Macron Soroti Ketegasan Prabowo Dukung Kemerdekaan Palestina: Sinyal Baru Diplomasi?
loading…
Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pujian atas sikap dan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung perdamaian di Timur Tengah serta kemerdekaan Palestina. Foto/BPMI Setpres
PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron memberikan pujian atas sikap dan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung perdamaian di Timur Tengah serta kemerdekaan Palestina . Hal itu disampaikan langsung Presiden Macron dalam pernyataan bersama seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Paris, Prancis, Kamis (28/5/2026).
“Saya ingin memberikan penghormatan atas peran Anda, persahabatan Anda, serta sikap sangat berani yang Anda ambil tahun lalu demi perdamaian di Timur Tengah, termasuk dukungan Anda terhadap pengakuan Palestina,” kata Macron di Istana Élysée.
Macron menilai Indonesia dan Prancis memiliki visi yang sejalan dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong penyelesaian damai atas berbagai konflik internasional.
Selain membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia–Prancis, Prabowo dan Macron turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi di Timur Tengah, termasuk kondisi di Lebanon dan berbagai upaya menjaga perdamaian global.
Yusuf Hamka Puji Ketegasan Prabowo: Semua yang Rugikan Negara Disapu Bersih
Tokoh masyarakat Yusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang memiliki keberanian besar. Hal ini ditunjukkan dengan komitmennya dalam memberantas pihak-pihak yang selama ini merugikan negara, tanpa memandang latar belakang maupun kekuatan yang dimiliki. Hal itu disampaikan Yusuf Hamka dalam podcast Close The Door, ditulis Jumat (8/5). (Foto Dok. Podcast Close The Door)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Tokoh masyarakat Yusuf Hamka atau yang akrab disapa Babah Alun menilai Presiden Prabowo Subianto sebagai sosok pemimpin yang memiliki keberanian besar.
Hal ini ditunjukkan dengan komitmennya dalam memberantas pihak-pihak yang selama ini merugikan negara, tanpa memandang latar belakang maupun kekuatan yang dimiliki.
Dalam podcast Close The Door, ditulis Jumat (8/5), Yusuf Hamka menyebut kondisi Indonesia saat ini sudah terlalu banyak kerusakan yang harus dibenahi. Karena itu, ia menaruh harapan besar kepada Prabowo untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh.
“Semua ini udah terlalu hancur. Kita berharap kepada Pak Prabowo satu-satunya. Hanya beliau yang punya nyali besar, yang berani menghantam raja-raja semua,” ujar Yusuf Hamka.
Menurut dia, langkah tegas Prabowo terlihat dari upayanya menyapu bersih berbagai kelompok yang selama ini diduga menikmati keuntungan besar dari sektor strategis negara.
“Ada Raja Batu Bara, sapu semua. Raja Minyak, sapu. Raja Sawit, sapu. Nggak ada yang nggak disapu,” katanya.
Yusuf Hamka mengakui ketegasan tersebut membuat Prabowo menghadapi banyak serangan balik. Ia menilai serangan itu datang dari pihak-pihak yang merasa terganggu karena tidak lagi leluasa mengambil keuntungan dari uang negara.
Meski demikian, ia meyakini dukungan masyarakat kepada Prabowo jauh lebih besar dibandingkan suara-suara yang menyerang pemerintah. Menurutnya, rakyat dapat melihat keseriusan Prabowo dalam bekerja untuk kepentingan bangsa.
“Banyak orang yang bully tapi lebih banyak orang yang sayang kepada Bapak. Karena rakyat tahu beliau kerja buat negara,” katanya.
Yusuf Hamka juga menegaskan dirinya tetap terbuka untuk mengkritik pemerintah. Namun, ia mengingatkan kritik seharusnya dibarengi solusi, bukan sekadar hujatan.
“Saya juga sering kritik Pak Prabowo. Tapi kalau beliau benar, kita katakan benar. Kalau ada yang kurang, mari kita bantu. Kritik harus kasih solusi,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Yusuf Hamka turut menyoroti langkah diplomasi luar negeri yang dilakukan Prabowo. Ia menilai kunjungan luar negeri Presiden bukan sekadar perjalanan biasa, melainkan bagian dari upaya memperkuat posisi Indonesia di mata dunia.
Bahkan, ia menyebut kepemimpinan Prabowo mengingatkannya pada sosok Presiden pertama Indonesia, Soekarno.
“Pak Prabowo itu kayak Bung Karno. Dulu Indonesia dikenal di mana-mana walaupun negara kecil. Nah ini yang Pak Prabowo sedang bawa lagi,” pungkas Yusuf Hamka. (her/dav)