Bicara Ambang Batas Parlemen, Waketum Perindo: Jangan Sampai Suara Terbuang Sia-sia!
loading…
SINDO Prime bertajuk ‘17 Juta Suara Terbuang, Pakar Dorong Parliamentary Threshold Dihapus’. Foto: YouTube SindoNews
JAKARTA – Wakil Ketua Umum Partai Perindo Andi Yuslim Patawari (AYP) berharap tidak ada lagi suara rakyat yang terbuang dalam kontestasi pemilihan umum (pemilu) mendatang. Hal ini ditegaskan Andi dalam SINDO Prime bertajuk ‘17 Juta Suara Terbuang, Pakar Dorong Parliamentary Threshold Dihapus’.
Dia mengingatkan soal adanya adagium Vox Populi Vox Dei, yang jangan sampai diabaikan. Dia mengingatkan kembali jika ada sekitar 17,3 juta atau posisinya sekitar 11,3% secara akumulasi suara rakyat yang terbuang dalam Pemilu 2024.
Jika itu diposisikan sebagai partai politik, suara yang terbuang itu seperti menempatkan urutan kelima secara nasional. “Jangan sampai suara ini menjadi sia-sia atau terbuang,” tegas Andi dikutip dari YouTube SindoNews, Kamis (28/5/2026).
Pamer Buku Pleidoi, Noel Ebenezer: Jangan Negara seperti Gangster
loading…
Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel telah menyiapkan nota pembelaan atau pleidoi pribadi dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Foto: Nur Khabibi
JAKARTA – Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel telah menyiapkan nota pembelaan atau pleidoi pribadi dalam kasus dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Noel memamerkan buku pleidoinya berjudul ‘Membela Buruh yang Diperas Pengusaha Hitam, Malah Dituduh Secara Keji Memeras Pengusaha’.
Pleidoi tersebut telah ia cetak dalam bentuk buku dengan cover dirinya mengenakannya batik tengah mengepalkan tangan. “Ini pleidoi saya. Pleidoi saya judulnya, ‘Membela Buruh yang Diperas Pengusaha Hitam, Malah Dituduh Secara Keji Memeras Pengusaha’. Jadi tidak semua pengusaha itu hitam,” kata Noel di sela-sela persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (25/5/2026).
“Banyak juga pengusaha melakukan apa, memberi kesejahteraan untuk pekerja dan buruhnya. Jadi tidak semua, saya tidak mau menjeneralisir bahwa semua pengusaha itu hitamlah,” sambungnya.
Selama menjabat sebagai Wamenaker klaim Noel, dirinya sering kali melakukan inspeksi mendadak (sidak). Dalam sidaknya itu, ia menemukan beberapa fakta. “Semua pengusaha yang saya sidak, selalu ada beking-bekingnya. Itu yang paling penting,” ujarnya.
“Kan tidak baik untuk kita bernegara. Jangan negara seperti gangster. Kita mau negara ya layaknya negara. Negara di situ ada warga negaranya, ada instrumen negaranya. Jadi kita mau bernegara itu yang benar, bukan seperti kelompok gangster,” sambungnya.
Kondangan Jangan Sampai Bikin Melarat, Hadiri yang Penting Saja
Musim kondangan adalah anomali sosiologis yang menuntut ketahanan mental sekaligus manajemen finansial yang handal. Saya nggak bercanda perkara ini.
Bagi sebagian orang, rentetan undangan pernikahan yang datang bertubi-tubi di akhir pekan bukanlah sekadar simbol perayaan cinta, melainkan ancaman nyata bagi stabilitas arus kas bulanan.
Menghadiri hajatan, yang seharusnya menjadi ajang silaturahmi, sering kali berubah menjadi beban psikologis jika kita tidak memiliki siasat yang tepat untuk selamat dari ancaman kebangkrutan yang sistematis.
