Krisis Pupuk Global Mencekik, Prabowo Pangkas Harga 20% untuk Petani: Taktik Berani atau Solusi Nyata?
Presiden Prabowo Subianto menurunkan harga pupuk bersubsidi 20% untuk menjaga produksi pangan nasional. Kebijakan ini merespons lonjakan harga pupuk global. Mentan Andi Amran Sulaiman menyatakan pemerintah juga memangkas regulasi distribusi dan menetapkan HPP gabah Rp6.500/kg. Cadangan beras kini lampaui 5 juta ton, memperkuat ketahanan pangan.
Prabowo Teken Aturan Potongan Aplikator 8%: Babak Baru Bagi Driver Ojol dan Ujian Kepatuhan Aplikator
Presiden Prabowo Subianto menandatangani Perpres Nomor 27 Tahun 2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Perpres ini mengatur potongan platform maksimal 8%, memastikan 92% pendapatan diterima pengemudi ojol. Diumumkan 1 Mei 2026, kebijakan tersebut disambut positif kalangan driver. Realisasi penuh kebijakan di lapangan menjadi fokus utama.
Komdigi Putuskan: Video Amien Rais tentang Prabowo Hoaks, Sarat Ujaran Kebencian
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan video Amien Rais terkait Presiden Prabowo Subianto adalah hoaks. Menkomdigi Meutya Hafid menyatakan konten tersebut fitnah dan ujaran kebencian, berpotensi memicu kegaduhan publik. Komdigi menilai narasi video itu provokasi dan akan mengambil langkah hukum sesuai UU ITE No 1 Tahun 2024.
Prabowo Pangkas Potongan Aplikator di Bawah 10%: Ojol Cikarang Sambut Gembira, Menanti Titik Balik Kesejahteraan
Presiden Prabowo Subianto meneken Perpres 27/2026, membatasi potongan tarif aplikator ojek online. Kini pengemudi menerima minimal 92% penghasilan, dari sebelumnya 80%. Komunitas ojol menyambut positif, berharap segera terealisasi demi peningkatan kesejahteraan dan perlindungan, termasuk jaminan kecelakaan kerja.
Prabowo Serap Aspirasi Buruh May Day: RUU Ketenagakerjaan Hingga Tarif Ojol Jadi Prioritas?
Prabowo Subianto hadiri Hari Buruh di Monas, mendengarkan aspirasi buruh. Presiden mencatat tuntutan RUU Ketenagakerjaan dan upah. Pemerintah menandatangani Perpres 27/2026 untuk perlindungan pekerja transportasi online, meningkatkan pendapatan pengemudi. Juga disahkan Perpres 25/2026 ratifikasi ILO 188, melindungi awak kapal perikanan.
Tuntut Potongan Pendapatan 10 Persen, Prabowo Malah Beri 8 Persen, Pengemudi Ojol: Semoga Aplikator Patuh
Presiden RI Prabowo Subianto menandatangani Perpres 27/2026 tentang Perlindungan Pekerja Transportasi Online. Regulasi ini membatasi potongan platform maksimal 8 persen, memastikan 92 persen pendapatan diterima pengemudi ojek online. Kebijakan di Hari Buruh 1 Mei 2026 di Monas, Jakarta, ini diharapkan meningkatkan kesejahteraan pekerja secara signifikan.
Prabowo Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk: Simbol Perjuangan Buruh yang Tak Lekang Waktu
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya mendukung perjuangan buruh. Ia berencana meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk, Jawa Timur, dalam waktu dekat. Pada Hari Buruh Internasional di Monas, Prabowo juga meneken Perpres perlindungan pekerja transportasi online dan meratifikasi Konvensi ILO 188 untuk awak kapal.
May Day Era Prabowo: Buruh Klaim Perayaan Paling Meriah Sejak Satu Dekade Lalu
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Jakarta berlangsung meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto. Pekerja menilai acara ini lebih semarak dari tahun sebelumnya. Dukungan pemerintah diapresiasi. May Day menjadi momen penting bagi buruh menyampaikan aspirasi kesejahteraan.
May Day: Buruh Apresiasi, Kini Prabowo Dihadapkan pada Aspirasi Kritis
Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Lapangan Monas, Jakarta, dihadiri pekerja dari berbagai daerah. Mereka merayakan solidaritas dan menyampaikan aspirasi. Buruh mengapresiasi fasilitasi pemerintah untuk acara tertib ini. Kehadiran Presiden Prabowo diharapkan menjadi ruang mendengar harapan pekerja Indonesia.
Hari Buruh 2026: Prabowo Perkuat Perlindungan Awak Kapal Perikanan dan Kesejahteraan Nelayan
Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pengesahan peraturan terkait perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan dalam peringatan Hari Buruh Internasional, hari ini. Langkah ini menandai upaya pemerintah memperkuat perlindungan tenaga kerja di sektor perikanan sekaligus menegaskan keberpihakan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir. Hal itu dikatakan Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh yang berkumpul di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto mengumumkan pengesahan peraturan terkait perlindungan dan kesejahteraan awak kapal perikanan dalam peringatan Hari Buruh Internasional, hari ini. Langkah ini menandai upaya pemerintah memperkuat perlindungan tenaga kerja di sektor perikanan sekaligus menegaskan keberpihakan terhadap nelayan dan masyarakat pesisir.
“Saudara-saudara sekalian, ada satu lagi hadiah untuk buruh. Saya baru saja tanda tangan Peraturan Presiden Nomor 25 tahun 2026 tentang ratifikasi konvensi International Labour Organization nomor 188, untuk memastikan perlindungan dan kesejahteraan bagi awak kapal perikanan,” kata Presiden Prabowo di hadapan ribuan buruh yang berkumpul di lapangan Monas, Jakarta, Jumat (1/5).
Selain itu, pemerintah juga tengah menyiapkan peresmian 1.386 kampung nelayan, dengan target pembangunan sekitar 1.500 kampung nelayan setiap tahunnya. “Pertama kali dalam sejarah Republik Indonesia, nelayan diurus,” kata Prabowo.
Menurutnya, kampung nelayan tersebut akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang, termasuk infrastruktur rantai dingin seperti cold storage serta pabrik es untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan agar kualitas hasil tangkapan tetap terjaga.
“Semuanya nanti kurang lebih ada 6 juta nelayan yang akan kita perbaiki hidupnya dengan anak dan istri 20 juta lebih rakyat Indonesia. Hidupnya akan lebih baik, hidupnya akan sejahtera,” kata Prabowo.
Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga tengah menjalankan program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) untuk membangun dan mentransformasi desa pesisir serta kampung perikanan menjadi lebih modern, produktif, dan terintegrasi.
Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat pesisir melalui pembangunan sarana dan prasarana perikanan dari hulu hingga hilir, serta pengembangan sumber daya manusia dan kewirausahaan.
Sebanyak 1.000 kapal kecil akan terintegrasi dalam program KNMP dan dikelola oleh koperasi desa, sementara kapal-kapal besar akan mendukung operasi laut lepas bersama BUMN perikanan Agrinas Jaladri Nusantara. Program ini diproyeksikan mampu menyerap lebih dari 500 ribu tenaga kerja, bahkan hingga 600 ribu orang dalam ekosistem industri perikanan nasional. (her/dav)