Menguak Dampak Suplai 25 Dapur MBG: Omzet Pedagang Buah Pasar Kramat Jati Melonjak di Jabodetabek
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada awal 2025 meningkatkan omzet pedagang buah di Pasar Kramat Jati. Gandi Fanani, pemilik “Putra Sepakat,” menyuplai 25 dapur MBG/SPPG di Jabodetabek dengan sekitar 250 kg buah per dapur setiap hari. Peningkatan penjualan dirasakan signifikan.
Bukan Lagi Kernet: Program MBG Angkat Derajat Pria Ini Jadi Juru Masak Berpenghasilan Tetap
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Manahan, Surakarta, sibuk siapkan Makan Bergizi Gratis (MBG). Daniel Rio Ananta, juru masak, sebelumnya kernet. Ia kini memiliki pekerjaan tetap setelah temukan lowongan via media sosial. Program MBG terbukti menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan staf di SPPG.
PFI Ungkap Kunci Filantropi Efektif: Integrasi & Kolaborasi Anggota untuk Aksi Kolektif
Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) menegaskan pentingnya kolaborasi antar anggota sebagai kunci untuk meningkatkan dampak filantropi di Indonesia dalam Rapat Umum Anggota (RUA) yang diselenggarakan di Gedung IPMI, Jakarta. Hal itu disampaikan Ketua Badan Pengurus PFI, Rizal Algamar, baru-baru ini. (Foto Dok. Istimewa)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Perhimpunan Filantropi Indonesia (PFI) menegaskan pentingnya kolaborasi antar anggota sebagai kunci untuk meningkatkan dampak filantropi di Indonesia dalam Rapat Umum Anggota (RUA) yang diselenggarakan di Gedung IPMI, Jakarta.
Di tengah meningkatnya kompleksitas tantangan pembangunan, mulai dari kemiskinan, ketimpangan, hingga perubahan iklim, pendekatan filantropi yang berjalan secara terpisah dinilai tidak lagi memadai. PFI mendorong transformasi menujuaksi kolektif yang lebih terstruktur, terkoordinasi, dan berdampak.
Sepanjang tahun 2025, kolaborasi antar anggota menjadi salah satu fokus utama PFI. Melalui berbagai platform dan inisiatif, anggota PFI didorong untuk tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga membangun program bersama yang mampu menjawab tantangan secara lebih sistemik.
Ketua Badan Pengurus PFI, Rizal Algamar, menekankan bahwa sepanjang tahun 2025, kolaborasi dan ko-kreasi antar anggota semakin berkembang sebagai kekuatan utama dalam mendorong solusi bersama. “Melalui proses saling belajar, berbagi pengalaman, serta perancangan program secara kolektif, anggota PFI mampu menghasilkan inisiatif yang lebih terintegrasi, relevan, dan berdampak,” ujar Rizal, dalam siaran persnya.
Ia menambahkan, PFI juga memperkuat mekanisme kolaborasi melalui Filantropi Hub dengan berbagai pendekatan, termasuk penguatan klaster tematik, pengembangan Multi-Stakeholder Forum (MSF), serta penyediaan ruang-ruang dialog dan co-creation antar anggota.
“Inisiatif ini memungkinkan terjadinya sinergi lintas sektor—antara organisasi filantropi, pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat sipil,” ujarnya.
Selain itu, menurut Rizal, penyelenggaraan Filantropi Indonesia Festival 2025 (FIFest2025) juga menjadi ruang kolaborasi terbuka yang mempertemukan lebih dari 3.750 peserta dari lebih dari 100 lembaga, memperkuat pertukaran pengetahuan serta membuka peluang kemitraan lintas sektor.
Meningkatnya jumlah anggota PFI yang kini mencapai 252 organisasi menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap PFI sebagai ruang kolaborasi strategis. Berbagai kegiatan bersama yang melibatkan ribuan partisipan sepanjang tahun 2025 turut mencerminkan semakin kuatnya dinamika dan konektivitas dalam ekosistem filantropi Indonesia.
Pengalaman anggota juga mencerminkan manfaat nyata dari kolaborasi ini. “Menjadi anggota PFI, kami merasakan manfaat bagaimana inisiatif yang dilakukan Rumah Zakat dapat disinergikan dan dikolaborasikan dengan anggota PFI lainnya,” ujar Irvan Nugraha, CEO Rumah Zakat.
Hal serupa disampaikan oleh Vanessa Letizia dari Greeneration Foundation yang menilai bahwa melalui kegiatan yang diadakan, pihaknya punya kesempatan untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, serta memperluas jejaring.
