Terjebak di Libya, 6 Relawan WNI Konvoi Global Sumud Akhirnya Dipulangkan Kemlu
loading…
Kemlu melalui Direktorat Pelindungan WNI telah memfasilitasi ketibaan 6 dari 7 relawan Indonesia peserta GSLC. Foto/istimewa
JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) melalui Direktorat Pelindungan WNI telah memfasilitasi ketibaan 6 dari 7 orang relawan Indonesia peserta Global Sumud Land Convoy (GSLC). Sementara satu orang relawan Indonesia masih berada di Istanbul hingga beberapa hari ke depan.
Kemlu mengungkapkan 6 dari 7 relawan Indonesia GSLC tersebut tiba di Jakarta pada 29 Mei 2026 pukul 17.35 WIB. Misi yang membawa bantuan kemanusiaan dunia untuk Palestina ini dilakukan Global Sumud Flotilla (GSF) melalui jalur laut dan jalur darat.
“Para relawan yang tergabung dalam GSLC menempuh rute Libya – Mesir – Gaza dan dikuti oleh para relawan dunia termasuk 7 orang relawan Indonesia,” tulis Kemlu dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/5/2026).
Sejak awal keberangkatan, Kemlu RI dan juga Perwakilan RI terkait termasuk KBRI Tripoli telah melakukan koordinasi erat dengan berbagai pihak guna memantau dan memastikan keselamatan mereka.
Presiden Prancis Puji Keberanian Prabowo Sikapi Palestina: Dorong Perdamaian Global
Presiden RI Prabowo Subianto menyambut baik pembentukan France-Indonesia High Level Business Council atau forum bisnis tingkat tinggi, sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Prancis. Hal tersebut disampaikan Prabowo usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, Rabu (28/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Paris, Idola 92.6 FM-Presiden Prancis, Emmanuel Macron, memuji sikap dan komitmen Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam mendukung perdamaian di Timur Tengah serta konsistensinya terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Pujian tersebut disampaikan langsung oleh Macron dalam pernyataan bersama seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo di Paris, Prancis.
“Saya ingin memberikan penghormatan atas peran Anda, persahabatan Anda, serta sikap sangat berani yang Anda ambil tahun lalu demi perdamaian di Timur Tengah, termasuk dukungan Anda terhadap pengakuan Palestina,” ujar Macron di Istana Élysée, Prancis, Kamis (28/5).
Macron juga menilai Indonesia dan Prancis memiliki visi yang sejalan dalam menjaga stabilitas kawasan serta mendorong penyelesaian damai atas berbagai konflik internasional.
Selain membahas penguatan kemitraan strategis Indonesia–Prancis, Prabowo dan Macron turut bertukar pandangan mengenai perkembangan situasi di Timur Tengah, termasuk kondisi di Lebanon dan berbagai upaya menjaga perdamaian global.
“Saya ingin menghormati komitmen Anda, Presiden, komitmen angkatan bersenjata Anda, dan tekad bersama kita untuk terus bekerja demi perdamaian dan kedaulatan Lebanon, terutama di tengah serangan tanpa pandang bulu yang terus berlangsung di Lebanon Selatan dan telah menyebabkan penderitaan besar serta jutaan pengungsi,” lanjut Macron.
Pernyataan Macron tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan penghormatan terbuka terhadap posisi diplomatik Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, khususnya terkait dukungan terhadap hak-hak rakyat Palestina dan penyelesaian konflik melalui jalur damai.
Tak hanya itu, Macron juga menyampaikan kepada Prabowo bahwa sosoknya selama ini selalu dikenal dan dihormati warga Prancis.
“Anda tahu bahwa Prancis mencintai Anda. Rakyat Prancis telah menunjukkannya kepada Anda pada 14 Juli hampir dua tahun lalu, dan Anda akan selalu diterima di negara ini,” ujar Macron.
