Perang Stunting Dimulai: BGN Wajibkan Dapur MBG Prioritaskan Gizi Ibu Hamil & Balita, Ahli Gizi Paparkan Strategi Krusial
Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) memprioritaskan ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 5 Tahun 2026, berlaku efektif 2 Juni 2026. Setiap dapur MBG wajib melayani minimal 300 penerima manfaat dari kelompok rentan ini. Ahli gizi mendukung langkah evaluasi pemerintah untuk penurunan stunting.
Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Rustini Muhaimin menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun generasi unggul melalui literasi keuangan dan pemenuhan gizi anak sejak dini. Foto: Ist
JAKARTA – Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenko Pemberdayaan Masyarakat Rustini Muhaimin menegaskan pentingnya peran perempuan dalam membangun generasi unggul melalui literasi keuangan dan pemenuhan gizi anak sejak dini. Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speech dalam kegiatan Sosialisasi Keuangan dan Makan Sehat sebagai Investasi Pembangunan Bangsa.
“Ketika kita berbicara tentang peran perempuan, saya selalu teringat semangat R.A. Kartini. Kartini telah membuka jalan bagi perempuan Indonesia untuk berpikir maju, mandiri, dan berdaya,” ujarnya dalam acara yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Pergerakan Wanita Nasional (PERWANAS) di Jakarta, Rabu (29/4/2026).
Ia menekankan bahwa Kartini masa kini adalah perempuan-perempuan yang hadir dan berkontribusi aktif dalam keluarga, pendidikan, dan masyarakat. Menurutnya, para guru TK/PAUD dan kader perempuan memiliki peran vital dalam membentuk karakter, kebiasaan, serta masa depan anak-anak sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
“Guru TK/PAUD dan kader bukan hanya mengajar, tetapi membentuk karakter dan masa depan generasi bangsa,” tegasnya.
Rustini menyoroti pentingnya literasi keuangan sejak usia dini. Ia meyakini bahwa kebiasaan mengelola keuangan harus ditanamkan sejak anak-anak melalui pendekatan sederhana dan menyenangkan, seperti mengenalkan konsep menabung serta membedakan kebutuhan dan keinginan.
Selain itu, literasi pangan juga menjadi perhatian utama. Ia mengingatkan bahwa kesehatan anak sangat ditentukan oleh pola konsumsi sehari-hari, sehingga penganekaragaman pangan berbasis sumber lokal harus menjadi kebiasaan. “Anak-anak yang sehat adalah investasi bangsa. Dari tubuh yang sehat akan lahir pikiran yang cerdas dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Siswa Bahagia Tanpa Boros: Rahasia Hemat Jajan dan Gizi Terjamin Terungkap!
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak positif bagi para siswa, mulai dari kebahagiaan mendapatkan asupan bergizi hingga manfaat ekonomi. Hal ini dirasakan langsung oleh Akbar Brahmantio, siswa SMA Negeri 1 Kota Tangerang, sejak program tersebut berjalan. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Tangerang, Idola 92.6 FM-Program Makan Bergizi Gratis (MBG) membawa dampak positif bagi para siswa, mulai dari kebahagiaan mendapatkan asupan bergizi hingga manfaat ekonomi. Hal ini dirasakan langsung oleh Akbar Brahmantio, siswa SMA Negeri 1 Kota Tangerang, sejak program tersebut berjalan.
Akbar mengaku dirinya bersama teman-teman merasa sangat terbantu dengan adanya MBG di sekolah. Setelah berbulan-bulan menunggu, baru pekan ini sekolahnya mendapatkan program yang diinisiasi Presiden Prabowo itu.
Selain dapat menikmati makanan enak dan bergizi setiap hari, mereka juga merasakan manfaat dari segi pengeluaran. “Saya dan teman-teman sangat bahagia banget. Karena datangnya MBG ini, uang jajan jadi awet,” ujarnya di Tangerang, Banten, Kamis (23/4).
