Hari Kartini: Menguak Urgensi Perempuan Berpikir Kritis untuk Kemajuan Bangsa
DWP Jawa Tengah menggelar talk show “Kartini Masa Kini” di Semarang, merefleksikan Hari Kartini ke-147. Narasumber DP3AP2KB Jateng, Ema Rachmawati, menegaskan Kartini pelopor emansipasi perempuan. Ia memperjuangkan pendidikan, keadilan sosial, dan kebebasan berpikir. Ketua DWP Jateng menyoroti relevansi pemikiran kritis Kartini serta peran perempuan di ruang publik.
Prabowo: Dharma Santi 2026, Titik Balik Eratkan Persaudaraan Bangsa
Presiden Prabowo Subianto mengucapkan selamat kepada umat Hindu di Indonesia atas perayaan Dharma Santi Nasional 2026 dan Tahun Baru Saka 1948. Beliau berharap momentum ini mempererat persaudaraan. Prabowo menyampaikan ucapan ini melalui media sosial, sekaligus memohon maaf tidak dapat hadir langsung.
Prabowo Ungkap Kunci Kebesaran Bangsa: Bukan Hanya Ekonomi, Tapi Akar Budaya
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak merasa rendah diri dalam memandang bangsanya sendiri, terlebih Indonesia memiliki warisan budaya yang melimpah. Prabowo menyampaikan pesan tersebut saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu (11/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budayanya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tidak merasa rendah diri dalam memandang bangsanya sendiri, terlebih Indonesia memiliki warisan budaya yang melimpah.
Prabowo menyampaikan pesan tersebut saat membuka Musyawarah Nasional XVI Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Sabtu (11/4).
Prabowo menilai masyarakat Indonesia perlu menghormati budayanya sendiri karena hal tersebut sangat berpengaruh terhadap kekuatan jiwa dan semangat bangsa. Menurut pengamatannya, bangsa-bangsa yang maju dan makmur umumnya memiliki semangat yang mencerminkan penghormatan terhadap budaya mereka.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati budaya sendiri. Bangsa yang besar menghormati orang tuanya, leluhurnya,” ujar Prabowo.
Seruan tersebut bukan digaungkan tanpa alasan, melainkan berkaca dari sejarah Indonesia. Ia berkisah bahwa pada masa lalu, golongan terdidik di Indonesia sempat terkesima dengan hal-hal yang berasal dari luar negeri. Seiring waktu, sikap tersebut berkembang menjadi pola psikologis yang dikenal sebagai inferiority complex, yakni perasaan rendah diri dan merasa tidak sebanding dengan bangsa lain.
Padahal menurutnya, banyak aspek dari Indonesia yang sangat layak dibanggakan, terutama hasil kebudayaan yang bersifat unik dan tidak dapat ditemukan di tempat lain.
Oleh karena itu, ia mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk tetap bangga dan menghormati warisan budaya yang telah diwariskan sejak dahulu.
“Kita bangga pakai teluk belanga. Kita bangga pakai kopiah. Kita bangga pakai sarung. Kita bangga pakai songket. Ini budaya kita,” jelas Prabowo.
Namun demikian, hal tersebut bukan berarti masyarakat harus bersikap tertutup terhadap budaya luar. Menurutnya, Indonesia tetap menghormati negara lain, tetapi tidak boleh melupakan jati diri bangsa.
“Kita bangga dengan budaya kita sendiri. Kita hormat sama semua negara, tapi kita tidak boleh lupa bangsa kita sendiri,” pungkas dia. (her/dav)
Ahmad Luthfi Ungkap Kiai Dalhar: Kunci Persatuan dan Nasionalisme Bangsa Kini
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi mengajak meneladani KH Dalhar, ulama pejuang kemerdekaan, pada Haul ke-66 di Ponpes Darussalam Watucongol, Magelang, 6 April 2026. Ketua MPR Ahmad Muzani turut menekankan pentingnya persatuan dan nasionalisme. Ribuan jemaah hadir, menggerakkan ekonomi UMKM lokal.
PAUD: Fondasi Emas Pembentuk Karakter SDM Unggul, Kunci Masa Depan Bangsa
Pemerintah Kabupaten Pati berkomitmen mendukung penguatan pendidikan anak usia dini (PAUD). Pj Sekretaris Daerah Pati Teguh Widyatmoko menegaskan, dukungan meliputi peningkatan kualitas tenaga pendidik, sarana prasarana, dan program tumbuh kembang anak. PAUD dinilai penting sebagai fondasi karakter dan kualitas sumber daya manusia. Sinergi pendidik dan pemerintah daerah diharapkan.
Jusuf Kalla Tegas: TNI Tetap di UNIFIL, Jaga Citra Bangsa dari Anggapan Mundur!
Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menegaskan pemerintah dan TNI tidak boleh menarik pasukan perdamaian UNIFIL di Lebanon. Misi ini wajib dilaksanakan meskipun berisiko tinggi. JK khawatir penarikan pasukan hanya karena risiko akan menimbulkan citra negatif Indonesia di mata dunia internasional sebagai negara penakut.
Paskah: Menag Serukan Doa Bersama Demi Kedamaian Bangsa
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar mengucapkan Selamat Hari Raya Paskah 2026 kepada umat Kristiani di Indonesia. Menag mengajak umat mendoakan kedamaian, ketenteraman, dan keharmonisan bangsa. Paskah juga diharapkan menjadi momentum penguatan nilai spiritual serta mempererat persaudaraan. Pesan penting ini disampaikan Menag pada 4 April 2026.
Belasungkawa Prabowo untuk Pahlawan Bangsa: Presiden Temui Keluarga 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa langsung kepada keluarga tiga prajurit TNI yang gugur saat menjalankan misi perdamaian di Lebanon. Prosesi persemayaman militer berlangsung di VIP Room Bandara Soekarno-Hatta pada Sabtu (4/4/2026). Presiden Prabowo memberikan penghormatan dan menyalami satu per satu keluarga, didampingi Kapolri, Panglima TNI, serta Menteri Pertahanan.
Prabowo Hormati Pahlawan Bangsa: 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
Presiden Prabowo Subianto memberikan penghormatan terakhir kepada tiga personel TNI yang gugur di Lebanon. Mereka bertugas dalam misi UNIFIL. Prosesi dilaksanakan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Presiden Prabowo juga berinteraksi dengan keluarga para prajurit, menyampaikan belasungkawa. Jenazah akan dimakamkan di daerah asal.
Rp4,4 Triliun BLT Kesejahteraan: Langkah BRI Percepat Pemerataan Ekonomi Bangsa
PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan BLTS Kesra Tahap I senilai Rp4,4 triliun kepada 4,9 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Direktur Utama BRI Hery Gunardi menegaskan komitmen mendukung program pemerintah meningkatkan kesejahteraan nasional, menjaga daya beli, dan memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat melalui jaringan luas.