Pertemuan di Paris ini sekaligus mempertegas eratnya hubungan Indonesia dan Prancis yang terus berkembang, tidak hanya dalam kerja sama pertahanan dan ekonomi, tetapi juga dalam isu kemanusiaan dan perdamaian dunia. (her/dav)
Di Tengah Ketidakpastian Global, Indonesia–Prancis Perkuat Kemitraan Strategis Energi hingga Pendidikan
Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk memperkuat kemitraan strategis di tengah ketidakpastian global. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pernyataan pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis, Rabu (28/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Paris, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen Indonesia dan Prancis untuk memperkuat kemitraan strategis di tengah ketidakpastian global. Hal tersebut disampaikan Prabowo dalam pernyataan pers bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Prancis, Rabu (28/5).
“Kita yakin di keadaan global yang penuh ketidakpastian, penuh ketegangan, penuh konflik, kedua negara kita bisa memainkan suatu peranan yang positif,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, Indonesia konsisten mendorong upaya perdamaian dunia di tengah dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang.
“Indonesia selalu akan mendorong semua usaha untuk memelihara perdamaian,” katanya.
Prabowo juga menekankan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat dunia semakin terhubung, sehingga konflik dan peperangan tidak lagi memberikan manfaat bagi negara mana pun.
“Di dunia sekarang, di mana bumi sudah semakin kecil karena sains dan teknologi, perang dan konflik tidak mungkin membawa kebaikan untuk siapa pun,” kata Presiden.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyambut baik terjalinnya Comprehensive Strategic Partnership antara Indonesia dan Prancis. Ia optimistis hubungan bilateral kedua negara semakin konkret dan memberikan dampak yang lebih luas di masa mendatang.
“Kita tentunya akan melihat kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang dan lebih berdampak,” lanjutnya.
Prabowo mengatakan, kedua negara juga membahas sejumlah isu strategis yang menjadi fokus kerja sama bilateral ke depan.
Adapun sejumlah bidang yang menjadi prioritas kerja sama meliputi pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, hingga percepatan penyelesaian perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Lebih lanjut, Prabowo turut menyampaikan apresiasi atas dukungan Presiden Macron dalam mempercepat penguatan hubungan ekonomi kedua negara.
“Kami terima kasih dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan ini. Kita ingin tingkatkan kerja sama ini, meningkatkan investasi di kedua negara,” kata Prabowo.
Hubungan di level terbaik
Atas semua kerja sama yang telah terjalin, Prabowo mengatakan hubungan Indonesia dengan Prancis berada di tingkat yang paling baik. Bahkan, Prabowo merasa terhormat Indonesia diundang untuk bisa ikut dalam Parade Militer Tahunan (Defile) memperingati Hari Nasional Prancis (Bastille Day) pada 14 Juli 2025.
Menurut Prabowo, sebuah kehormatan Indonesia bisa menjadi salah satu undangan pada hari paling bersejarah bagi bangsa Prancis tersebut. Dan menurut Prabowo, Indonesia mungkin negara Asia pertama yang diundang pada defile di benua Eropa.
“Hubungan Indonesia dan Prancis berada di tingkat, menurut saya, yang terbaik,” ujar Prabowo. (her/dav)
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Tiba di Jakarta Minggu Sore
loading…
Kepala Perwakilan Konjen RI di Istanbul, Darianto Harsono menyambut sembilan WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) 2.0. Foto: IG @menluri
JAKARTA – Sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam misi kemanusian Global Sumud Flotilla 2026 tengah melakukan perjalanan pulang ke Indonesia, Sabtu (23/5/2026) malam. Mereka sebelumnya menjadi korban penangkapan oleh Israel.
Koordinator Media Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) Harfin Naqsyabandi mengatakan mereka telah melakukan perjalanan dari Istanbul, Turki menuju Dubai malam ini waktu Indonesia.
“Confirmed naik pesawat Emirates hari Sabtu tanggal 23 Mei pukul 19.35 Istanbul-Dubai,” kata Harfin saat dikonfirmasi, Sabtu (23/5/2026).
WNI tersebut akan langsung melakukan perjalanan ke Indonesia dari Dubai pada Minggu subuh waktu Indonesia. Kemudian, mereka dijadwalkan akan tiba di Jakarta pada pukul 15.30 WIB.
