Analisis: 5 Langkah Krusial Pemerintah Demi Kebangkitan Ekonomi
loading…
Pengamat ekonomi dan kebijakan publik Ichsanuddin Noorsy (kiri). Foto/Istimewa
JAKARTA – Pengamat ekonomi dan kebijakan publik Ichsanuddin Noorsy menyarankan lima pendekatan strategis yang bisa dipakai pemerintahan Prabowo Subianto untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika domestik. Kelima pendekatan itu disebut Noorsy pernah ia sampaikan ke tim Presiden Prabowo.
Menurut Noorsy, Presiden Prabowo tahu cara berpikir dirinya. Sebab, dirinya pernah menjadi tim inti pada 2019. Kepada lingkungan Presiden Prabowo, dirinya pun sudah menyerahkan makalah terkait persoalan ekonomi.
Noorsy mengatakan, dirinya memiliki lima pendekatan yang bisa dilakukan pemerintahan Prabowo. Pendekatan pertama adalah memperbaiki pendekatan berbasis sumber daya (resource-based approach).Pendekatan kedua adalah memperbaiki pendekatan produktivitas (productivity-based approach).
“Ini kata kuncinya adalah, kita harus melakukan reindustrialisasi pada sektor yang menyangkut hajat hidup orang banyak,” kata Noorsy dalam podcast EdShareOn, dikutip Kamis (28/5/2026).
Roy Suryo: Tak Mungkin Terbit P21, Perkara Ini Harus Dihentikan demi Hukum
loading…
Roy Suryo, tersangka kasus tudingan dugaan ijazah palsu mantan Presiden Jokowi menilai perkaranya tak bisa ditindakpanjuti (P21) dan harus dihentikan (SP3). Foto/Achmad Al Fiqri
JAKARTA – Tersangka kasus tudingan dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Roy Suryo menilai perkara yang menimpanya tak bisa ditindakpanjuti atau P21. Dia menilai perkara itu harus dihentikan atau SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) demi hukum.
Bahkan, Roy Suryo membandingkan perkara itu dengan sejumlah kasus populer seperti Ferdy Sambo hingga kopi sianida yang menjerat Jessica Kumala Wongso.
“Nah, dan kalau kita bandingkan, ini sudah dihitung, kasus yang sangat ramai, terkenal waktu itu apa? Yaitu Ferdy Sambo, Ferdy Sambo itu, dari mulai LP itu dibuat itu tanggal 8 Juli 2022, kemudian ketika terjadi P21 itu tanggal 28 September 2022. Total waktunya untuk sebuah kasus yang sangat heboh seperti itu adalah 72 hari. Itu untuk kasus Ferdy Sambo,” ucap Roy saat jumpa pers di kawasan Jakarta Selatan, Jumat (29/5/2026).
Menurutnya, kasus yang menimpanya ini adalah kejahatan kemanusiaan. Pasalnya, kata Roy, banyak orang yang tersandera dan digantung nasib hidupnya dari perkara ini, seperti dirinya hingga Tifauzia Tyassuma (dokter Tifa).
“Bahkan yang klaster yang lain, yang digantung juga statusnya, masih terlapor tapi katanya diancam juga bisa jadi naik tersangka loh gitu, katanya,” tutur Roy Suryo.
Selain itu, Roy Suryo juga membandingkan kasusnya dengan kopi sianida. Ia berkata, kasus kopi sianida dinyatakan P21 selama 141 hari sejak LP dibuat pada 6 Januari 2016.
“Nah, kasus ini, kasus yang sudah dilaporkan tanggal 30 April 2025 itu. Sampai hari ini, sampai dengan tanggal 30 Mei 2026, ini sudah 396 hari. Artinya sudah 1 tahun lebih 30 hari hari ini semenjak LP itu dibuat,” terang Roy.
Terkuak: Bupati Pekalongan Ancam Pecat Pegawai Outsourcing Demi Dukungan Politik?
loading…
Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR) mengancam akan memberhentikan pegawai outsourcing yang tidak mendukungnya di pilkada. Foto/SindoNews
JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap akal bulus Bupati Pekalongan nonaktif Fadia Arafiq (FAR) memenangkan kontestasi pemilihan kepala daerah. Salah satunya dengan memberikan ancaman pemberhentian kepada pegawai outsourcing.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo menyatakan, yang bersangkutan melayangkan ancaman pemberhentian kepada pegawai outsourcing jika tidak mendukungnya. Hal itu menurut Budi, berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi dalam proses penydikan penyidikan.
