Reformasi Pasar Modal Indonesia: Terungkap, Daftar Progres Nyata yang Sudah Beres!
OJK terus mereformasi pasar modal guna meningkatkan kepercayaan investor. Langkahnya meliputi penguatan transparansi, integritas, dan tata kelola pasar. Kebijakan baru seperti publikasi pemegang saham di atas 1%, klasifikasi investor rinci, dan pelaporan Ultimate Beneficial Owner (UBO) telah diterapkan. Ini menyelaraskan pasar Indonesia dengan standar global.
Terkuak! 5 Fakta Pasar Saham RI Kini Kian Transparan, Investor Wajib Tahu Detailnya
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan pasar saham Indonesia semakin transparan dan selaras standar global. Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyebut kebijakan baru telah menjawab kekhawatiran pelaku pasar. Peningkatan free float, pengungkapan identitas pemegang saham besar, klasifikasi investor lebih detail, pengumuman HSC, dan kewajiban laporan UBO menjadi bukti nyata.
Mahasiswi Indonesia di Moskow Puji Kepedulian Prabowo terhadap Mahasiswa RI di Rusia
Mahasiswi Indonesia di Rusia, Alya, menyampaikan kesan positifnya setelah kembali bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Moskow, Rusia, Senin (13/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Moskow, Idola 92.6 FM-Mahasiswi Indonesia di Rusia, Alya, menyampaikan kesan positifnya setelah kembali bertemu Presiden RI Prabowo Subianto dalam kunjungan kenegaraan ke Moskow, Rusia, Senin (13/4).
Alya mengatakan bahwa ini bukan kali pertama ia bertemu langsung dengan Prabowo. Pertemuan pertama terjadi pada Desember lalu, saat Prabowo melakukan kunjungan kenegaraan ke Moskow di tengah musim dingin.
Namun, bagi Alya, pertemuan tersebut meninggalkan kesan mendalam. Menurutnya, saat itu Prabowo menunjukkan gestur kepedulian terhadap mahasiswa Indonesia di Rusia. Momen tersebut pun tak pernah lepas dari ingatannya hingga kini.
“Saat kedatangan beliau bulan Desember lalu, ketika kami berada di luar dalam hujan salju yang deras, Bapak mempersilakan kami masuk ke dalam hotel dan menyambut kami dengan sangat baik,” tutur Alya kala ditemui, Senin (13/4).
Selain itu, mahasiswi asal Cirebon, Jawa Barat, yang tengah menempuh studi di Higher School of Economics, Rusia, jurusan Bisnis Informatika, ini juga menyampaikan kekagumannya terhadap Prabowo.
Menurutnya, Prabowo adalah sosok presiden yang kalem dan baik hati. Oleh karena itu, dalam kunjungan kali ini, ia pun mendoakan agar Prabowo senantiasa sehat dan terus memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia.
“Harapan saya untuk Bapak, semoga sehat selalu dan terus memperjuangkan yang terbaik untuk Indonesia ke depannya,” pungkasnya.
Lebih lanjut, dengan kunjungan kenegaraan kedua Prabowo ke Rusia, Alya juga berharap hubungan kerja sama Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang pendidikan, dapat terus diperluas.
“Harapan saya ke depannya semakin banyak kerja sama Indonesia dan Rusia, khususnya di bidang pendidikan, seperti peningkatan jumlah mahasiswa yang mendapatkan scholarship untuk datang ke Rusia,” tutup Alya. (her/dav)
Purnatugas dari MK, Anwar Usman: Putusan Nomor 90 Bukan Pintu Buat Gibran, demi Anak Muda
loading…
Mantan Hakim Konstitusi Anwar Usman berbicara terkait Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023. Foto/SindoNews
JAKARTA – Mantan Hakim Konstitusi Anwar Usman berbicara terkait Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang sempat mengundang polemik dalam kontestasi Pilpres 2024. Ia mengatakan, putusan itu bukan merupakan “pintu” bagi keponakannya, Gibran Rakabuming Raka menjadi wakil presiden.
Hal itu disampaikan Anwar Usman usai menjalani wisuda purnabakti di Gedung MK, Jakarta, Senin (13/4/2026). Ia menyebut adanya kesalahan persepsi publik yang mengaitkan putusan tersebut secara eksklusif dengan sosok Gibran. Menurutnya, putusan tersebut ditujukan untuk memberikan ruang bagi seluruh anak muda di Indonesia.
“Lho nggak, nggak, nggak itu bukan pintu untuk Gibran. Untuk semua anak muda. Nah itulah kesalahan persepsi,” tegas Anwar Usman.
Anwar Usman menyatakan bahwa ia menjatuhkan putusan tersebut atas dasar keyakinan untuk kebenaran dan keadilan yang dianggapnya sebagai amanah Allah.
Anwar Usman membantah adanya konflik kepentingan dalam pengambilan putusan tersebut, seraya merujuk pada pernyataan beberapa pihak terkait fakta hukum yang ada.
Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan mutasi pejabat di lingkungan Kejaksaan. Sejumlah Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) dan Direktur Jampidsus Kejaksaan Agung termasuk dalam daftar mutasi ini. Keputusan Jaksa Agung Nomor 488 Tahun 2026 ini diterbitkan pada 13 April 2026. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung membenarkan.
KNAI Salurkan Rp1 Miliar untuk Pendidikan Hukum di Indonesia Timur
Komite Nasional Advokat Indonesia (KNAI) menyerahkan bantuan Rp1 miliar kepada Garuda Nasionalis Indonesia. Dana ini dialokasikan untuk pembangunan Sekolah Tinggi Hukum di Indonesia Timur. Penyerahan dilakukan Ketua Umum KNAI Pablo Benua dalam acara Halalbihalal di Sentul City, Bogor, 12 April 2026, dihadiri 500 advokat.