“Dubai-Jakarta pada Minggu tanggal 24 Mei, pukul 04.10 WIB, tiba pada pukul 15.30 WIB,” kata Harfin.
9 WNI Relawan Global Sumud Flotilla Dijadwalkan Tiba di Tanah Air Minggu Sore Ini
Sembilan WNI anggota misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla akan tiba di Indonesia Minggu (24/5/2026) sore. Mereka sebelumnya ditangkap militer Israel. Perjalanan dilakukan dari Istanbul, Turki, menuju Dubai, lalu ke Indonesia. Kedatangan dijadwalkan pukul 15.30 WIB di Bandara Soekarno-Hatta.
Iduladha 2026: Menguak Urgensi Kemanusiaan di Tengah Badai Global
Wakil Sekretaris Jenderal PBNU, KH. Macshoem Faqih, mengungkapkan Iduladha 1447 H hadir di tengah ketegangan dunia akibat perang, krisis kemanusiaan, dan tekanan ekonomi global. Konflik AS, Israel, Iran memicu kenaikan harga pokok. Iduladha menjadi momentum penting untuk menghidupkan kembali nilai kesabaran dan ketaatan.
Diplomasi Pertahanan: Kunci Korsel Mengukir Pengaruh Diplomatik Global
Professor Choi Jae-duk menjelaskan krisis geopolitik dunia meningkatkan permintaan aset pertahanan. Industri pertahanan Korea Selatan, dengan performa tinggi dan efisiensi biaya, menjadi pilar diplomasi penting. Kerja sama pertahanan memperluas pengaruh diplomatik serta menciptakan kemitraan keamanan jangka panjang, memperkuat posisi Korea Selatan di pasar internasional global.
Taklimat di Seskoad, Prabowo Berpesan TNI Harus Adaptif Hadapi Dinamika Geopolitik Global
loading…
Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada 1.000 siswa perwira TNI dan Polri di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Senin (25/5/2026). Foto: Binti Mufarida
BANDUNG – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya kemampuan adaptasi prajurit TNI dalam menghadapi dinamika geopolitik global yang terus berubah. Hal itu diungkapkan Prabowo saat memberikan taklimat kepada 1.000 siswa perwira TNI dan Polri di Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad), Bandung, Senin (25/5/2026).
Mayor Cke Amarullah dari Sindikat 08 Dikreg LXVII Seskoad mengatakan, taklimat yang diberikan Presiden sarat pelajaran dan manfaat dalam menghadapi tantangan ke depan.
“Yang paling utama kalau kami simpulkan bahwasanya kita harus mampu beradaptasi. Beradaptasi dengan perkembangan. Kita tahu sendiri dinamika geopolitik yang begitu ekstrem perubahannya. Nah, kita juga sebagai perwira-perwira TNI harus mampu untuk beradaptasi,” ujarnya.
Amarullah menyatakan Presiden Prabowo juga menekankan TNI ke depan harus mampu menyesuaikan doktrinnya dengan perkembangan zaman dan tantangan strategis yang terus berkembang.
Transformasi Tata Kelola Ekspor SDA: Indonesia Kuat di Meja Perundingan Global
Presiden RI Prabowo Subianto telah membuat langkah besar dalam reformasi tata kelola ekspor sumber daya alam strategis nasional. Melalui kebijakan baru, ekspor komoditas sumber daya alam seperti batu bara, kelapa sawit, hingga ferro alloy akan dikonsolidasikan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia yang memperoleh penugasan resmi dari negara. (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto telah membuat langkah besar dalam reformasi tata kelola ekspor sumber daya alam strategis nasional.
Melalui kebijakan baru, ekspor komoditas sumber daya alam seperti batu bara, kelapa sawit, hingga ferro alloy akan dikonsolidasikan melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia yang memperoleh penugasan resmi dari negara.
Kebijakan ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan strategi untuk menjaga hasil kekayaan sumber daya alam agar tidak terus mengalir ke luar negeri secara terselubung.
