Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
loading…
Kementerian Lingkungan Hidup (LH) bersama Aliansi Lintas Agama menekankan pentingnya pendekatan budaya dan persuasi religius dalam mengatasi ancaman keruntuhan ekologis. Foto/istimewa
JAKARTA – Kementerian Lingkungan Hidup (LH) bersama Aliansi Lintas Agama menekankan pentingnya pendekatan budaya dan persuasi religius dalam mengatasi ancaman keruntuhan ekologis.
Hal itu terungkap dalam dialog dengan gerakan moral lintas agama yang tergabung dalam Siaga Bumi (Indonesia Bergerak Selamatkan BUMI) di Gedung Kementerian Lingkungan Hidup, Kuningan, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026.
Dalam audiensi tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat didampingi Sekretaris Kementerian, beserta beberapa staf khusus dan deputi. Sementara itu, rombongan Siaga Bumi dipimpin Ketua Dewan Pengarah Din Syamsuddin.
Din Syamsuddin memaparkan sejarah panjang Siaga Bumi yang didirikan sejak 2015 sebagai gerakan moral dari umat beragama. Gerakan ini merupakan wujud nyata kolaborasi inklusif yang terdiri dari delapan unsur Inter-Religious Council (IRC) Indonesia.
Hari Lingkungan Hidup 2026, Pemerintah Dorong Gerakan Nasional Indonesia ASRI
Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) secara serentak dan berkelanjutan di seluruh daerah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup, Laksmi Widyajayanti, Kamis (11/06). (Foto Dok. Istimewa)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mendorong pelaksanaan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) secara serentak dan berkelanjutan di seluruh daerah dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026.
Gerakan ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekaligus mempercepat target pengelolaan sampah nasional.
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Pengelolaan Sampah, Limbah, dan Bahan Berbahaya dan Beracun (PSLB3) Kementerian Lingkungan Hidup, Laksmi Widyajayanti, mengatakan Gerakan Nasional Indonesia ASRI dirancang untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam pemilahan sampah sejak tingkat individu, serta mendorong kolaborasi lintas sektor dalam pengelolaan lingkungan.
“Melalui Hari Lingkungan Hidup tahun 2026 ini, pemerintah juga mendorong gerakan nasional ASRI ini secara serentak dan berkelanjutan di tingkat tapak dengan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemilahan sampah di tingkat individu. Kemudian juga mendorong kolaborasi lintas sektor serta menunjukkan komitmen Indonesia dalam forum global,” ujar Laksmi, Kamis (11/6).
Ia menjelaskan, melalui platform Gerakan Nasional Indonesia ASRI, pemerintah meminta para gubernur, bupati, dan wali kota untuk melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam menyusun serta menetapkan kebijakan daerah yang mendukung implementasi gerakan tersebut
“Diminta kepada Gubernur, Bupati, Walikota dengan melibatkan seluruh pihak yang terkait untuk menyusun dan menetapkan kebijakan daerah yang mendukung pelaksanaan gerakan Indonesia Asri,” terangnya.
Konsep ASRI mencakup empat fokus utama. Pertama, Aman, yang menitikberatkan pada keamanan lingkungan, mitigasi risiko, dan ketertiban ruang publik. Kedua, Sehat, yang berorientasi pada peningkatan kualitas lingkungan demi mendukung kesehatan masyarakat. Ketiga, Resik, yang berfokus pada kebersihan dan pengelolaan sampah secara terintegrasi. Keempat, Indah, yang menekankan pentingnya estetika lingkungan dan ruang publik yang nyaman bagi masyarakat.
Selain mendorong perubahan perilaku masyarakat, Gerakan Nasional Indonesia ASRI juga diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas pemerintah di sektor lingkungan hidup. Salah satu target utama yang ingin dicapai adalah pengelolaan sampah secara menyeluruh sesuai amanat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
“Kita juga ada program-program prioritas yang harus dikerjakan dan harapannya bisa menyelesaikan terutama terkait dengan sampah terkelola 100 persen di tahun 2029 sesuai dengan RPJMN,” kata Laksmi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa persoalan lingkungan yang saat ini menjadi perhatian nasional tidak hanya terkait sampah, tetapi juga mencakup pencemaran air, pencemaran udara, pencemaran tanah, hingga perubahan iklim. Berbagai isu tersebut, menurutnya, telah menjadi perhatian pemerintah dan mendapat arahan langsung dari Presiden.