“Didapati informasi dan keterangan adanya dugaan bahwa para staf outsourcing ini jika tidak mendukung FAR dalam kontestasi pilkada, akan diberhentikan atau diganti oleh personel lainnya,” kata Budi di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (29/5/2026).
Prabowo: Demi Menunjang Ekspor, Pemerintah Siapkan Sentra Budidaya Perikanan Ribuan Hektare di Seluruh Indonesia
Presiden RI Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan sentra budidaya komoditas kelautan dan perikanan dengan total luas mencapai ribuan hektare guna meningkatkan produktivitas dan ekspor sektor perikanan nasional. Hal itu dikatakan Prabowo dalam Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Kebumen, Idola 92.6 FM-Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan sentra budidaya komoditas kelautan dan perikanan dengan total luas mencapai ribuan hektare guna meningkatkan produktivitas dan ekspor sektor perikanan nasional.
“Kita mulai sekarang menambah, kita akan bangun proyek-proyek produktif yang menghasilkan protein dan untuk rakyat kita, dan juga untuk jual ke luar negeri supaya kita bisa dapat devisa,” ujar Prabowo dalam Panen Raya Udang di Tambak Budidaya Udang Berbasis Kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, Sabtu (23/5).
Secara rinci, ia menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah membangun tambak udang dengan luas sekitar 2.000 hektare (ha) di Waingapu, Nusa Tenggara Timur.
Menurut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pembangunan tambak udang terintegrasi tersebut telah dimulai sejak Februari lalu dengan nilai investasi mencapai Rp7,2 triliun. Kawasan tersebut ditargetkan mampu memproduksi 52.800 ton udang per tahun.
Selain itu, pemerintah juga akan membangun sentra budidaya udang seluas sekitar 200 ha di Gorontalo. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah berencana membangun sentra budidaya perikanan di kawasan pantai utara Jawa Barat dengan luas sekitar 14.000 ha.
“Hanya di sana (Jawa Barat) ikan, di sini (Kebumen) udang,” tambahnya.
Ia kemudian meyakini bahwa produktivitas budidaya komoditas kelautan dan perikanan di Indonesia sangat menjanjikan berkaca dari hasil panen raya yang ditorehkan BUBK Kebumen.
Prabowo mengatakan, saat ini BUBK Kebumen memiliki luas 65 ha dengan volume panen udang mencapai 40 ton per hektare. Tambak udang tersebut juga berhasil menyerap 650 tenaga kerja lokal.
“Dan panennya sekarang, hasilnya sudah tingkat tertinggi, tingkat dunia. Jadi sangat menjanjikan,” ujar dia.
“Dan harganya sangat bagus, Rp70.000 per kg, berarti Rp70 juta per ton,” imbuhnya.
Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen mempercepat pembangunan sentra budidaya kelautan dan perikanan guna memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta mendorong ekspor.
Menurut data KKP, nilai ekspor produk perikanan dan kelautan Indonesia mencapai USD 6,27 miliar, tumbuh 5,2 persen dibanding tahun sebelumnya. Dari angka tersebut, udang menjadi penyumbang terbesar dengan nilai USD 1,87 miliar atau 29,8 persen dari total ekspor, disusul tuna-cakalang (USD 1,04 miliar) dan cumi-sotong-gurita (USD 889,73 juta).
“Saya kira nanti dalam bulan-bulan yang mendatang, kita akan mempercepat proses pembangunan yang produktif. Semua yang produktif akan kita jalankan,” pungkas dia. (her/dav)
Prabowo Desak Satgas Khusus: Pangkas Biurokrasi Izin Usaha Demi Akselerasi Ekonomi
Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk mempersiapkan pembentukan satuan tugas (satgas) percepatan deregulasi. Menurut Prabowo, satgas tersebut diperlukan untuk menyederhanakan berbagai regulasi dan perizinan berusaha yang selama ini dinilai terlalu berlapis. Hal itu dikatakan Prabowo kala memberikan sambutan dalam Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan, Rabu (13/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi untuk mempersiapkan pembentukan satuan tugas (satgas) percepatan deregulasi.
Menurut Prabowo, satgas tersebut diperlukan untuk menyederhanakan berbagai regulasi dan perizinan berusaha yang selama ini dinilai terlalu berlapis.