Prabowo Bertemu Putin, DPR Dorong Gencatan Senjata Permanen Iran
loading…
Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan pertemuan bilateral di Kremlin, Moskow, Rabu (10/12/2025). Foto/BPMI Setpres
MOSKOW – Anggota Komisi I DPR Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Oleh Soleh menyampaikan dukungannya terhadap kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia yang dijadwalkan bertemu dengan Presiden Vladimir Putin. Menurutnya, kunjungan tersebut memiliki arti strategis di tengah dinamika geopolitik global yang semakin kompleks, terutama terkait konflik di Timur Tengah dan isu ketahanan energi.
“Kunjungan ke Rusia sangat penting dalam membahas kondisi geopolitik global. Ini menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan keamanan dan perdamaian dunia,” ujar Oleh Soleh, Senin (13/4/2026).
Ia menekankan bahwa Indonesia bersama Rusia dapat memainkan peran penting dalam mendorong perdamaian dunia. Salah satu langkah konkret yang dapat diusulkan adalah mendorong gencatan senjata permanen, khususnya dalam perang antara Iran dan Amerika Serikat.
Di Balik Dapur MBG, Perjuangan Agus Menghidupi Keluarga dan Melunasi Utang
Di balik dapur MBG, menyimpan kisah perjuangan seorang kepala rumah tangga. Agus Yusuf Widodo (53) pekerja di bagian area dapur SPPG Khusus di Kabupaten Ngawi, menyimpan kisah perjuangan yang tidak sederhana. Selain bekerja di dapur program MBG, ia juga beternak delapan ekor kambing dan sesekali menjadi tukang pijat keliling untuk menambah penghasilan dan melunasi utangnya. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Ngawi, Idola 92.6 FM-Pagi itu, Agus Yusuf Widodo (53) sudah sibuk membersihkan area dapur SPPG Khusus di Kabupaten Ngawi. Dengan gerakan cekatan, ia menyapu dan merapikan ruang kerja, memastikan area dalam dan luar dapur tetap bersih untuk aktivitas memasak.
Di balik rutinitas itu, Agus menyimpan kisah perjuangan yang tidak sederhana. Selain bekerja di dapur program MBG, ia juga beternak delapan ekor kambing dan sesekali menjadi tukang pijat keliling untuk menambah penghasilan.
“(Penghasilan jadi tukang pijat) tergantung orangnya. Kadang satu orang Rp50 ribu, kadang dua orang Rp100 ribu. Kadang-kadang tidak dapat pelanggan (tidak memijat),” curhatnya, ditulis Minggu (12/4).
Keterbatasan fisik tak menghalangi langkah Agus untuk terus bekerja. Sejak kecil, ia mengalami gangguan pendengaran akibat sakit panas, dan baru lima tahun terakhir menggunakan alat bantu dengar.
“Kalau tidak pakai alat bantu dengar, saya tidak jelas (mendengarnya),” katanya.
Kesempatan bekerja di dapur MBG datang dari informasi seorang teman. Tanpa ragu, Agus mencoba melamar, dan kini sudah lebih dari satu tahun ia menjadi bagian dari program tersebut.
Bagi Agus, lingkungan kerja yang menerima kondisinya menjadi salah satu hal yang membuatnya betah. Ia mengaku senang dan semakin bersemangat menjalani pekerjaan setiap hari.
“Lumayan bagus dan lancar, alhamdulillah. Saya semangat dan senang bekerja (di dapur MBG). Teman-teman juga menerima kondisi saya,” ucapnya.
Menurut Agus, penghasilan dari pekerjaannya sebagai petugas kebersihan di dapur MBG menjadi penopang utama kebutuhan keluarga. Gaji yang diterima setiap dua minggu sekali ia manfaatkan dengan penuh perhitungan.
“Hasilnya (gaji) cair dua minggu sekali. Ini untuk bayar utang bank. Dua minggu berikutnya untuk kebutuhan,” katanya.
Utang yang ia cicil bukan tanpa alasan. Agus menggunakannya untuk membiayai pendidikan anaknya, sebuah prioritas yang ia perjuangkan di tengah keterbatasan.
“Saya mencicil di bank untuk biaya sekolah anak saya,” imbuhnya.
Program MBG pun menjadi titik terang dalam kehidupannya. Dari pekerjaan sederhana di dapur, Agus kini bisa perlahan menata kembali kondisi keuangannya.
Jika diberi kesempatan bertemu Presiden Prabowo Subianto, Agus hanya ingin menyampaikan rasa terima kasihnya.
“Terima kasih, Pak Prabowo. Saya bisa bekerja di MBG untuk mencicil utang dan memenuhi kebutuhan lainnya,” tuturnya. (her/dav)
Muktamar PBNU 2026 Agustus: Terungkap, Daftar Panitia Inti Resmi.
Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menyatakan Muktamar PBNU 2026 kemungkinan besar akan digelar pada Agustus. Hasil pleno PBNU mengamanatkan penyelenggaraan Juli atau Agustus tahun ini. Sejumlah nama akan disiapkan sebagai panitia kegiatan PBNU. Gus Ipul menyampaikan informasi ini kepada wartawan di Jakarta Pusat.
Pernyataan JK Dinilai Keliru: Waspada Potensi Sesatkan Pemahaman Publik
Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) dikritik LBH Arus Bawah Prabowo (ABP) terkait pernyataannya di UGM. Koordinator ABP, Steven Pailah, menilai konsep keagamaan JK yang dikaitkan konflik Poso-Ambon berpotensi menyesatkan publik. JK menyebut konflik agama sulit berhenti karena keyakinan “syahid”.