Tak hanya soal ekonomi, program ini juga mempererat hubungan antar siswa. Momen makan bersama menciptakan suasana hangat yang memperkuat rasa kebersamaan di sekolah. “Jadi, semakin erat gitu hubungan sama teman-teman yang lain,” ungkapnya.
Dari sisi kesehatan, Akbar menilai MBG memberikan dampak yang signifikan terhadap asupan gizi siswa. Ia merasa kebutuhan nutrisi kini lebih terjamin dibanding sebelumnya. “Manfaatnya untuk nutrisi bagi siswa semakin meningkat, asupannya bertambah,” katanya.
Sebagai penerima manfaat, Akbar juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang telah menghadirkan program ini, termasuk kepada Presiden RI Prabowo Subianto.
“Untuk Pak Prabowo Subianto, terima kasih telah melakukan program MBG ini. Saya sangat senang sekali dan juga teman-teman saya atas program MBG ini. Sehat selalu ya Pak Prabowo,” ucapnya.
Di akhir, Akbar berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa di seluruh Indonesia, agar seluruh anak mendapatkan nutrisi yang cukup sekaligus dapat menghemat uang jajan, seperti yang dirasakan dirinya dan kawan-kawannya. “Untuk MBG tetap maju, sukses selalu,” tutup Akbar. (her/dav)
Hari Kartini di Klaten: SDN 2 Barukan Gelar Prasmanan Gizi Lengkap, Menu Istimewa dari Ikan hingga Kelengkeng
Pada peringatan Hari Kartini, program Makan Bergizi Gratis (MBG) diselenggarakan di SDN 2 Barukan, Klaten, Jawa Tengah. Siswa menerima menu prasmanan: nasi, ikan lele, sayuran, buah kelengkeng, dan susu kotak. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan nutrisi serta gizi siswa, mendapat respons positif dari mereka dan orang tua di sekolah.
Dampak Ganda yang Mengejutkan: Gizi Anak Sekolah Membaik, Dompet Pekerja Tahu Menebal
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) inisiasi Presiden Prabowo Subianto menjamin gizi anak sekolah, lansia, dan ibu hamil. Program ini juga meningkatkan kesejahteraan pekerja UMKM, seperti pabrik tahu di Ngawi. Produksi tahu UMKM Laris Tahu Jaya meningkat, berdampak pada penghasilan karyawan. MBG mendukung ekonomi lokal.
Revolusi Pendidikan Gizi: Mengapa Siswa Kini Lebih Antusias dan Paham Nutrisi.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menemukan dampak positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Indonesia selama 1 tahun 3 bulan. Siswa lebih sehat, bersemangat, dan kehadiran sekolah meningkat. Studi LabSosio UI serta quick assessment 2025 menunjukkan pemahaman edukasi gizi anak membaik. Dirjen Kemendikdasmen Gogot Suharwoto mengungkap fakta-fakta ini.
Pemerintah Wajibkan Label Gizi: Konsumen Kini Lebih Cerdas Pilih Makanan Siap Saji
Kementerian Kesehatan RI memberlakukan aturan label gizi Nutri Level pada pangan siap saji, terutama minuman berpemanis. KMK HK.01.07/MENKES/301/2026 ini menyasar usaha skala besar. Tujuannya mengedukasi masyarakat agar mencegah konsumsi gula, garam, lemak (GGL) berlebih. Ini demi mengurangi risiko penyakit dan mendorong pola konsumsi yang lebih sehat.
Stunting: Hari Gizi Nasional, Saatnya Evaluasi Pencegahan Menyeluruh
Pakar gizi Unsoed, Prof Hery Winarsi, menilai Hari Gizi Nasional 2026 sebagai momentum evaluasi kebijakan gizi dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Tujuannya mencegah stunting dan meningkatkan kualitas generasi Indonesia. Tema “Penuhi Gizi Seimbang dari Pangan Lokal” relevan. MBG harus fokus kualitas gizi, bukan sekadar kenyang, dan berbasis pangan lokal.