Akhiri Kunjungan ke Prancis, Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air
loading…
Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Tanah Air setelah mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Republik Prancis. Foto/SindoNews
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Tanah Air setelah mengakhiri rangkaian kunjungan resmi kenegaraan di Paris, Republik Prancis pada Jumat (29/5/2026).
Dikutip dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Prabowo bersama rombongan terbatas lepas landas dari Bandara Orly, Paris, Prancis.
Setibanya di Bandara Orly, Presiden Prabowo menerima penghormatan militer berupa pasukan jajar kehormatan sebanyak 21 personel yang berdiri di sisi kiri dan kanan karpet merah.
Tampak menyambut Prabowo di depan karpet merah yakni Menteri Urusan Frankofoni, Kemitraan Internasional, dan Warga Negara Prancis di Luar Negeri Eléonore Caroit dan Gubernur Militer Paris Jenderal Loïc Mizon.
Uang Rp10 Triliun Kembali ke Negara, Prabowo: Bisa Renovasi 5.000 Puskesmas
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dana sebesar Rp10,2 triliun yang berhasil diselamatkan negara dapat langsung dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, termasuk renovasi ribuan puskesmas di seluruh Indonesia yang selama puluhan tahun belum pernah diperbaiki. Hal itu dikatakan Prabowo di Kejaksaan Agung RI, Kamis (13/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa dana sebesar Rp10,2 triliun yang berhasil diselamatkan negara dapat langsung dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, termasuk renovasi ribuan puskesmas di seluruh Indonesia yang selama puluhan tahun belum pernah diperbaiki.
Prabowo menyatakan bahwa dana Rp10,2 triliun yang baru berhasil dikembalikan kepada negara tersebut dapat digunakan untuk merenovasi sekitar 5.000 puskesmas.
“Saudara-saudara, hari ini artinya kita bisa selesaikan 5.000 puskesmas,” kata Prabowo di Kejaksaan Agung RI, Kamis (13/5).
Prabowo menegaskan bahwa penyelamatan kekayaan negara harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, rakyat kini ingin melihat bukti konkret dari kerja pemerintah.
“Rakyat kita harus lihat, ini lho uang hari ini Rp10 triliun,” ujar Prabowo.
Lebih lanjut, Prabowo mengungkapkan laporan yang diterimanya dari Menteri Kesehatan mengenai kondisi ribuan puskesmas di Indonesia yang belum pernah direnovasi selama puluhan tahun.
“Saya baru keliling beberapa daerah terpencil, dapat laporan dari Menkes. Pak, kita punya 10.000 puskesmas sejak zaman Pak Harto, 30 tahun, puskesmas tersebut belum pernah diperbaiki,” kata Prabowo.
Prabowo menjelaskan bahwa kebutuhan renovasi satu puskesmas diperkirakan mencapai Rp2 miliar. Dengan demikian, total kebutuhan untuk memperbaiki seluruh puskesmas mencapai sekitar Rp20 triliun.
“Saya bilang, kau butuh uang berapa untuk perbaiki 10.000? Kira-kira satu puskesmas Rp2 miliar, jadi kita butuh kurang lebih Rp20 triliun,” imbuhnya.
Seperti diketahui, Prabowo pada hari ini menghadiri acara penyerahan denda administratif dan lahan kawasan hutan hasil kerja Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) di Kejaksaan Agung RI.
Negara menerima penyerahan dana administratif sebesar Rp10.270.051.886.464 serta lahan kawasan hutan seluas 2.373.171,75 hektare. (her/dav)
iPod Kembali Populer di Kalangan Gen Z, Perangkat Musik Lawas Ini Jadi Buruan
Foto: Wikipedia
Teknologi.id– Siapa sangka perangkat yang sempat dianggap punah kini justru menjadi buruan utama. Meski Apple telah menghentikan produksinya empat tahun silam, iPod kini kembali naik daun. Menariknya, motor penggerak tren ini bukanlah generasi nostalgia, melainkan Gen Z yang mulai melirik perangkat lawas ini sebagai gaya hidup baru dalam menikmati musik.
Fokus pada Musik, Bukan Notifikasi
Foto: The Verge
Kembalinya iPod bukan tanpa alasan. Mengutip laporan dari New York Time Post, pergeseran perilaku pengguna menjadi faktor kunci. Di tengah kepungan media sosial, banyak anak muda mencari cara untuk detoks digital tanpa harus kehilangan akses ke musik.
Karakteristik iPod yang unik menawarkan solusi yang tidak dimiliki smartphone:
Bebas Gangguan: Musik diputar tanpa jeda iklan atau interupsi notifikasi pesan masuk.
Anti-Algoritma: Pengguna memiliki kendali penuh untuk memilih lagu secara manual, bukan sekadar mengikuti daftar putar otomatis dari layanan streaming.
Tanpa Koneksi Internet: Kesederhanaan inilah yang dicari pengguna untuk menghindari distraksi dunia maya.
