Pembangunan jembatan gantung di Desa Dukuh, Klaten, Jawa Tengah, telah dimulai. Personel TNI dan warga bergotong royong membangun jembatan perintis ini. Inisiatif Presiden Prabowo Subianto ini bertujuan mempermudah akses warga Klaten menuju Kabupaten Gunung Kidul. Jembatan ini menggantikan struktur lama yang hanyut.
Usai Beri Arahan Ketua DPRD Se-Indonesia, Prabowo Sidak Gudang Bulog Danurejo Pastikan Stok Beras Aman
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4). Sidak dilakukan usai menghadiri dan memberikan arahan kepada 503 ketua DPRD dari seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang, (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Magelang, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Gudang Bulog Danurejo di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4). Sidak dilakukan usai menghadiri dan memberikan arahan kepada 503 ketua DPRD dari seluruh Indonesia di Akademi Militer Magelang,
Setibanya di lokasi, Prabowo meninjau kondisi cadangan pangan nasional. Prabowo ingin memastikan stok beras aman dan siap disalurkan kepada masyarakat.
Ketersediaan pangan menjadi penting di tengah situasi global yang diwarnai krisis energi di sejumlah negara. Kondisi ini terjadi sebagai dampak konflik di kawasan Timur Tengah. Saat ini, Indonesia dinilai berada dalam kondisi yang relatif kuat dan stabil, baik dari sisi ketersediaan pasokan maupun harga pagan.
Lebih lanjut, Prabowo juga menyempatkan diri berinteraksi dengan para karyawan di gudang Bulog. Suasana hangat, akrab, dan penuh antusiasme terlihat saat Prabowo berbincang singkat dengan para pekerja.
Kompleks Gudang Bulog Danurejo terdiri atas dua unit bangunan dengan total kapasitas mencapai 7.000 ton yang saat ini dalam kondisi terisi penuh. Hal ini mencerminkan kesiapan stok yang optimal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Jawa Tengah, khususnya di Kota dan Kabupaten Magelang.
Pada kesempatan yang sama, Prabowo kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat ketahanan pangan nasional serta memastikan negara hadir dalam menjamin terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat.
Turut mendampingi Presiden dalam sidak tersebut antara lain Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. (her/dav)
Prabowo Tegaskan ke Ketua DPRD: Partai Beda Boleh, Nasionalisme Tak Bisa Ditawar
loading…
Presiden Prabowo Subianto menegaskan perbedaan latar belakang bukanlah penghalang bagi persatuan bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045. Foto/SindoNews
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan perbedaan latar belakang bukanlah penghalang bagi persatuan bangsa dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan dalam acara Pengarahan Presiden Republik Indonesia pada Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026).
Dalam forum tersebut, Prabowo menekankan seluruh elemen bangsa berasal dari latar belakang yang beragam, baik dari sisi daerah, suku, pendidikan, profesi, hingga afiliasi politik. Meski demikian, Prabowo menegaskan semuanya tetap satu sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
“Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda, daerah yang berbeda, suku yang berbeda, pendidikan yang berbeda, profesi yang berbeda, dan partai politik yang berbeda. Namun, sebagai anak bangsa, kita tetap satu,” ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan ingin berbicara secara terbuka dan apa adanya di hadapan para peserta. Prabowo juga menyadari penyampaiannya mungkin menimbulkan beragam respons, namun hal tersebut merupakan bagian dari komunikasi yang jujur antarsesama anak bangsa.
“Saya ingin bicara apa adanya. Mungkin apa yang saya sampaikan nanti ada yang kurang berkenan, mungkin ada yang tersinggung, ada yang sedih,” ucapnya.
Prabowo dan Gubernur Luthfi Hadir di Retreat DPRD Magelang: Sorotan Agenda Penting
MAGELANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto, dalam kegiatan Retret atau Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) Ketua DPRD Seluruh Indonesia, di Akademi Militer (Akmil), Magelang, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Lembah Tidar itu merupakan rangkaian KPPD yang berlangsung pada 15-19 April 2026.
Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily melaporkan, kegiatan tersebut diikuti 503 Ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.
Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengatakan, forum tersebut dinilai penting dan strategis, sehingga ia memilih hadir langsung.
“Setelah saya mengetahui bahwa di sini adalah seluruh Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, saya anggap penting dan tepat kalau saya hadir langsung di sini,” kata Presiden.
Presiden menegaskan, dia ingin berbicara dari hati ke hati kepada para peserta sebagai sesama anak bangsa. Menurutnya, perbedaan latar belakang daerah, suku, pendidikan, dan profesi, tidak boleh mengurangi komitmen untuk mengabdi kepada negara.
“Hari ini saya ingin bicara sebagai anak bangsa, sama dengan saudara-saudara sekalian. Kita berasal dari latar belakang yang berbeda-beda,” ujarnya.
Prabowo juga menekankan pentingnya semangat patriotisme dan kecintaan terhadap tanah air, bangsa, serta rakyat, sebagai landasan dalam menjalankan peran di daerah.
“Saya ingin bicara dari hati ke hati. Saya ingin bicara apa adanya,” ucap Presiden.
Sebelumnya, dalam rangkaian kegiatan KPPD, Gubernur Ahmad Luthfi menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan pemerintah daerah dalam pembangunan. Menurut dia, pembangunan daerah membutuhkan sinergi berbagai pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga desa.
“Kita gandeng bupati-wali kota, juga DPRD Jateng melalui Forum Berlian, kemudian Forum Senayan yang isinya anggota DPR dengan dapil Jawa Tengah apapun partainya. Kita buat sebuah super team,” kata Luthfi, dalam acara ramah tamah sebelum pembukaan KPPD, Rabu (15/4/2026) lalu. (Humas Jateng)*ul
Prabowo Beri Peringatan Keras ke Ketua DPRD: Persatuan Mutlak, Beda Partai Bukan Alasan!
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya persatuan bangsa untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. Pernyataan ini disampaikan pada pengarahan Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah bagi Ketua DPRD Seluruh Indonesia di Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/4). Prabowo menekankan, perbedaan latar belakang suku, pendidikan, dan profesi bukanlah penghalang bagi kesatuan.
Prabowo: Dharma Santi 2026, Titik Balik Eratkan Persaudaraan Bangsa
Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada umat Hindu di Indonesia atas perayaan Dharma Santi Nasional 2026 dan Tahun Baru Saka 1948. Beliau berharap momentum ini mempererat persaudaraan. Prabowo menyampaikan ucapan ini melalui media sosial, sekaligus memohon maaf tidak dapat hadir langsung.
Analisis Mendalam: Strategi Hunian Prabowo, Tumpuan Harapan Warga Bantaran Rel & Penggerak Ekonomi
Pembangunan hunian layak bagi warga bantaran rel yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih manusiawi, tetapi juga membuka peluang kerja serta menghadirkan harapan baru bagi para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut. Salah satunya adalah Riko Pratama (28), pekerja asal Bogor yang kini terlibat dalam pembangunan hunian di kawasan Senen, Jakarta Pusat. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Pembangunan hunian layak bagi warga bantaran rel yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih manusiawi, tetapi juga membuka peluang kerja serta menghadirkan harapan baru bagi para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut.
Salah satunya adalah Riko Pratama (28), pekerja asal Bogor yang kini terlibat dalam pembangunan hunian di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Di tengah aktivitas proyek, Riko melihat langsung bagaimana pembangunan ini memberi dampak nyata, baik bagi masyarakat penerima manfaat maupun pekerja seperti dirinya.
“Senang bisa membantu, berkontribusi atas proyek pembangunan untuk rumah-rumah yang awalnya kurang layak menjadi layak lagi di tempati,” ceritanya di sela-sela pekerjaannya di Proyek Hunian Senen, Jakarta Pusat, Jumat (17/4).
Proyek hunian ini dibangun dalam skala besar dengan total 324 unit, yang terbagi ke dalam dua zona, yakni 198 unit di bagian depan dan 126 unit di bagian belakang. Pembangunan tersebut melibatkan sejumlah BUMN karya, dengan HK mengerjakan 113 unit, PP sebanyak 101 unit, dan WIKA sebanyak 110 unit.