“Pengelolaan sampah menjadi perhatian sangat besar oleh Bapak Presiden. Tadi disampaikan kita harus mencapai 100 persen di 2029, tetapi pada kesempatan belum lama ini Bapak Presiden menyampaikan kembali bahwa untuk pengelolaan sampah harapannya bisa selesai di 2028,” ungkapnya. (her/dav)
Membangun Ekosistem Haji Masa Depan: Ramah Perempuan, Lansia, Difabel dan Lingkungan
loading…
ILFI NUR DIANA, Guru Besar dan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Sekretaris Amirul Hajj Indonesia 2026
Oleh: Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si Penulis adalah Guru Besar dan Rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dan Sekretaris Amirul Hajj Indonesia 2026
Tahun 2026 menjadi tonggak sejarah baru penyelenggaraan haji Indonesia. Untuk pertama kalinya pelayanan haji berada di bawah Kementerian Haji dan Umrah. Momentum ini bukan sekadar perubahan nomenklatur kelembagaan, melainkan ujian apakah reformasi tata kelola haji benar-benar mampu menghadirkan layanan yang lebih inklusif, manusiawi, dan berkelanjutan.
Biaya haji tahun ini mengalami penurunan sekitar dua juta rupiah, sekalipun biaya transportasi mengalami kenaikan, tetapi tidak dibebankan pada jemaah. Lantas bagaimana kualitas layanan pada jemaah tahun ini? Dengan penurunan biaya tersebut apakah mengalami penurunan kualitas layanan?
Saya sebagai Amirul Hajj perwakilan dari tokoh masyarakat ingin memastikan penyelenggaraan haji tahun ini terlaksana dengan baik. Oleh sebab itu saya mengikuti secara langsung dan mengamati pelaksanaan ibadah haji. Sejak kedatangan di tanah suci Amirul Hajj melakukan koordinasi dengan PPIH Arab Saudi, Kedutaan, KUH, rumah sakit, dan mengunjungi jemaah di sektor-sektor untuk mendengarkan keluh kesah dan aspirasi jemaah. Amirul Hajj yang diketuai oleh Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia Dr. K.H. Mochamad Irfan Yusuf mempunyai tugas misi diplomasi, yaitu menjaga hubungan bilateral dengan otoritas Arab Saudi serta berkoordinasi langsung dengan Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Haji Arab Saudi. Selain ini juga bertugas melakukan pengawasan dan evaluasi untuk memastikan fasilitas dan operasional penyelenggaraan haji mulai dari transportasi, akomodasi, Catering, dan layanan kesehatan agar berjalan sesuai standar yang ditetapkan. Juga bertugas melakukan pelayanan dan perlindungan jemaah, khususnya bagi jemaah lanjut usia dan risiko tinggi, serta sebagai representasi kehadiran negara dalam mendampingi dan memberikan dukungan moral kepada jemaah selama berada di Arab Saudi.
Dari sisi tata kelola, Kemenhaj telah mempersiapkan dengan matang terkait persiapan pemberangkatan, operasional di tanah suci, pelaksanaan ARMUZNA (Arafah, Muzdalifah, Mina), hingga kepulangan kembali ke Indonesia. Juga melakukan perbaikan sistem untuk memastikan pencapaian target secara efektif, efisien, mematuhi regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah Saudi. Sehingga Pemerintah Saudi memberikan apresiasi kepada Kemenhaj Indonesia, karena pelaksanaan haji tahun ini dinilai lebih baik dan lebih tertib. Begitu juga apresiasi banyak berdatangan dari para jemaah haji, sekalipun masih ada kekurangan yang menjadi perhatian untuk perbaikan di tahun depan. Lantas bagaimanakah layanan haji yang dirasakan oleh para jemaah haji tahun ini?
OPTIMALISASI LAYANAN
Kementerian Haji dan Umrah telah melakukan transformasi di tahap pertama ini. Transformasi yang telah dilakukan fokus pada digitalisasi, transparansi, efisiensi, dan peningkatan layanan jemaah. Tentu saja perlu terus diupayakan transformasi ke depan, baik jangka pendek maupun jangka panjang.
Saya melakukan kunjungan dan survei kepada para jemaah terkait layanan yang diterima dan dirasakan. Rata-rata mereka mengalami kepuasan dari beberapa layanan berupa konsumsi, transportasi dan akomodasi, juga layanan kesehatan.
Peduli Lingkungan, NU Care-Lazisnu Salurkan Daging Kurban Pakai Besek Bambu
loading…
NU Care-Lazisnu mendistribusikan daging kurban menggunakan besek bambu dan alas daun pisang maupun daun jati. FOTO/IST
JAKARTA – NU Care-Lazisnu mendistribusikan daging kurban menggunakan besek bambu dan alas daun pisang maupun daun jati. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurangi sampah plastik sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya kepedulian terhadap lingkungan saat perayaan Iduladha.
Direktur Eksekutif NU Care-Lazisnu, Riri Khariroh mengatakan penggunaan wadah alami dalam distribusi daging kurban telah diterapkan sejak 2019.