Langkah tersebut berangkat dari amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menegaskan bahwa bumi, air, dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat.
Dalam praktiknya, pemerintah melihat masih terdapat celah dalam perdagangan ekspor yang menyebabkan penerimaan negara tidak optimal.
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Fithra Faisal Hastiadi, menilai konsolidasi ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia menjadi instrumen penting untuk memperbaiki tata kelola perdagangan komoditas sumber daya alam.
Menurut dia, kebijakan ini pada dasarnya bertujuan mempertahankan kekayaan alam melalui sistem ekspor yang lebih transparan dan terintegrasi.
“Intinya kita ingin mempertahankan kekayaan negara kita melalui konsolidasi ekspor lewat Danantara Sumberdaya Indonesia. Esensinya adalah perbaikan tata kelola ekspor,” ujar Fithra, Jumat (22/5).
Apa Itu Under-invoicing dan Transfer Pricing?
Fithra menjelaskan, selama ini masih ditemukan praktik ekspor yang tidak terdokumentasi dengan baik, salah satunya melalui mekanisme under-invoicing.
Dalam praktik ini, perusahaan domestik melaporkan nilai barang ekspor lebih rendah dari harga sebenarnya dalam dokumen perdagangan. Selisih keuntungan sengaja disembunyikan.
Selain under-invoicing, praktik transfer pricing juga menjadi persoalan serius. Transfer pricing adalah praktik mengekspor komoditas ke perusahaan afiliasi di luar negeri dengan harga di bawah standar internasional.
Ketika komoditas tersebut masuk ke negara tujuan, perusahaan afiliasi kemudian menjualnya kembali menggunakan harga pasar global. Selisih keuntungan pun tercatat di negara dengan pajak lebih rendah, bukan di Indonesia sebagai negara penghasil sumber daya alam.
Meski pada dasarnya legal dalam transaksi antarperusahaan afiliasi, praktik ini menjadi bermasalah ketika dipakai untuk menggeser keuntungan dan mengurangi kewajiban pajak di Indonesia.
“Yang terjadi adalah pencatatan nilai ekspor di bawah harga seharusnya. Akibatnya, keuntungan lebih banyak direalisasikan di negara lain yang tarif pajaknya lebih rendah,” kata Fithra.
Menurut Fithra, pola semacam itu pada akhirnya membuat kekayaan negara tidak sepenuhnya tercermin dalam nilai ekspor nasional.
“Ada perusahaan yang sebenarnya tidak memiliki produknya, tetapi justru tercatat mengekspor barang tersebut ke negara lain. Di situ kekayaan negara kita diambil,” ujarnya.
Tingkatkan Daya Tawar Indonesia di Mata Dunia
Di sisi lain, ungkap Fithra, konsolidasi ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia diyakini akan meningkatkan posisi tawar Indonesia di pasar global.
Dengan data perdagangan yang lebih akurat dan ekspor yang terkonsolidasi, Indonesia dapat memperkuat pengaruhnya dalam menentukan harga maupun arah perdagangan komoditas strategis.
“Ini adalah instrumen strategis untuk memperkuat posisi tawar negara, memperbaiki integritas data perdagangan,” tegas Fithra.
Kebijakan ini, menurutnya, juga mampu memastikan bahwa nilai ekonomi sumber daya alam Indonesia benar-benar tercatat sebagai ekspor Indonesia, bukan negara transit perdagangan. (her/dav)
Rakernas Inkopotren 2026: Ungkap Strategi Kunci UMKM Pesantren Tembus Pasar Global
Hari kedua Inkopotren 2026 di Gedung Smesco Jakarta, Kamis (21/5/2026), fokus utama pada penguatan kapasitas ekspor produk pesantren. Acara meliputi talkshow dengan narasumber ahli, business meeting, dan peluncuran aplikasi ‘Santri Mendunia’. Tujuannya agar UMKM pesantren binaan Inkopotren menembus pasar internasional. Jaringan buyer dan akses perdagangan di 17 negara telah tersedia.