“Hal itu membuka peluang kolaborasi dengan berbagai pihak,” katanya. (her/yes)
DPR Soroti: Avtur Melonjak, Tiket Pesawat Justru Tak Perlu Naik?
Anggota Komisi VII DPR, Bambang Haryo Soekartono, mengapresiasi langkah pemerintah menyikapi kenaikan harga avtur. Pemerintah menaikkan fuel surcharge serta memangkas PPN tiket pesawat dan meniadakan bea masuk suku cadang. Kebijakan ini bertujuan meringankan beban maskapai dan dinilai mampu mengimbangi kenaikan biaya avtur.
Guru Prank Pamit MBG Terakhir, Reaksi Siswa Bikin Tercengang: Ada Apa Sebenarnya?
Seorang guru melakukan eksperimen sosial di TikTok mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia mengumumkan MBG terakhir, memicu reaksi sedih siswa. Video viral ini menyoroti pentingnya MBG bagi siswa, bahkan ada yang membawa pulang makanan. Unggahan ini memicu dukungan publik luas untuk kelanjutan program MBG demi kesejahteraan seluruh anak-anak Indonesia.
Lele Lokal: Tulang Punggung Tak Terduga Penguatan Rantai Pasok MBG
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Blora mendorong rantai pasok pangan lokal. Budidaya lele oleh koperasi warga Kelurahan Punden, Blora, menyuplai protein untuk dapur MBG. Dukungan KKP berupa kolam dan benih lele ini menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan gizi. Produksi lele mencapai dua hingga tiga kuintal per siklus.
Tragedi Berulang di Lebanon: Personel RI Gugur, Pemerintah Beri Hormat Pahlawan
Pemerintah Indonesia berduka atas gugurnya Praka Rico Pramudia, anggota Pasukan Perdamaian PBB (UNIFIL) di Lebanon. Praka Rico meninggal setelah dirawat intensif akibat luka berat dari insiden akhir Maret 2026 di Lebanon Selatan akibat serangan tank Israel. Indonesia mengutuk keras serangan ini dan mendesak PBB investigasi menyeluruh.
Soroti Potensi Pelanggaran, Pemerintah Tegaskan Jangan Ada Pungutan Biaya Tambahan ke Jemaah Haji
Demi meningkatkan kenyamanan jemaah haji dalam beribadah, pemerintah menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji. Pemerintah bakal menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Hal itu dikatakan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (25/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Demi meningkatkan kenyamanan jemaah haji dalam beribadah, pemerintah menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji.
Pemerintah bakal menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran.
“Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran,” kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (25/4).
Berdasarkan catatan Kementerian Haji dan Umrah per 24 April 2026, jemaah haji Indonesia yang telah berangkat ke Arab Saudi mencapai 56 kloter dengan jumlah 22.051 jemaah. Sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kloter telah tiba di Madinah, Arab Saudi.
Pada kesempatan ini, Maria juga mengingatkan para jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah bahwa suhu di Madinah hari ini diperkirakan bisa mencapai 36 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 25 persen.
“Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi. Manfaatkan pula fasilitas hotel yang sudah disiapkan dan utamakan ibadah yang wajib,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan pada jemaah haji untuk tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan apa pun.
“Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta peduh keberkahan. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar kita dan memberikan haji yang mabrur bagi seluruh jemaah,” tutupnya. (her/dav)
Stop Tergiur! Pemerintah Peringatkan Bahaya Haji Ilegal Tanpa Antre, Ini Risiko Fatalnya
Pemerintah mengingatkan masyarakat agar tidak tergiur penawaran haji tanpa antre yang dipastikan ilegal. Ibadah haji hanya bisa dilakukan dengan visa haji resmi Arab Saudi. Berhaji tanpa visa resmi akan dikenai sanksi tegas. Kementerian Haji dan Umrah membentuk Satgas dan mengajak masyarakat melaporkan indikasi penipuan haji ilegal melalui aplikasi Kawal Haji.
Terhempas PHK, Suranto Justru Temukan Jalan Sukses di Dapur MBG
Suranto (50), warga Karanganyar, bangkit dari PHK. Ia kini bekerja di Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) ini. Program ini memberi Suranto kesempatan kerja, membantu mengatasi tekanan ekonomi. MBG membuka peluang bagi pekerja terdampak PHK dan masyarakat rentan di Karanganyar tanpa batasan usia.