Tag: Sekolah
-

Dari Putus Sekolah ke Bangku Kelas: Anak Pemulung Boyolali Kini Raih Pendidikan Gratis di Sekolah Rakyat
Seorang pemulung di Boyolali, Sarjo (50), kini bisa menyekolahkan kembali anaknya yang sempat putus. Program Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen, inisiasi Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Sosial, memfasilitasi pendidikan anak Sarjo. Fasilitas lengkap seperti tempat tinggal dan kebutuhan belajar disediakan, meringankan beban ekonomi keluarga.
-

Dampak Ganda yang Mengejutkan: Gizi Anak Sekolah Membaik, Dompet Pekerja Tahu Menebal
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) inisiasi Presiden Prabowo Subianto menjamin gizi anak sekolah, lansia, dan ibu hamil. Program ini juga meningkatkan kesejahteraan pekerja UMKM, seperti pabrik tahu di Ngawi. Produksi tahu UMKM Laris Tahu Jaya meningkat, berdampak pada penghasilan karyawan. MBG mendukung ekonomi lokal.
-

Terobosan Pendidikan: Anak Pembuat Tungku Lolos SMA Berkat Sekolah Rakyat Gratis Pemerintah.
Sugiyanto, pembuat anglo dari Surakarta, Jawa Tengah, menghadapi tantangan ekonomi dalam menyekolahkan anaknya. Ia mendaftarkan Muhammad Roid ke Sekolah Rakyat. Program ini, diapresiasi Sugiyanto, menawarkan pendidikan gratis, fasilitas lengkap, dan meringankan beban biaya sekolah bagi keluarga dengan keterbatasan finansial di Surakarta.
-

Bukan Sekadar Gratis: Begini Sekolah Rakyat Pemerintah Selamatkan Pendidikan Rafika yang Terlantar
Rafika Nur Khasanah (16) dari Sragen hampir putus sekolah setelah ayah meninggal dan ibu merantau. Sekolah Rakyat terintegrasi di Sragen membantu Rafika melanjutkan pendidikan. Siswi ini kini mendapatkan fasilitas sekolah dan kebutuhan makan. Program ini memastikan Rafika dapat fokus belajar dan meraih cita-citanya.
-

Mensos Patok 100 Ribu Siswa Sekolah Rakyat di 2027: Terobosan Akses Pendidikan Nasional
Menteri Sosial Saifullah Yusuf memaparkan target Presiden Prabowo Subianto: 100.000 siswa Sekolah Rakyat pada 2027. Tahun ini, alokasi peserta melebihi 30.000 siswa. Pemerintah membangun lebih dari 100 gedung permanen Sekolah Rakyat tahun ini. Setiap kabupaten/kota ditargetkan memiliki setidaknya satu fasilitas.
-

Dulunya Terpaksa Kerja di Bengkel, Remaja Ini Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat dari Pemerintah
Hendi Saputro, remaja Sragen, sempat putus sekolah dan bekerja di bengkel karena kondisi keluarga. Kini, ia melanjutkan pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 78 Sragen. Program ini menyediakan pendidikan gratis serta fasilitas lengkap bagi anak prasejahtera. Hendi mempersiapkan masa depan.
-

Akhiri Keterbatasan: Anak Buruh Tani Kini Sekolah Gratis di Sekolah Rakyat Pemerintah
Punijah, buruh tani di Sragen, bersyukur anaknya, Ahmad Lutfi, dapat kembali bersekolah di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 78 Sragen. Sebelumnya, Lutfi putus sekolah karena kendala biaya. Program ini menjamin pendidikan anak tanpa biaya. Punijah juga menerima bantuan sosial untuk menopang ekonomi keluarga.
-

Sekolah Rakyat & Pemerintah: Kisah Nenek Dampingi Yatim Piatu Wujudkan Mimpi Jadi Tentara
Mbah Aina (73) di Surakarta mengasuh Aditya, anak yatim piatu. Ia berjuang membiayai pendidikan Aditya. Kini, Aditya bersekolah gratis di SMA Sekolah Rakyat 17 Surakarta, program Presiden Prabowo Subianto. Sekolah ini memfasilitasi Aditya mewujudkan cita-citanya menjadi tentara.
-

Sekolah Rakyat: Melampaui Asrama Gratis, Mengukir Bakat Siswa Miskin Lewat Taekwondo dan Seni Tari
Siswa Sekolah Rakyat SRMA 13 Bekasi mencatat prestasi dari berbagai bidang. Mereka meraih 2 emas, 1 perak, 1 perunggu di Taekwondo Bekasi Open III 2026. Grup pencak silat dan seni tari juga memperoleh medali. Sekolah Rakyat mengembangkan minat bakat serta menyediakan pendidikan gratis bagi siswa.
-

Dari Gerobak Tahu Bulat ke Ruang Kelas: Kisah Inspiratif Dai Mengubah Hidup di Sekolah Rakyat
Program Sekolah Rakyat di Bekasi menyediakan pendidikan gratis bagi siswa putus sekolah. Daifulloh Afif (19) adalah salah satu peserta yang kini melanjutkan pendidikan di SRMA 13 Bekasi. Program ini membantu individu terkendala ekonomi untuk kembali bersekolah. Fasilitas pendidikan dan kebutuhan siswa disediakan gratis.