“Kami menggunakan unsur dari alam, yaitu besek dan daun. Kurban ini adalah kurban yang ramah lingkungan, atau green kurban,” ujar Riri di Rumah Potong Hewan Perumda Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Kamis (28/5/2026).
Menurutnya, penggunaan besek bambu selama sekitar tujuh tahun terakhir bukan hanya bertujuan mengurangi limbah plastik, tetapi juga menjadi sarana edukasi ekologis dalam kegiatan sosial-keagamaan.
Ia menilai kegiatan kurban seharusnya tidak hanya berorientasi pada ibadah dan distribusi sosial, tetapi juga memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Karena itu, NU Care-Lazisnu mendorong penggunaan bahan-bahan alami yang mudah terurai dan dapat didaur ulang.
Kendal: Menguak Peran Krusial Keluarga dalam Menyelamatkan Lingkungan
KENDAL – Pemerintah Kabupaten Kendal terus mendorong masyarakat, untuk membangun kesadaran menjaga lingkungan dari lingkup keluarga masing-masing. Pasalnya, saat ini Kendal tengah menghadapi persoalan serius terkait pengelolaan sampah.
Hal itu disampaikan Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari, pada kegiatan Bersih Desa Tampung Aspirasi Warga (Bersatu Siaga), di Desa Puguh, Kecamatan Boja, Jumat (22/5/2026).
“Sekarang, Kendal sedang berjuang menghadapi tantangan besar, yaitu persoalan sampah. Tapi saya yakin, warga Puguh bisa jadi contoh bagaimana masalah ini bisa diselesaikan bersama. Mulai dari rumah masing-masing, dari kebiasaan sederhana untuk memilah sampah, mengurangi plastik, sampai ikut kerja bakti bersama,” tutur bupati.
Selain persoalan sampah, warga juga menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penerangan jalan, perbaikan akses jalan, serta pembangunan irigasi di wilayah Desa Puguh.
Menanggapi hal tersebut, bupati memastikan, pihaknya akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, agar aspirasi masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Permasalahan terkait penerangan jalan, perbaikan jalan dan pembangunan irigasi di Desa Puguh, akan kami koordinasikan dengan OPD terkait, agar mencari solusinya dan ditindaklanjuti,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, dia juga mengajak masyarakat, untuk terus menjaga budaya gotong royong dan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air yang dapat memicu banjir dan pencemaran lingkungan.
Kepala Desa Puguh, Ngamidjo menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kendal yang terus memberikan perhatian terhadap masyarakat Desa Puguh, termasuk mengajak peduli terhadap lingkungan sekitar.
“Kehadiran beliau menjadi penyemangat bagi warga dan bentuk perhatian nyata dari pemerintah daerah, terhadap kondisi serta kebutuhan masyarakat desa,” ujar Ngamidjo.
Ilmuwan China berhasil menciptakan plastik ramah lingkungan yang mampu mengurai diri. Inovasi ini, dijuluki “plastik hidup”, dirancang untuk hancur total dalam enam hari, mengatasi masalah limbah plastik global. Dikembangkan Chinese Academy of Sciences, teknologi ini memanfaatkan rekayasa genetika bakteri Bacillus subtilis. Enzim pemecah polimer aktif pada kondisi lingkungan tertentu.
Wamen PU Apresiasi Upaya Astra Ciptakan Lingkungan Kerja Inklusif
loading…
Wamen PU Diana Kusumastuti, Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi, Direktur Astra Gita Tiffani Boer, Chief Group Executive Management and Development Astra Mariana Kokasih, Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, Chief of Cor
JAKARTA – Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti mengapresiasi langkah Astra yang terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan lingkungan kerja yang beragam dan inklusif. Termasuk berbagai inisiatif yang mendukung pengembangan kepemimpinan perempuan.
Salah satu inisiatif tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Astra Women Network 2026 bertema “Women Empowered: From Empowerment to Impact” yang berlangsung di Menara Astra, Jakarta, pada Selasa, 12 Mei 2026.
Tema ini mencerminkan semangat pemberdayaan perempuan tidak berhenti pada terbukanya kesempatan untuk berkembang, tetapi melalui kontribusi dan dampak nyata bagi lingkungan, perusahaan, dan bangsa.
Hadir dalam acara tersebut yaitu Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti dan Direktur Astra Gita Tiffani Boer serta Eksekutif Astra dan Grup Astra yang memberikan semangat kepada perempuan di Indonesia termasuk Perempuan Astra untuk senantiasa berdaya dan memberikan manfaat bagi sekitarnya.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Astra Women Network 2026 yang secara konsisten menghadirkan ruang kolaborasi, pembelajaran, dan penguatan kapasitas perempuan Indonesia,” ujar Diana, Rabu (13/5/2026).
