?’ yang disiarkan iNews, Selasa (19/5/2026).
Ia mencontohkan pembangunan infrastruktur yang menurutnya telah membuka akses di Papua, termasuk jalur jalan yang menghubungkan wilayah Sorong hingga Jayapura. Kurniawan juga menilai pembangunan perkebunan dan pembukaan lahan pertanian di Papua dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan wilayah di masa depan.
“Padahal kita harus akui bahwa dari Sorong sampai Jayapura itu sudah tembus jalan,” ujarnya.
Kurniawan yakin, ke depan setelah terbukanya perkebunan kelapa sawit maupun sawah baru, Papua pun bisa mengimbangi provinsi-provinsi lainnya.
Pemerintah RI Kecam Keras Israel Atas Pencegatan Flotilla Global Sumud, Perlindungan WNI Jadi Fokus
Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur. Hal itu disampaikan Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, dalam siaran persnya, Selasa (19/05). (Foto Dok. Istimewa/ @orbitindonesia.com)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah Republik Indonesia mengecam keras tindakan militer Israel yang mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur.
Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, menegaskan bahwa hingga saat ini sedikitnya sepuluh kapal telah dikonfirmasi ditangkap termasuk kapal Amanda, Barbaros, Josef, dan Blue Toys.
Berdasarkan informasi dari Global Peace Convoy Indonesia (GPCI), terdapat seorang Warga Negara Indonesia (WNI) atas nama Andi Angga Prasadewa yang berada di kapal Josef sebagai delegasi GPCI – Rumah Zakat.
“Kementerian Luar Negeri mengecam keras tindakan Militer Israel yang telah mencegat sejumlah kapal yang tergabung dalam rombongan misi kemanusiaan internasional Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0 di sekitar perairan Siprus, Mediterania Timur,” ujar Yvonne.
Sementara itu, kapal yang membawa jurnalis Bambang Noroyono alias Abeng hingga saat ini masih terus diupayakan untuk dihubungi guna mengetahui status kapal, termasuk kondisi Bambang Noroyono di kapal tersebut.
“Kementerian Luar Negeri RI mendesak Israel untuk segera melepaskan seluruh kapal dan awak misi kemanusiaan internasional yang ditahan, serta menjamin kelanjutan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina sesuai hukum humaniter internasional,” lanjutnya.
Yvonne juga menegaskan bahwa pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat.
“Pelindungan WNI akan terus menjadi prioritas utama Pemerintah Indonesia di tengah situasi yang berkembang sangat cepat,” ujarnya.
Sejak awal Kemlu RI melalui Direktorat Pelindungan WNI telah berkoordinasi dengan KBRI Ankara, KBRI Kairo, dan KBRI Amman guna menyiapkan langkah antisipatif demi memastikan keselamatan dan percepatan proses pemulangan para WNI.
Kemlu RI juga terus menjalin komunikasi dengan berbagai pihak terkait untuk memperoleh informasi terkini mengenai kondisi para WNI, sekaligus menyiapkan langkah kontingensi, termasuk fasilitasi pelindungan dan percepatan proses pemulangan apabila diperlukan. (her/dav)
RI Kecam Israel Kibarkan Spanduk Rising Lion di Reruntuhan RS Indonesia di Gaza
loading…
RS Indonesia hancur digempur Israel dengan bom dan bulldozer di Gaza pada 28 November 2023. Saat ini, Indonesia mengecam Israel yang mengibarkan spanduk Rising Lion di atas reruntuhan RS Indonesia di Gaza. Foto: Dok Anadolu Agency
JAKARTA – Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) mengecam tindakan pasukan Israel yang mengibarkan spanduk bertuliskan Rising Lion di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina. Beredar gambar spanduk disertai narasi Batalyon 9208 Brigade Negev bersiap untuk Hari Peringatan dan Hari Kemerdekaan di Rumah Sakit Indonesia, Jabalia.
“Indonesia mengecam keras dan memprotes pemasangan spanduk bertuliskan Rising Lion oleh pasukan Israel di atas reruntuhan Rumah Sakit Indonesia di Gaza,” tulis Kemlu RI melalui akun X dilihat Kamis (23/4/2026).
Kemlu menilai tindakan pemasangan spanduk Rising Lion di atas reruntuhan RS Indonesia merupakan aksi provokatif dan tidak dibenarkan.
“Penggunaan simbol dan propaganda militer di atas reruntuhan rumah sakit yang telah dihancurkan, terlebih dengan mengaitkannya pada operasi militer tertentu merupakan tindakan yang sangat provokatif dan tidak dapat dibenarkan,” katanya.
Sorotan Dunia di Forum 150 Negara: Ketua BKSAP Kecam Keras Israel di Timur Tengah
Ketua BKSAP DPR RI Syahrul Aidi Maazat mengecam tindakan militer Israel di Timur Tengah. Dalam Sidang Umum IPU ke-152 di Istanbul, ia menyoroti penembakan prajurit TNI UNIFIL dan agresi Israel di Gaza yang menimbulkan krisis kemanusiaan. Kebijakan Israel mempersenjatai warga sipil juga dikritisi.
DPR RI Kecam Tegas UU Hukuman Mati Tahanan Palestina: Langkah Kontroversial Parlemen Israel
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta mengecam pengesahan undang-undang oleh Parlemen Israel. Undang-undang ini membuka jalan bagi hukuman mati tahanan Palestina yang divonis teror. Sukamta menegaskan kebijakan ini pelanggaran serius hak asasi manusia dan hukum humaniter internasional, mempertegas watak represif Israel.
Indonesia Kecam PBB Usai Prajurit Gugur di Lebanon: Tuntut Investigasi & Perlindungan Pasukan!
Indonesia mendesak PBB segera investigasi serangan di Lebanon selatan. Tiga personel penjaga perdamaian Indonesia dari misi UNIFIL tewas dalam dua hari berturut-turut. Desakan ini disampaikan dalam rapat darurat Dewan Keamanan PBB di New York, menilai serangan tersebut melemahkan mandat UNIFIL.
Natalius Pigai Kecam Rencana Penghapusan MBG: Itu Jelas Pelanggaran HAM!
Menteri HAM Natalius Pigai menilai pihak yang ingin meniadakan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) serta layanan kesehatan dan pendidikan gratis menentang hak asasi manusia. Pernyataan ini merespons kritik terhadap program tersebut. Pigai menekankan pentingnya program ini bagi masyarakat dan tidak boleh dikaitkan dengan kepentingan elektoral.
Kemlu RI Kecam Keras Pernyataan Mike Huckabee: Klaim Israel Guncang Stabilitas Timur Tengah
Kemlu RI mengecam pernyataan Duta Besar AS untuk Israel, Mike Huckabee, yang mendukung klaim Israel atas wilayah Timur Tengah. Pernyataan tersebut mencakup Tepi Barat yang diduduki, melanggar hukum internasional dan Piagam PBB. Kecaman serupa juga datang dari banyak negara Arab dan organisasi internasional.