“Mensesneg, saya minta nanti dikumpulkan pakar-pakar, bikin satgas khusus untuk mempercepat deregulasi. Sederhanakan, jangan dipersulit,” ujar Prabowo kala memberikan sambutan dalam Penyerahan Denda Administratif dan Lahan Kawasan Hutan, Rabu (13/5).
Prabowo mengatakan selama ini dirinya kerap menerima keluhan dari para pelaku usaha yang ingin menanamkan modal di Indonesia namun harus menunggu proses perizinan hingga dua tahun.
Ia kemudian membandingkan kondisi tersebut dengan sejumlah negara tetangga di Asia Tenggara yang mampu menerbitkan izin usaha hanya dalam waktu dua minggu.
“Kalau mereka (negara tetangga) bisa keluarkan izin dalam dua minggu, kenapa kita dua tahun? Regulasi sederhanakan,” lanjut Prabowo.
Ia menambahkan bahwa penyederhanaan regulasi perlu segera dilakukan karena regulasi yang terlalu rumit dapat membuka celah terjadinya tindak pidana korupsi.
Selain itu, langkah deregulasi juga dinilai penting untuk menjaga kepercayaan investor yang ingin berinvestasi dan menjalankan usaha di Indonesia.
“Para pengusaha harus dibantu, harus didukung. Yang nakal, kita tertibkan. Tapi yang baik, yang benar-benar mau bekerja, ya harus dibantu,” ujar dia. (her/dav)
Prabowo Apresiasi Nelayan di Gorontalo: Bertaruh Nyawa di Laut demi Keluarga dan Masyarakat
Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan hormat dan apresiasi kepada seluruh nelayan Indonesia saat meninjau meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan di Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5). Di hadapan para nelayan dan masyarakat umum, Prabowo mengamini beratnya perjuangan para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar di laut demi menghidupi keluarga dan menyediakan pasokan pangan untuk masyarakat. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Gorontalo, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan hormat dan apresiasi kepada seluruh nelayan Indonesia saat meninjau meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan di Kecamatan Dumbo Raya, Kota Gorontalo, Sabtu (9/5).
Di hadapan para nelayan dan masyarakat umum, Prabowo mengamini beratnya perjuangan para nelayan yang setiap hari menghadapi risiko besar di laut demi menghidupi keluarga dan menyediakan pasokan pangan untuk masyarakat.
“Saya mengerti, saya mantan tentara, saya mengerti nelayan itu menghadapi risiko yang besar. Di laut itu tidak main-main, cuaca bisa berubah, arus bisa berubah,” ujar Prabowo.
Prabowo menyebut nelayan merupakan sosok penting bagi bangsa karena berperan dalam menjaga ketahanan pangan melalui hasil perikanan yang menjadi sumber protein bagi masyarakat. Ia pun mengucapkan terima kasih.
“Saudara mempertaruhkan nyawa untuk mencari makan untuk keluargamu, untuk masyarakatmu, untuk bangsamu. Saya terima kasih untuk itu,” lanjutnya.
Prabowo menegaskan pemerintahan yang ia pimpin terus berkomitmen memperbaiki kesejahteraan nelayan di seluruh Indonesia melalui pembangunan KNMP, penyediaan fasilitas pendukung perikanan, hingga bantuan kapal bagi kelompok nelayan. Menurutnya, tak boleh ada lagi nelayan yang merasa diabaikan.
“Para nelayan sering dilupakan orang-orang pintar di Jakarta, tidak peduli dengan nasibnya. Sekarang berubah. Pemerintah sekarang akan memperhatikan semua nelayan dan semua petani di seluruh Indonesia,” tegasnya.
Ia ingin kehidupan nelayan Indonesia semakin baik dan sejahtera. Prabowo berharap para nelayan bisa senantiasa tersenyum karena penghasilan membaik.