Waisak 2570 BE Disemarakkan dengan Gerakan Ekoteologi dan Kepedulian Lingkungan
loading…
Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha melaksanakan gerakan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dan membersihkan Rumah Ibadah Agama Buddha (RIAB), Dhammasekha, dan PTKB serta Fang Shen. Foto/Ist
JAKARTA – Kementerian Agama melalui Ditjen Bimas Buddha melaksanakan gerakan Reduce, Reuse, dan Recycle (3R) dan membersihkan Rumah Ibadah Agama Buddha (RIAB), Dhammasekha, dan PTKB serta Fang Shen. Aksi ini untuk menyemarakkan Vesakha Sananda 2570 Buddhist Era.
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha, Supriyadi menyampaikan bahwa kegiatan berbasis penguatan ekoteologi ini merupakan wujud implementasi menjalankan ajaran agama yang tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, namun juga bagi bangsa dan negara.
Dia menyataka bahwa peringatan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570 Buddhist Era yang akan jatuh pada 31 Mei 2026 mendatang harus dibarengi dengan aktivitas-aktivitas yang akan semakin memperkuat dan menambah sukacita umat.
“Karena itulah kami Ditjen Bimas Buddha telah menggelorakan sebuah semangat menyemarakkan Waisak dengan gerakan sebulan persiapan-persiapan yang kita sebut dengan Vesakha Sananda,” kata Supriyadi saat membuka kegiatan di di STAB Maha Prajna Jakarta, pada Jumat (8/5/2026).
Prabowo Minta Kampus Turun Tangan Benahi Sampah dan Tata Kota Lewat Penataan Lingkungan
Presiden RI Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi terlibat langsung dalam membantu pemerintah daerah membenahi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan penataan kota, melalui program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah). Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, usai pertemuannya dengan Presiden di Istana Negara, Senin (4/5) sore. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto meminta perguruan tinggi terlibat langsung dalam membantu pemerintah daerah membenahi persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah dan penataan kota, melalui program ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah).
Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, usai pertemuannya dengan Presiden di Istana Negara, Senin (4/5) sore.
“Bapak Presiden telah memberi petunjuk dan arahan beberapa waktu lalu bahwa kampus-kampus itu, terutama bidang-bidang yang relevan dengan kebutuhan daerah seperti penanganan sampah, kerapian,” ujar Brian.
Ia menjelaskan bahwa terkait program ASRI dari Presiden, pemerintah daerah dapat dibantu dan didukung oleh kampus-kampus, peneliti, serta para guru besar di bidang terkait, seperti arsitektur untuk penataan dan keindahan taman, teknik lingkungan, serta teknik mesin untuk pengelolaan sampah, dan bidang lainnya.
Presiden menekankan pentingnya peran kampus sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan di daerah.
Lebih lanjut, Brian memaparkan bahwa ke depan setiap daerah, baik provinsi maupun kabupatebn/kota diharapkan memiliki dukungan tim dari perguruan tinggi. “Nantinya menjadi seperti asisten untuk kepala daerahnya membantu menyelesaikan permasalahan-permasalahan itu. Tadi itu yang ditanyakan kepada kami,” lanjut Brian.
Sebagai tindak lanjut, Kemdiktisaintek akan melakukan konsolidasi dengan kampus-kampus di Indonesia agar dapat berperan lebih terstruktur dalam membantu pemerintah daerah.
“Jadi, nanti kami akan segera mengonsolidasikan kampus-kampus supaya misalnya kampus A, ITB, atau UI, UGM, dan seluruh kampus, beberapa kampus itu nanti membentuk tim sebagai istilahnya memberi masukan ya. Untuk penyelesaian masalah-masalah yang ada di daerah. Sehingga, itu sesuai juga sejalan dengan program kami, Kemdiktisaintek Berdampak,” pungkasnya. (her/dav)
Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH, Adhie Massardi: Tertibkan Penjahat Lingkungan!
loading…
M Jumhur Hidayat seusai dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Foto/Binti Mufarida
JAKARTA – M Jumhur Hidayat dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup /Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Jumhur menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan.
Pelantikan Jumhur sebagai menteri dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (27/4/2026). Selain Jumhur, dilantik pula sejumlah pejabat lainnya.
Pelantikan Jumhur yang berlatar belakang aktivis tersebut direspons sejumlah pihak. Adhie M Massardi, Juru Bicara Kepresidenan era Abdurrahman Wahid (Gus Dur), menyampaikan pesan kepada Jumhur.
Adhie memasang foto bersama Jumhur saat berdemonstrasi. “Teman demo jadi Menteri Lingkungan Hidup. Tertibkan penjahat lingkungan,..!!!” tulis Adhie, yang telah mengizinkan SindoNews untuk mengutip status WA-nya.