Berikut adalah beberapa langkah taktis agar kita tetap bisa menjaga harga diri di depan pelaminan tanpa harus mengorbankan jatah makan siang di akhir bulan.
Jangan semua undangan kondangan harus dihadiri
Langkah pertama dalam menghadapi gelombang undangan adalah melakukan audit sosial. Mari jujur, tidak semua undangan memiliki derajat urgensi yang sama. Kita harus berani memilah mana hajatan yang wajib dihadiri, mana yang cukup diwakili dengan ucapan Sakinah Mawaddah Warahmah via WhatsApp, dan mana yang bisa kita lepaskan dengan sopan.
Kelompokkan undangan ke dalam tiga kategori: lingkaran inti seperti keluarga dan sahabat karib, rekan kerja atau kenalan formal, dan kenalan jauh yang cuma pernah chat sekali dua kali waktu zaman kuliah. Untuk kategori terakhir, mengirimkan doa melalui pesan singkat sudah lebih dari cukup.
Ingat, kehadiran fisik bukan satu-satunya bentuk penghormatan. Dengan membatasi daftar hadir, secara otomatis menekan pengeluaran untuk biaya transportasi, sewa ojek online, hingga biaya dandan yang harganya sering kali tidak masuk akal.
Masalah utama di musim kondangan adalah tekanan sosial untuk memberikan nominal tertentu yang sering kali tidak realistis. Terjebak dalam kompetisi nominal amplop hanya akan membawa kerugian jangka panjang. Siasat terbaik adalah menetapkan anggaran tetap untuk setiap kategori undangan.
Alih-alih merasa minder karena nominal amplop yang terasa kecil, fokuslah pada nilai kehadiran. Pernikahan adalah tentang dukungan, bukan tentang seberapa tebal amplop yang diselipkan di kotak sumbangan. Jika memang memiliki kedekatan emosional, kehadiran dan bantuan tenaga sering kali jauh lebih berkesan bagi pengantin daripada sekadar angka.
Bersikap jujur pada kapasitas diri adalah bentuk kedewasaan finansial yang paling hakiki, daripada harus berutang hanya demi terlihat dermawan di depan tamu lainnya. Atau, lebih parah lagi, demi menutupi rasa minder yang diciptakan oleh diri sendiri.
Jangan memaksa outfit baru
Banyak orang menghabiskan dana yang cukup besar hanya untuk urusan tampilan saat kondangan, seperti membeli baju baru atau bahkan jasa rias. Padahal, siasat paling efisien adalah memaksimalkan apa yang sudah ada di lemari.
Menggunakan kemeja yang itu-itu saja bukan berarti terlihat miskin, itu berarti kita penganut prinsip efisiensi yang pragmatis. Toh, tamu lain juga sibuk dengan piring prasmanannya sendiri, bukan sedang meneliti outfit yang dipakai.
Selain itu, pertimbangkan efisiensi transportasi. Jika memiliki teman dengan rute yang searah, tidak ada salahnya nebeng. Berbagi biaya transportasi dengan teman lainnya adalah langkah cerdas untuk menekan pengeluaran.
Dengan mengurangi biaya operasional, kita dapat mengalihkan anggaran tersebut untuk hal yang jauh lebih krusial. Seperti membayar tagihan listrik atau sekadar membeli kopi enak untuk diri sendiri di akhir bulan yang getir.
Musim kondangan, pada akhirnya hanyalah fase yang akan berlalu. Kuncinya adalah tidak membiarkan diri kita terjebak dalam arus gaya hidup yang dipaksakan.
Dengan manajemen yang terukur dan keberanian untuk memilah, kita tetap bisa merayakan kebahagiaan orang lain tanpa harus memadamkan kebahagiaan diri sendiri. Menyambung silaturahmi itu perlu, tapi kesehatan dompet itu juga nggak boleh diabaikan.
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat carainiya.