Selain faktor gaya hidup, ada alasan praktis yang mendorong popularitas iPod. Di beberapa sekolah yang menerapkan aturan ketat pelarangan smartphone, iPod justru menjadi “celah” yang legal. Karena tidak memiliki akses internet dan media sosial, perangkat ini tetap diperbolehkan masuk ke area sekolah, memungkinkan siswa tetap bisa mendengarkan musik di sela jam pelajaran.
Tingginya permintaan ini berdampak langsung pada pasar perangkat bekas. Berdasarkan data dari situs BGR, aktivitas jual-beli iPod di platform seperti eBay menunjukkan angka yang mengejutkan:
Pencarian iPod Classic: Meningkat sekitar 25%.
Pencarian iPod Nano: Naik sekitar 20%.
Listing Penjualan: Jumlah penjual yang menawarkan iPod naik hingga 30%.
Hukum ekonomi pun berlaku; tingginya peminat membuat harga perangkat ini melambung. Beberapa model iPod bekas dilaporkan mengalami kenaikan harga hingga 60% dibandingkan tahun sebelumnya. Bagi kolektor atau pengguna baru, mendapatkan iPod dalam kondisi prima kini memerlukan anggaran yang jauh lebih besar.
Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon: Ledakan Maut Tank Israel Jadi Sorotan
Praka Rico Pramudia, prajurit TNI dalam misi perdamaian UNIFIL Lebanon, gugur pada 29 Maret 2026. Ia mengalami luka berat akibat ledakan artileri dari tank Israel dekat Adchit Al Qusayr. Ini menjadikan Rico prajurit keempat yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon. Pemerintah RI sampaikan duka cita mendalam.
Akhiri 5 Tahun Isolasi! Jembatan Garuda Kini Hubungkan Kembali Tiga Desa di Sukoharjo
Jembatan Perintis Garuda di Sukoharjo kini menghubungkan tiga desa: Tangkisan, Majasto, dan Tambak Boyo. Setelah lebih dari lima tahun terisolasi, warga akhirnya kembali terkoneksi. Pembangunan jembatan ini mempermudah akses pertanian, pendidikan, dan sosial, mempersingkat waktu tempuh dari 30 menit menjadi 3-5 menit. Mobilitas masyarakat meningkat.
Misteri Satoshi Nakamoto: Adam Back Kembali Terseret, Benarkah Ia Otak di Balik Bitcoin?
Identitas Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin, masih misteri. Spekulasi terbaru The New York Times mengaitkan Adam Back, CEO Blockstream, dengan sosok tersebut. Laporan menyoroti kemiripan gaya tulisan dan aktivitas online. Back membantah klaim ini. Bukti kriptografis solid belum ada.
Kontroversi Berulang: Saiful Mujani dan Islah Bahrawi Kembali Dilaporkan ke Polisi
Presidium Relawan 08 melaporkan Saiful Mujani, pendiri SMRC, dan Islah Bahrawi ke Bareskrim Polri pada 10 April 2026. Laporan ini terkait dugaan ajakan makar atas pernyataan kontroversial mengenai penggulingan pemerintah. Pasal 193 dan/atau 246 UU Nomor 1 Tahun 2023 KUHP menjadi dasar hukum pelaporan. Tindakan ini merespons potensi keresahan publik.
Pahlawan Gugur di Lebanon: Jenazah 3 Prajurit TNI Segera Kembali ke Tanah Air
Pemerintah melakukan repatriasi jenazah tiga prajurit TNI penjaga perdamaian yang gugur di Lebanon pada 29-30 Maret 2026. Proses ini berlangsung di tengah konflik, dengan koordinasi erat PBB. Upacara penghormatan jenazah telah digelar 2 April 2026 di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, dipimpin Force Commander UNIFIL. Pemulangan direncanakan pekan pertama April.
SATU Indonesia Awards Kembali Digelar: Siapa Anak Muda Pembawa Perubahan Berikutnya?
Astra International kembali meluncurkan SATU Indonesia Awards 2026 pada 1 April. Program ke-17 ini bertujuan menjaring generasi muda inspiratif yang membawa perubahan sosial berkelanjutan. Mengusung tema “Terhubung dalam Aksi”, inisiatif ini menekankan pentingnya kolaborasi. Integrasi dengan Desa Sejahtera Astra memperluas dampak positif di masyarakat.
Jembatan Kokoh Pilangrejo Boyolali: Akhiri Era Sasak Rapuh, Akses Warga Kembali Lancar
Desa Pilangrejo, Boyolali, segera memiliki jembatan beton permanen. Program Jembatan Garuda Merah Putih ini menggantikan jembatan bambu lama sebagai akses penghubung vital. Pembangunan infrastruktur ini diharapkan meningkatkan mobilitas warga antara Dukuh Jinggolo dan Andong, serta memperlancar akses ke fasilitas pendidikan dan mendorong ekonomi lokal.