“Saya ingin nelayan-nelayan kita sejahtera. Saya ingin senyum tiap hari karena penghasilannya baik,” ucap Prabowo disambut tepuk tangan para nelayan. (her/dav)
Roy Suryo Cs Ajukan Sengketa Informasi demi Buka 709 Dokumen Kasus Ijazah Jokowi
loading…
Roy Suryo Cs melalui tim hukum Troya mengajukan permohonan sengketa informasi ke Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait 709 dokumen yang disita Polda Metro Jaya, Jumat (8/5/2026). Foto/Yuwantoro Winduajie
JAKARTA – Roy Suryo Cs melalui tim hukum Tifa and Roy’s Advocate (Troya) mengajukan permohonan sengketa informasi ke Komisi Informasi Pusat (KIP) terkait 709 dokumen yang disita Polda Metro Jaya. Dokumen itu terkait kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Troya meminta daftar dokumen sitaan tersebut, termasuk 504 dokumen yang berasal dari Universitas Gadjah Mada (UGM) diperlihatkan.
Perwakilan dari Troya, Abdullah Alkatiri mengatakan pihaknya hanya meminta daftar dokumen dan salinan ijazah, bukan dokumen asli.
“Permintaan kami itu hanya dua. Satu adalah salinan ijazah Pak Jokowi. Jadi salinan itu bukan asli ya, fotokopi istilahnya tapi yang ada di Polda,” kata Abdullah Alkatiri dalam konferensi pers Tim Troya di Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026).
Zuckerberg Danai Proyek AI Sel Manusia demi Lawan Penyakit Mematikan
Foto: CNET
Teknologi.id– Mark Zuckerberg bersama istrinya, Priscilla Chan, mengumumkan investasi besar senilai USD 500 juta (sekitar Rp8 triliun) untuk mengembangkan model kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sel manusia. Melalui unit Chan Zuckerberg Biohub (CZ Biohub), proyek ini bertujuan mempercepat upaya pencegahan dan penyembuhan berbagai penyakit melalui pendekatan biologi yang digerakkan oleh AI.
Misi jangka panjang dari proyek ini adalah memanfaatkan penelitian mutakhir dan teknologi canggih untuk memahami mekanisme biologis manusia secara lebih mendalam.
Dana setengah miliar dolar tersebut direncanakan untuk mendanai rencana strategis selama lima tahun ke depan guna menciptakan model prediktif sel manusia. Model ini diyakini akan membantu para peneliti medis dan ahli biologi untuk memahami bagaimana sel berinteraksi pada tingkat organisme secara keseluruhan.
Secara teoritis, pengembangan ini diharapkan dapat membuka jalan bagi kemajuan besar dalam ilmu biosains. Bahkan, laporan tersebut menyebutkan adanya potensi untuk menjadikan penyakit-penyakit mematikan sebagai sesuatu yang nantinya tinggal sejarah.
Adapun rincian alokasi pendanaan tersebut adalah sebagai berikut:
Kepala Sains Biohub, Alex Rives, menjelaskan bahwa pembangunan AI yang mampu merepresentasikan kompleksitas biologi memerlukan ketersediaan data yang masif.
“Untuk membangun kecerdasan buatan yang dapat merepresentasikan secara akurat seluruh kompleksitas biologi dan mempercepat penelitian ilmiah, kita membutuhkan data dengan skala yang jauh lebih besar daripada yang ada saat ini,” ujar Rives, dikutip dari Futurism.
Rives juga menambahkan bahwa diperlukan teknologi baru untuk mengamati sel, mulai dari tingkat molekuler hingga jaringan, baik dalam konteks kesehatan maupun penyakit.
Saat ini, biologi berbasis AI merupakan industri yang terus berkembang. Berbagai organisasi riset, perusahaan teknologi, hingga pengembang obat mulai memanfaatkan machine learning untuk memahami pola penyakit dan merancang metode perawatan baru dengan proses yang lebih cepat.
Kalah di Pengadilan, Perusahaan di China Dilarang Pecat Karyawan demi AI
China melarang PHK karyawan akibat penggantian oleh AI, berbeda dengan tren global. Pengadilan Hangzhou memutuskan perusahaan tidak boleh memecat pekerja jika tugas diganti otomatisasi AI. Kasus Zhou menegaskan perlindungan hak karyawan dari efisiensi teknologi. Hukum China memprioritaskan kesejahteraan pekerja di era kecerdasan buatan.
Prabowo Menatap Masa Depan: Umur Panjang Demi Indonesia Berjaya di Panggung Dunia
Presiden Prabowo Subianto di Cilacap menyatakan optimistis kebangkitan Indonesia menjadi negara maju. Pernyataan ini disampaikan saat Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Fase II pada 29 April 2026. Total investasi proyek mencapai Rp116 triliun, mendukung pembangunan ekonomi Indonesia.