Presiden Prabowo: Aparat Jangan Jadi Bekingan Narkoba hingga Judi
Presiden RI Prabowo Subianto mengungkapkan banyak negara mulai meminta bantuan kepada Indonesia di tengah gejolak global akibat perang di Timur Tengah. Permintaan bantuan itu mulai dari pupuk hingga beras setelah terganggunya rantai pasok dunia akibat penutupan Selat Hormuz. Hal itu disampaikan Prabowo dalam sambutan pada Peresmian Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah di Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Nganjuk, Idola 92.6 FM-Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan pentingnya pembenahan internal aparat penegak hukum. Hal ini dilakukan demi mewujudkan keadilan dan kepercayaan masyarakat terhadap negara.
Prabowo meminta seluruh aparat, mulai dari hakim, poilsi, jaksa, hingga tentara berani melakukan koreksi diri dan membersihkan institusi dari praktik penyelewengan. Aparat yang bersih merupakan kunci memberikan pelayanan maksimal untuk rakyat Indonesia, tak terkecuali kaum buruh.
Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5).
“Karena itu mari kita bersama-sama memperbaiki, tetapi seluruh aparat lainnya juga harus memperbaiki diri. Kejaksaan, kepolisian, tentara harus koreksi diri, harus menghilangkan penyelewengan dan korupsi dari tubuh masing-masing,” tegas Prabowo.
Presiden kembali menekankan bahwa aparat negara tidak boleh terlibat ataupun memberikan perlindungan terhadap pelanggaran hukum, terutama praktik perjudian, narkoba, hingga penyelundupan ilegal.
“Saya ulangi, seluruh aparat harus memperbaiki diri, harus membersihkan diri, harus berani koreksi. Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat backing penyelewengan. Aparat backing penyeludupan, backing narkoba, backing judi,” ujar Prabowo.
Menurut Presiden, langkah pembenahan aparat telah mulai dirintis oleh pimpinan TNI dan Polri. Karena itu, ia berharap reformasi internal terus diperkuat agar institusi penegak hukum semakin profesional, bersih, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Prabowo juga mengingatkan agar aparat negara kembali pada jati dirinya sebagai pelayan rakyat yang dicintai masyarakat.
“Saya mengimbau atas nama rakyat, jadilah tentara rakyat, jadilah polisi yang dicintai rakyat,” katanya.
Kompleks Museum Pahlawan Nasional Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, berdiri di atas lahan seluas 938,6 meter persegi. Museum ini terdiri atas dua bangunan utama, yakni gedung museum dan rumah singgah.
Di museum ini, sejumlah koleksi pribadi Marsinah terpajang mulai dari sepeda onthel yang digunakannya semasa sekolah, seragam kerja pabrik, tas, dompet, ijazah, hingga piagam penghargaan dari berbagai organisasi buruh. Barang-barang itu menuturkan perjalanan hidup Marsinah, dari masa kecilnya di Nganjuk hingga perjuangannya sebagai buruh pabrik di Sidoarjo. (her/dav)
PKB: Jangan Justru saat Terjadi Politik Uang, Bawaslunya Malah Hilang
loading…
Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan setuju dengan usulan dari anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Herwyn JH Malonda agar pelaku money politics atau politik uang bisa di-blacklist. Foto: Achmad Al Fiqri
JAKARTA – Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan setuju dengan usulan dari anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Herwyn JH Malonda agar pelaku money politics atau politik uang bisa di-blacklist. Sebab, kata dia, praktik politik uang bisa merusak demokrasi dan kesejahteraan rakyat.
“Wah, setuju banget! Setuju banget! Karena salah satu yang merusak demokrasi adalah politik uang. Politik uang itu menghancurkan, merusak demokrasi, dan sekaligus merusak kesejahteraan rakyat,” kata Daniel saat ditemui di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026).
Namun, Daniel menilai, Bawaslu harus tetap menjalankan fungsi sebagai pengawas penyelenggaraan pemilu. Ia meminta Bawaslu tak hilang bila ada praktik politik uang.
