Dapur MBG Jadi Magnet Keuntungan, Omzet Perajin Tempe Jaktim Meroket.
Pabrik tempe “Super Raos” Kramat Jati, Jakarta Timur, mencatat peningkatan pendapatan sejak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dimulai awal 2025. Mereka rutin menyuplai tempe ke dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Matraman dan Condet, Jakarta Timur. Program ini dinilai membantu pelaku usaha lokal.
MBG Ubah Wajah Perajin Tempe Ngawi, Produksi Meroket 100 Persen!
Perajin tempe Sholikin di Ngawi, Jawa Timur, mencatat peningkatan produksi signifikan. Usaha tempenya naik 100% setelah memasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kenaikan ini memberdayakan usaha kecil dan menciptakan lapangan kerja. Produksi tempe Sholikin kini mencapai 40-45 kg per hari.
Program MBG: Pendapatan Petani Meroket 60%, Jaminan Pasokan Sayuran di Tengah Krisis Kemarau
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdampak positif bagi petani di Boyolali, Jawa Tengah. Petani mengalami peningkatan permintaan serta stabilitas harga komoditas pertanian. Kondisi ini memperkuat perputaran ekonomi lokal dan mendukung ketahanan pangan. Bantuan pupuk juga diterima petani untuk keberlanjutan produksi sayuran.
Pabrik Tahu Sukinem: Omzet Meroket 200%, Ini Dampak Nyata Program MBG
Pengusaha tahu Sukinem (67) di Karanganyar mengalami peningkatan omzet signifikan. Usaha “Ngudi Rejeki” miliknya kini menghasilkan Rp8 juta per hari, naik dua kali lipat dari Rp4 juta. Peningkatan ini terjadi setelah Sukinem memasok tahu ke program Makan Bergizi Gratis (MBG), dengan produksi mencapai 4 kuintal kedelai per hari.
BBM Nonsubsidi Meroket Tak Terkendali: DPR Angkat Bicara Soal Beban Rakyat
Kenaikan harga BBM nonsubsidi secara drastis dikritik Anggota DPR Mufti Anam. Kebijakan Pemerintah via Pertamina ini dinilai memberatkan rakyat, padahal sebelumnya sempat ada narasi harga BBM tidak akan naik. Kritik DPR menyoroti dampak kenaikan bahan bakar ini terhadap masyarakat.
Bisnis Buah MBG Meroket Tajam: Pesanan Kios Membludak, Peluang Kerja Terbuka Lebar!
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berdampak positif pada ekonomi lokal. Kios buah Endang Sri Lestari di Masaran, Sragen, mengalami peningkatan pesanan signifikan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG. Ini mendorong penciptaan lapangan kerja baru dan peningkatan pendapatan bagi pelaku usaha seperti Endang dan Surati di Solo.
Ekspor Produk Perikanan RI Meroket, Capai 6,27 Miliar Dolar AS Tahun 2025
Kinerja sektor kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai ekspor produk perikanan nasional tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS). Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan capaian ekspor tahun lalu menjadi tonggak penting bagi industri perikanan nasional. Sebab, angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir. Hal itu dikatakan Trenggono dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Selasa (7/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Kinerja sektor kelautan dan perikanan Indonesia menunjukkan tren positif sepanjang 2025. Nilai ekspor produk perikanan nasional tercatat mencapai 6,27 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengungkapkan capaian ekspor tahun lalu menjadi tonggak penting bagi industri perikanan nasional. Sebab, angka tersebut menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir.
“Nilai ekspor produk perikanan Indonesia meningkat juga, mencapai 6,27 miliar USD di tahun 2025. Juga menjadi capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir,” kata Trenggono dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPR di Jakarta, Selasa (7/4).
Sementara itu, kinerja ekspor kelautan dan perikanan di tahun 2026 sejauh ini tercatat sebesar 950 juta dolar AS. Negara tujuan ekspor tertinggi yaitu AS, China, dan ASEAN dengan komoditas terbanyak udang, tongkol/tuna/cakalang, dan cumi/sotong/gurita.
Selanjutnya dari sisi produksi, sektor kelautan dan perikanan Indonesia juga mencatatkan pertumbuhan yang konsisten. Sepanjang 2025, produksi mencapai 26,25 juta ton atau tumbuh rata-rata sekitar 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Total produksi tersebut terdiri atas 11,65 juta ton rumput laut, 7,85 juta ton perikanan tangkap, dan 6,75 juta ton perikanan budidaya. Kenaikan produksi ini menjadi fondasi kuat dalam menjaga daya saing ekspor Indonesia di pasar global.
“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi, kinerja sektor kelautan dan perikanan nasional hingga saat ini tetap menunjukkan capaian produksi dan ekspor yang terjaga dengan baik,” ujar Trenggono.
Trenggono pun menegaskan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tetap berkomitmen memastikan ketersediaan protein hewani bagi masyarakat, khususnya dari sektor perikanan.
Pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah produk perikanan serta diversifikasi pasar ekspor guna menjaga tren pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan kombinasi produksi yang stabil dan akses pasar yang semakin terbuka, sektor ini diproyeksikan tetap menjadi salah satu penopang utama ekspor nasional. (her/dav)
Efek Kerja Sama Perang: Uninstall ChatGPT Meroket 295%, Ada Apa dengan Pengguna?
Pengguna ChatGPT ramai-ramai tinggalkan aplikasi setelah kemitraan OpenAI dengan Departemen Pertahanan AS. Angka uninstall melonjak 295%. Gelombang protes ini memicu eksodus ke platform kompetitor. Claude dari Anthropic kini mendominasi App Store, dengan unduhan naik 51% karena penolakan kerja sama militer. Ini menyoroti pentingnya etika AI.