Tag: Ketat
-

Rekrutmen Polri 2026 Ketat dan Transparan, Banyak Anak Jenderal Tak Lolos Seleksi
loading…Seleksi Penerimaan Taruna/i Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 Panitia Daerah (Panda DIY), Senin 11 Mei 2026. Foto: Polda DIY JAKARTA – Pemerhati Hukum Kepolisian dari Universitas Bhayangkara Jakarta Edi Hasibuan menegaskan proses penerimaan calon anggota Polri pada 2026 menunjukkan kemajuan signifikan. Hal itu menujukkan penerimaan anggota Polri menuju sistem yang semakin baik dan transparan…
-

Jenderal Sigit: Penempatan Personel Polri di Luar Struktur, Ada Mekanisme Ketat!
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan penempatan personel Polri di luar struktur jabatan harus melalui proses dan aturan ketat. Polri memiliki ketentuan bahwa permintaan berasal dari kementerian terkait dan memerlukan persetujuan KemenPAN-RB. Penempatan juga wajib mengikuti open bidding atau merit system. Prosedur ini telah diatur secara jelas oleh institusi Polri.
-

Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
loading…Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengenakan rompi tahanan Kejagung. Foto: Arif Julianto JAKARTA – Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) mencermati secara serius dugaan korupsi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga melibatkan, memanfaatkan, dan menyalahgunakan yayasan. Kasus ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga berpotensi jadi ancaman terhadap kepercayaan publik dan integritas yayasan.…
-

Bertemu Kepala BGN, Dudung: Saya Bilang KSP Kawal Ketat Program Unggulan Bapak Presiden
loading…Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengungkapkan bakal membantu pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN). Foto/Binti Mufarida JAKARTA – Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman mengungkapkan bakal membantu pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan Badan Gizi Nasional (BGN). Dia menegaskan hal ini saat menerima kunjungan Kepala BGN Dadan Hindayana…
-

Fokus Pengamanan May Day: Puluhan Ribu Personel Gabungan Kawal Ketat Monas
Polda Metro Jaya mengerahkan 24.980 personel gabungan untuk pengamanan May Day 2026. Peringatan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 ini akan berpusat di Monas, DPR/MPR, dan Disnaker DKI Jakarta. Tujuannya memastikan kegiatan berjalan aman, lancar, dan kondusif di ibu kota.
-

SPPG Tangerang: Napi Bekerja di Dapur, Hanya Setelah Lolos Ujian Psikologi Paling Ketat
SPPG Babakan menjamin warga binaan Lapas Kelas 1 Tangerang yang terlibat dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) melewati seleksi ketat. Proses ini mencakup tes psikologis dan kesehatan untuk memastikan kondisi fisik serta mental. Warga binaan hanya membersihkan peralatan, tidak memasak. Pengawasan ketat petugas lapas juga diterapkan demi keamanan operasional SPPG Babakan.
-

Selat Hormuz Memanas: Protokol Ketat Iran Jadi Kunci Tertahannya Dua Kapal Pertamina
Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyoroti penahanan kapal tanker Pertamina di Selat Hormuz. Ia menjelaskan, Selat Hormuz kini dalam kondisi tidak biasa karena situasi perang. Protokol keamanan ketat diterapkan Iran, mewajibkan negosiasi bagi kapal yang melintas. Kondisi ini mempengaruhi lalu lintas maritim di wilayah tersebut.
-

ASN Diawasi Ketat Saat WFH Jumat, Pemerintah Pastikan Kinerja Tetap Terukur
Pemerintah menegaskan penerapan skema kerja Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak mengurangi tingkat pengawasan. Sebaliknya, mekanisme baru ini justru memperkuat sistem kontrol berbasis kinerja yang lebih terukur, transparan, dan terdokumentasi secara digital. Hal itu dikatakan Menteri PANRB Rini Widyantini, dalam keterangan resminya, Jumat (10/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom)…
-

WFH Jumat ASN Berlanjut, MenPANRB Ingatkan: Evaluasi Kinerja Tetap Ketat dan Tanpa Henti
Pemerintah resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) setiap hari Jumat. Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan evaluasi kinerja ASN akan terus dilakukan. Evaluasi ini menggunakan sistem e-kinerja yang disediakan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk penilaian. Pernyataan tersebut disampaikan pada Selasa, 31 Maret 2026.
