Tag: Pahit

  • Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus

    Pengalaman Pahit Tinggal di Kos Murah yang Jadi Sarang Tikus

    Kala itu, sebelum berangkat kuliah, saya terkejut dengan penampakan di kos murah yang saya tinggali. Kagetnya bukan kepalang. Satu bangkai tikus mati mengenaskan dengan pose dramatis tepat di bawah motor saya. Saya berteriak histeris. Pantas saja bau racun tikus akhir-akhir ini tidak pernah absen. Tinggal di kos murah dengan fasilitas lengkap adalah keajaiban. Bayangkan saja.…

  • Gaji Dosen Rendah & Minim Perlindungan: SPK Soroti Realita Pahit Pendidikan

    Gaji Dosen Rendah & Minim Perlindungan: SPK Soroti Realita Pahit Pendidikan

    Serikat Pekerja Kampus (SPK) mengungkap rendahnya kesejahteraan dosen pada Hardiknas 2026. SPK melaporkan 42,9% dosen bergaji di bawah Rp3 juta per bulan. Bahkan, dosen perguruan tinggi swasta ada yang berpenghasilan kurang dari Rp900.000. SPK menilai negara belum memberikan perlindungan upah minimum.

  • Bukan Manja, Anak Bungsu: Dilema Pahit Antara Meraih Cita

    Bukan Manja, Anak Bungsu: Dilema Pahit Antara Meraih Cita

    Ada yang bilang anak bungsu itu selalu dimanja, sehingga hidupnya tak seberat kakak-kakak mereka. Usia mereka pun paling muda jadi mereka paling disayang oleh orang tuanya. Mau sebesar apapun fisik anak bungsu, orang tua akan tetap menganggap mereka anak paling kecil. Jadinya, saudara yang lain selalu diminta untuk mengalah pada mereka. Terdengar istimewa, tapi sebetulnya…

  • Bosan Saat Lebaran: Bukan Sekadar Jenuh, Tapi Fase Pahit Menuju Kedewasaan

    Bosan Saat Lebaran: Bukan Sekadar Jenuh, Tapi Fase Pahit Menuju Kedewasaan

    “Lebaran membosankan” sering dialami akibat pola ritual Idul Fitri yang repetitif. Seiring pendewasaan, makna perayaan ini bergeser dari hiburan menjadi tanggung jawab sosial. Meski terasa monoton, tradisi keluarga ini tetap patut disyukuri sebagai momen berharga.

  • Potret Pahit Bursa Kerja: Pengangguran Turun, Gen Z dan Perempuan Kian Terjepit

    Potret Pahit Bursa Kerja: Pengangguran Turun, Gen Z dan Perempuan Kian Terjepit

    Data Badan Pusat Statistik (BPS) November 2025 menunjukkan tingkat pengangguran Indonesia turun menjadi 4,74%. Namun, Generasi Z masih menyumbang porsi terbesar pengangguran terbuka (16,26%). Kesenjangan upah juga terlihat, di mana penghasilan rata-rata pekerja perempuan (Rp 2,82 juta) lebih rendah dari laki-laki (Rp 3,61 juta).