Setiap unit hunian dilengkapi fasilitas dasar seperti toilet, dua kasur, dan lemari. Sementara itu, kawasan hunian juga didukung fasilitas komunal seperti musholla, dapur umum, drainase, jalan akses, listrik, serta air bersih. Fasilitas umum lainnya meliputi toilet umum, ruang komunal, taman bermain, hingga area parkir motor.
Bagi Riko, proyek ini memiliki makna lebih dari sekadar pekerjaan. Ia yang terbiasa berpindah dari satu proyek ke proyek lain merasa bahwa pembangunan kali ini memberi dampak yang lebih terasa.
Sebelum terlibat di Jakarta, Riko baru saja menyelesaikan proyek di Kalimantan, serta sebelumnya turut membangun hunian sementara bagi korban bencana di Aceh dan Tamiang.
Awalnya, ia tidak mengetahui adanya pembangunan hunian untuk warga bantaran rel di Jakarta. Namun, setelah melihat langsung kondisi di lapangan, ia menyadari pentingnya proyek tersebut.
“Alhamdulillah senang. Awalnya saya kurang tahu kalau di Jakarta ada pembuatan hunian sementara. Ternyata pas datang bangun rumah yang kurang layak,” jelasnya. “Dari situ saya senang bisa membantu dan saya juga senang bisa bekerja di sini untuk mendapatkan hasil Alhamdulillah,” sambungnya.
Pengalaman itu membuat Riko melihat pekerjaannya sebagai bagian dari perubahan yang lebih besar. Ia berharap program pembangunan hunian layak ini dapat terus diperluas, terutama untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil.
“Harapannya untuk ke depan mungkin diperbanyak lagi program-program seperti ini. Karena masih banyak juga dari pelosok-pelosok yang rumahnya kurang layak untuk ditempati. Mungkin bisa dibuatkan program seperti ini terus lanjut,” ungkapnya.
Selain memberi manfaat bagi masyarakat, proyek ini juga menjadi sumber penghidupan bagi para pekerja. Riko pun berharap keberlanjutan proyek serupa dapat terus terjaga.
“Biar kita juga sebagai pekerja ya berjalan dengan lancar dan lama lah untuk pekerjaan. Jadi agar manjang terus, (dapat kerja),” jelasnya
Di akhir, ia menyampaikan doa dan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar program pembangunan berjalan lancar dan tepat sasaran. “Doa untuk Pak Presiden semoga selalu dilancarkan. Jauhkan dari segala bahaya dan kesirikan (iri) lah. Programnya juga bisa berjalan dengan lancar. Semuanya bisa tepat sasaran,” pungkasnya. (her/dav)
Bahlil Tindak Lanjut Perintah Prabowo: Izin Tambang Nakal Dieksekusi, Menanti Hasil Optimal
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menerima arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menindak izin usaha pertambangan (IUP) bermasalah di kawasan hutan. Bahlil telah menyerahkan laporan hasil evaluasi IUP tersebut. Penindakan ini bertujuan memastikan pengelolaan sumber daya alam berpihak pada negara dan rakyat.
Prabowo Gagas Sekolah Rakyat di Tiap Kota/Kabupaten: Solusi Fundamental atau Ide Revolusioner Pendidikan?
Presiden Prabowo Subianto memprioritaskan pembangunan Sekolah Rakyat di setiap kota/kabupaten. Program ini bertujuan menyelenggarakan pendidikan gratis bagi anak-anak keluarga miskin. Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono mengungkapkan hal tersebut di Kantor Kemensos, Jakarta, Kamis (16/4/2026), menegaskan ini sebagai perintah presiden.
Prabowo dan KSAD Evaluasi Mega Proyek: 300 Jembatan dan Renovasi Sekolah, Sejauh Mana Progresnya?
Presiden Prabowo Subianto menerima KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak dan pejabat utama TNI Angkatan Darat di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (16/4/2026). Pertemuan membahas perkembangan pelaksanaan tugas strategis TNI AD. KSAD melaporkan capaian konkret dalam pembangunan infrastruktur dasar dan pemulihan pascabencana, khususnya di daerah terpencil.