Eggi Sudjana Bantah Keras Isu Dibeli Jokowi: Respons Tajam Atas Tudingan Politik.
Aktivis Eggi Sudjana merespons tuduhan kubu Roy Suryo terkait kasus ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo. Eggi membantah keras anggapan dibeli Jokowi. Ia menilai pernyataan “Jokowi telah membeli pejuang” menyesatkan. Eggi menyebut diksi ‘membeli’ adalah fitnah dan pencemaran nama baik, menuntut bukti transaksi yang jelas.
Aktivis Eggi Sudjana meradang, menepis keras tudingan kubu Roy Suryo yang menyebutnya telah “dibeli” oleh Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait polemik ijazah palsu. Reaksi tajam ini dilontarkannya di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2/2026).
Eggi menegaskan tudingan bahwa Jokowi “membeli pejuang menjadi penjilat” adalah fitnah keji dan pencemaran nama baik. Ia menuntut bukti konkret atas klaim transaksi pembelian tersebut.
Tuduhan “Pembelian” Aktivis
Kekesalan Eggi memuncak menyusul narasi yang beredar, menyebut dirinya telah mengkhianati perjuangan dengan menerima imbalan dari Jokowi. Diksi “membeli” menjadi titik sentral kemarahannya, menandai pergeseran sikap yang dituduhkan kepadanya dalam isu sensitif.
Tudingan ini mencuat di tengah pusaran kasus ijazah palsu Jokowi yang masih menjadi perdebatan sengit di ruang publik. Eggi, yang sebelumnya vokal mengkritisi berbagai kebijakan dan figur, kini justru menjadi sasaran tuduhan balik.
Kasus ijazah Jokowi sendiri telah memicu polarisasi dan saling serang argumen antar kelompok pro dan kontra selama berbulan-bulan. Roy Suryo adalah salah satu figur yang aktif mengemukakan keraguan atas keabsahan ijazah tersebut.
Klaim bahwa seorang aktivis kritis bisa “dibeli” oleh kekuasaan memperkeruh iklim politik yang sudah sarat intrik. Ini mengindikasikan semakin tajamnya serangan personal dalam setiap perdebatan publik.
Pertarungan narasi ini menunjukkan betapa mudahnya reputasi seseorang dipertaruhkan dalam pusaran kepentingan politik, apalagi jika menyangkut figur sekelas mantan presiden dan aktivis berpengaruh.
Eggi Menuntut Bukti Transaksi
“Yang kedua, lebih parah lagi. Jokowi telah membeli pejuang menjadi penjilat, atau apa namanya itu, pecundang, pengkhianat, telah membeli,” kata Eggi, menirukan tudingan yang dialamatkan kepadanya.
Ia melanjutkan, “Ada diksi kata ‘membeli’. Menurut hukum, berapa jual belinya? Transaksinya di mana? Berapa besar saya dibeli?” Eggi menuntut detail transaksi yang dituduhkan.
“Nah, kalau dia tidak menjelaskan dengan jelas, maka itulah namanya fitnah dan pencemaran nama baik,” tegas Eggi, menyoroti konsekuensi hukum dari tudingan tanpa dasar tersebut.
Jejak Kontroversi Eggi Sudjana
Eggi Sudjana dikenal sebagai aktivis hukum dan politik yang kerap terlibat dalam isu-isu kontroversial. Ia sering menyuarakan kritik tajam terhadap pemerintah dan berbagai kebijakan yang dianggapnya keliru.
Keterlibatannya dalam isu ijazah palsu Jokowi sebelumnya menempatkannya di garis depan perdebatan, kini ia berbalik menjadi objek tudingan yang menyerang integritasnya sebagai pejuang.