“Yang paling gampang, nomor satu, Bawaslu tegakkan aturan, jalankan tugas dengan baik. Jangan justru pada saat terjadi politik uang, malah Bawaslu-nya hilang,” tegas Daniel.
Kendati demikian, Daniel mendorong usulan pelaku politik uang diblacklist dari peserta pemilu masuk ke RUU Pemilu. Pasalnya, kata dia, praktik politik uang merupakan masalah besar di Tanah Air.
Prabowo: ASEAN Jalur Perdagangan Strategis, Jangan Sampai Ada Gangguan
Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan pentingnya negara-negara ASEAN menjaga kedaulatan wilayah perairan dan jalur perdagangan strategis di kawasan Asia Tenggara demi mencegah gangguan terhadap aktivitas ekonomi regional. Hal itu dikatakan Prabowo dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Jumat (8/5). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Cebu, Idola 92.6 FM-Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan pentingnya negara-negara ASEAN menjaga kedaulatan wilayah perairan dan jalur perdagangan strategis di kawasan Asia Tenggara demi mencegah gangguan terhadap aktivitas ekonomi regional.
Seruan tersebut disampaikan di tengah disrupsi perekonomian global akibat konflik Iran-Israel-Amerika Serikat yang mengganggu jalur perdagangan dunia di Selat Hormuz.
Prabowo menekankan di tengah isu ketahanan energi, negara-negara ASEAN harus tetap menjaga persatuan dan stabilitas keamanan kawasan.
“Ketahanan bukan hanya soal energi. Ketahanan juga berarti menjaga dan melindungi jalur kehidupan kawasan kita, yaitu jalur distribusi dan perdagangan. Kita harus menyadari bahwa kawasan kita memiliki jalur perdagangan strategis yang melintasi wilayah perairan kita, dan kita harus berhati-hati agar tidak terjadi gangguan di kawasan kita sendiri,” ujar Prabowo dalam sesi pleno Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-48 ASEAN di Mactan Expo, Cebu, Jumat (8/5).
Bertalian dengan itu, lanjut Prabowo, negara-negara ASEAN perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan pada jalur perdagangan dan distribusi energi global, khususnya yang melintasi kawasan Asia Tenggara.
Prabowo pun menilai tantangan yang dihadapi kawasan saat ini tidak dapat ditangani masing-masing negara secara individual, tapi harus dihadapi secara kolektif oleh ASEAN.
“Ini bukan tantangan yang dapat ditangani oleh satu negara saja. ASEAN harus bertindak bersama,” ucapnya.
Ia menegaskan bahwa ASEAN harus memperkuat solidaritas dan kerja sama regional agar tetap menjadi kawasan yang aman, stabil, dan mampu memprioritaskan perlindungan warga negaranya.
“Dalam melindungi warga negara kita, ASEAN harus berbicara dalam satu suara. Kita harus meminta semua pihak untuk menjunjung hukum internasional dan mendorong akuntabilitas terhadap setiap pelanggaran. Ini adalah momentum bagi ASEAN untuk menunjukkan pengaruhnya. Kita harus memiliki suara politik kolektif yang kuat,” kata dia. (her/dav)
Jangan Klik! Update Palsu Ini Bisa Bikin WhatsApp Kamu Disadap Spyware
Foto: hohwstuffworks
Teknologi.id– Pengguna ponsel pintar Android diimbau untuk lebih berhati-hati saat menerima pesan yang meminta pembaruan (update) sistem atau aplikasi. Pasalnya, para peneliti keamanan siber baru-baru ini menemukan spyware (perangkat lunak mata-mata) bernama Morpheus yang bisa mengakses isi percakapan WhatsApp setelah pengguna tanpa sadar menginstal aplikasi berbahaya berkedok pembaruan sistem.
Temuan ini pertama kali diungkap oleh organisasi hak digital asal Italia, Osservatorio Nessuno. Dalam laporannya, Morpheus diklasifikasikan sebagai malware yang menyamar sebagai aplikasi resmi (spoofing) dan mampu mencuri berbagai data krusial, mulai dari aktivitas layar hingga akses ke aplikasi pesan instan.
Apa Itu Morpheus dan Dari Mana Asalnya?
Foto: Getty Images
Morpheus adalah spyware yang dirancang khusus untuk memantau aktivitas pengguna perangkat Android. Peneliti mengaitkan program berbahaya ini dengan perusahaan asal Italia bernama IPS, yang telah beroperasi lebih dari 30 tahun sebagai penyedia teknologi lawful interception (penyadapan sah).
Teknologi seperti ini umumnya dijual kepada pemerintah atau aparat penegak hukum di lebih dari 20 negara untuk memantau komunikasi secara real-time. Namun, selalu ada risiko teknologi ini disalahgunakan untuk menargetkan pihak-pihak tertentu di luar ranah hukum, seperti jurnalis atau aktivis.
Berbeda dengan malware canggih yang bekerja diam-diam dari awal, Morpheus sangat bergantung pada keteledoran korbannya (social engineering). Dalam salah satu skenario yang diamati peneliti, berikut adalah alur bagaimana spyware ini mengelabui korban:
Manipulasi Jaringan: Penyerang sering kali mengganggu koneksi data seluler korban terlebih dahulu (misalnya memblokir jaringan).
Kirim SMS Palsu: Korban menerima SMS yang seolah-olah dikirim oleh operator seluler, berisi tautan (link) untuk mengunduh aplikasi “pembaruan sistem” agar jaringan kembali normal.
Penyalahgunaan Aksesibilitas: Saat korban terpancing menginstal aplikasi tersebut, spyware akan meminta izin Aksesibilitas (Accessibility) di Android. Fitur bawaan ini justru disalahgunakan untuk membaca isi layar secara penuh dan berinteraksi dengan aplikasi lain.
Tipuan Layar Reboot: Layar akan menampilkan proses pembaruan palsu seolah ponsel sedang di-restart.
Pembajakan WhatsApp: Setelah itu, spyware menyamar menjadi layar WhatsApp. Dalam beberapa kasus, korban akan diminta memasukkan PIN atau verifikasi biometrik. Akses inilah yang kemudian digunakan pelaku untuk menambahkan perangkat baru ke akun korban, sehingga mereka bisa membaca obrolan WhatsApp secara real-time.
Morpheus: “Pegasus” Versi Murah
Secara peruntukan, banyak pihak yang menyamakan Morpheus dengan Pegasus (buatan NSO Group) karena tujuan akhirnya yang sama-sama untuk memata-matai. Namun, level kecanggihannya berbeda.
Morpheus dikategorikan sebagai spyware “low cost” (murah) karena masih mengandalkan metode sederhana, yakni menipu korban agar menginstalnya sendiri. Sementara itu, Pegasus dikenal menggunakan teknik zero-click attack—yakni mampu meretas ponsel target tanpa korban harus mengeklik tautan atau melakukan interaksi apa pun.
Mengingat Morpheus membutuhkan bantuan dari penggunanya sendiri untuk bisa terinstal, serangan ini sangat bisa dicegah. Pakar keamanan siber dari Vaksincom, Alfons Tanujaya, membagikan lima langkah antisipasi:
Hindari Aplikasi Luar Play Store: Morpheus tidak tersedia di Google Play Store. Jangan pernah menginstal file APK dari sumber yang tidak jelas.
Abaikan SMS Update: Pembaruan sistem Android resmi hanya datang dari menu Settings > Software Update, bukan melalui SMS atau tautan web apa pun.
Blokir Instalasi Tak Dikenal: Pastikan fitur izin instalasi dari luar dimatikan. Masuk ke Settings > Apps > Special Access > Install unknown apps, lalu pastikan semuanya dibatasi (deny all / not allowed).
Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (2FA) di WhatsApp: Fitur ini (Two-Step Verification) memberikan perlindungan PIN tambahan. Jika WhatsApp telanjur disusupi, pembajak tidak akan bisa membuka aplikasi tanpa PIN yang Anda buat.
Rutin Cek “Linked Devices”: Buka WhatsApp Anda, masuk ke menu Linked Devices (Perangkat Taut). Pastikan tidak ada perangkat asing yang terhubung ke akun Anda.
Baterai Laptop Cepat Boros? Jangan Abaikan! Ini Panduan Cek Kesehatan Wajib Tahu.
Kesehatan baterai laptop penting untuk produktivitas. Kapasitas baterai menurun seiring waktu. Cek kondisi baterai laptop Windows 10, Windows 11, dan MacBook secara berkala. Panduan ini menunjukkan langkah-langkah detail. Pahami indikator kesehatan baterai seperti kapasitas asli dan maksimal daya untuk menjaga performa perangkat Anda.
Soroti Potensi Pelanggaran, Pemerintah Tegaskan Jangan Ada Pungutan Biaya Tambahan ke Jemaah Haji
Demi meningkatkan kenyamanan jemaah haji dalam beribadah, pemerintah menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji. Pemerintah bakal menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran. Hal itu dikatakan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (25/4). (Foto Dok. Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI)
Jakarta, Idola 92.6 FM-Demi meningkatkan kenyamanan jemaah haji dalam beribadah, pemerintah menegaskan kepada Kelompok Bimbingan Haji dan Umrah (KBIHU) agar tidak memungut biaya tambahan kepada jemaah haji.
Pemerintah bakal menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran.
“Kami perlu menegaskan kepada KBIHU agar tidak memungut tambahan biaya apapun kepada jemaah haji. Kami akan menindak tegas oknum-oknum yang melakukan pelanggaran,” kata Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaf, dalam konferensi pers di Jakarta, Sabtu (25/4).
Berdasarkan catatan Kementerian Haji dan Umrah per 24 April 2026, jemaah haji Indonesia yang telah berangkat ke Arab Saudi mencapai 56 kloter dengan jumlah 22.051 jemaah. Sebanyak 17.747 jemaah dari 45 kloter telah tiba di Madinah, Arab Saudi.
Pada kesempatan ini, Maria juga mengingatkan para jemaah haji Indonesia yang sudah tiba di Madinah bahwa suhu di Madinah hari ini diperkirakan bisa mencapai 36 derajat Celcius dengan tingkat kelembapan 25 persen.
“Jadi mohon tetap jaga kesehatan, perbanyak minum air putih, gunakan pelindung kepala, dan kenakan pakaian yang nyaman. Manfaatkan waktu untuk istirahat yang cukup untuk bisa menjaga energi. Manfaatkan pula fasilitas hotel yang sudah disiapkan dan utamakan ibadah yang wajib,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan pada jemaah haji untuk tidak ragu menghubungi petugas jika membutuhkan bantuan apa pun.
“Kami siap membantu kapan pun diperlukan. Mari jaga kebersamaan, saling bantu, dan semoga ibadah haji kita berjalan dengan lancar serta peduh keberkahan. Semoga Allah SWT memudahkan segala ikhtiar kita dan memberikan haji yang mabrur bagi seluruh jemaah,” tutupnya. (her/dav)
Jangan Sampai Mubazir! Kenapa Kado Pernikahan Wajib Tanya Kebutuhan Pengantin?
Kado pernikahan sering menumpuk dan tidak sesuai kebutuhan pengantin. Kebiasaan memberi kado karena “pekewuh” perlu diubah. Lebih baik menanyakan kebutuhan spesifik pengantin atau memberi dana tunai. Uang tunai lebih fungsional dan membantu pengantin baru dibandingkan barang yang tidak terpakai, mengurangi beban logistik pasangan.